Merapi saat memuntahkan wedus gembel

Akibat Hujan Abu

Assalamu’alaikum warahmatullah ..

selamat malam dan salam wild life !

!Sehubungan dengan wall post di SUETO Club yang Hilmy SUETO post kan kemaren pagi.

> status Gn Merapi sejak tanggal 21 okt 2010, pukul 18.00Wib. Waspada menjadi SIAGA 3.untuk jalur pendakian merapi sementara dtutup

> status Gn merapi dari jam 21.00WIB tanggal 23 Okt 2010. status d naikan dari SIAGA menjadi SIAGA 1.Guguran terdengar setiap -+2 menit ..

>25 Oktober 2010 mulai pukul 06.00 WIB status gunung merapi sudah menjadi “AWAS”

> Akhirnya Merapi Meletus Selasa 26 Oktober 2010 Jam 18.02 (kabar dari Tim rescue jawa tengah) Jam 17.02 (tim redaksi detik foto).

Morning Mourning ..Sampai saat ini (27 oktober 2010 pukul 08:44), dari hasil laporan real time salah satu channel televisi indonesia didapat 17 orang

meninggal dunia karena bencana alam gunung merapi yang terjadi di sleman, yogjakarta.termasuk didalamnya terdapat bayi yang meninggal karena gangguan pernafasan, serta mbah maridjan yang meninggal dalam

keadaan Sujud di dapur rumahnya (subhanallah).kabar lain, tutur (relawan PMI bantul) telah wafat dalam tugas tanggap darurat merapi (semoga pengabdianya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan.. amiin).

Daftar Pasien Korban Erupsi Merapi yang Dirawat Di RS Panti Nugroho, Per 27 Oktober 2010 Jam 07.00 sebanyak 26 orang

Data Jumlah Korban Meninggal Erupsi Merapi Per 27 Oktober 2010 Pukul 09.15 WIB sebanyak 25 orang menurut seorang teman sueto di SATLAK PBP Kab. Sleman.

korban luka bakar langsung dilarikan ke RS.Sardjito sleman, jogyakarta. Oleh sebab itu, pusat penderita luka bakar dipusatkan di RS.Sardjito.


YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas pada Kamis sore pukul 16.16 WIB.

“Awan panas kembali muncul, setelah pascaletusan pertama lalu yang terjadi pada Selasa,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Subandriyo, di Yogyakarta, Kamis (28/10/2010).

Menurut dia, awan panas tersebut tergolong masih cukup kecil dengan radius luncuran mencapai sekitar 3,5 kilometer (km) dari puncak Gunung Merapi.

Namun, lanjut Subandriyo, pihaknya belum dapat memastikan arah luncuran karena kondisi cuaca di sekitar puncak Merapi tidak terlalu baik.

Ia memperkirakan, luncuran awan panas tersebut akan diikuti dengan luncuran awan panas berikutnya sehingga ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada.

Selain itu, kata dia, luncuran awan panas tersebut akan diikuti dengan munculnya magma dan pembentukan kubah lava baru yang belum terlihat pascaletusan pertama lalu.

Kami Sueto Community membentuk tim yg akan bertugas

> melobi untuk bergabung bersama sukarelawan tim SAR Sleman lainnya di Podang Induk untuk mengevakuasi korban.

> menyalurkan bantuan ke :

1. posko Satlak Pakem

2. pengungsian hargobinangun

Kami akan minta dukungan sumbangan untuk korban bencana.

bantuan uang akan kami salurkan seluruhnya dalam bentuk mie instan, beras, air minum instan, dan masker wajah.

bantuan anda akan kami salurkan seluruhnya.

jadwal pemberangkatan tim minggu ini dapat di lihat di wall post sueto, diusahakan pemberangkatan hari sabtu pagi.

Bantuan bisa disalurkan melalui :

1. saudara farid affandi (08563237076) di nginden, surabaya.

2. saudara firman (085655475252) di perak, surabaya.

3. saudara sando triwibowo (085648005306) di sidoarjo.

4. saudara hilmy akbar (081230394337) di surabaya.

5. saudara kindy ullinuha (081332770821) di Jatisari Permai II E, Pepelegi, Sidoarjo.

Bantuan anda sangat berarti bagi yang membutuhkan..

tertanda:

-(Divisi Mountaineering SUETO)-