( SUETO mountaineering division )

Salam SUETO ADVENTURE !!

Pendakian di gunung rawan sekali terhadap kecelakaan. Penyebabnya adalah kondisi medan di gunung yang ekstrim. Kecelakaan di gunung biasanya disebabkan oleh :

* Kedinginan

* Kelaparan

Kedinginan

Hampir sebagian besar korban kecelakaan gunung disebabkan oleh kedinginan.
Maka ada baiknya bertindak cermat ketika kedinginan melanda.
Akibat dari kedinginan adalah penyakit hipotermia, kondisi tubuh tidak normal karena kedinginan (suhu normal manusia 36-37 derajat celcius).
Hipotermia disebabkan karena panas di permukaan tubuh sudah hilang sehingga organ-organ tubuh pun akan mengalami kedinginan. Jika pembuluh darah sampai mengerut karenan kedinginan maka akibatnya sangat fatal, karena bagian tubuh yang sirkulasi darahnya terhenti akan rusak dan penanganannya adalah amputasi.
Selain gangguan di organ-organ tubuh, orang yang mengalami hipotermia akan kehilangan koordinasi tubuh dan pola pikir rasional, maka tak heran jika orang yang menderita hipotermia bicaranya akan kacau di luar sadar, bahkan bisa pingsan.

Ini trik dan tips Mencegah dan menangani kedinginan,

Beberapa point penting ketika mengalami kedinginan adalah :

1. Jaga agar pakaian dan tempat istirahat tetap kering

2· Jaga peralatan dan pakaian yang dikenakan dalam keadaan bersih

3· Makan dan minuman yang panas dan mengandung banyak kalori

4· Kurangi aktifitas yang tidak perlu.

5· Membuat api unggun.

Untuk mencegah kedinginan ketika di gunung yang paling mudah adalah gunakan pakaian penahan dingin seperti jaket.
Tetaplah gunakan pakaian yang dapat menyerap keringat dengan baik seperti kaus dari bahan katun sebagai lapisan pertama yang menyentuh kulit.
Pakailah juga kaus tangan dan kaus kaki yang baik dan cukup tebal untuk menahan dingin.
Selain pakaian, untuk mengatasi dinginnya udara dingin, adalah memanfaatkan api.
Dengan membuat perapian maka panas tubuh dapat terjaga dengan baik.
Untuk membuat api usahakanlah agar tetap terlokalisasi.
Caranya gunakan batu sebagai batas perapian dan sebelum meninggalkan tempat pastikan bahwa api sudah benar-benar padam, kalau perlu siramlah dengan air.
Jangan sampai perapian yang dibuat menjadi penyebab musnahnya ekosistem.
Cara lain adalah dengan mengkonsumsi makanan dan minuman hangat.
Jika kedinginan maka tubuh akan bereaksi melakukan pembakaran kalori menjadi panas.
Tapi jika kalori tidak tersedia maka akibatnya akan fatal.
Maka makanan dan minuman hangat adalah usaha pencegahan kedinginan dari dalam tubuh yang baik.
Perlu diingat juga agar kedinginan tidak menyerang adalah jangan berada di lokasi hempasan angin.

Kelaparan

Ini adalah ancaman bahaya yang paling gampang diprediksi dan ditanggulangi.
Sebagai manusia yang setiap kali makan, maka seharusnya bisa mengukur berapa makanan yang diperlukan dalam jangka waktu tertentu.
Rumus yang sering digunakan untuk membawa jumlah makanan yang diperlukan adalah 2n+1 (n adalah jumlah hari selama melakukan kegiatan), jika kegiatan dilakukan selama 2 hari, maka perbekalan yang dibawa adalah 5 x jumlah makanan dalam kondisi normal.
Jika sampai terjadi kelaparan maka penyebabnya adalah: salah perhitungan, hilang, tersesat atau terjebak dalam jalur bayangan sehingga waktu kegiatan menjadi lebih lama.
Kelaparan akan menjadi masalah serius, dalam jangka waktu tertentu, tergantung kondisi masing-masing orang, kelaparan dapat menyebabkan kematian.
Satu-satunya jalan untuk mengatasi bahaya kelaparan di gunung adalah mencari bahan makanan dan makan.
Jika perlu, berburu hewan gunung.

” Kedinginan dan Kelaparan dapat diminimalisir dengan memakan gula merah .. ”

Saya Rangkum dari :

– Survival FM 21-76 Military Mountaineering
– Saudara dian
– Saudara Hilmy Sueto

. salam extreme !! .( SUETO mountaineering division )

Iklan