Archive for Februari 1, 2011



Bagi Anda pengendara motor di ibukota atau kota2 yang sering banjir, siapa sih yang nggak teriak ketika hujan turun dan menggenangi jalan- jalan yang sudah biasa Anda lewati?? Otak kita pasti sudah membayangkan macet, kemungkinan motor mogok, dll. Khususnya para pengendara matik, hujan seperti momok yang ditakuti. Kenapa hujan harus ditakuti? Bukankah hujan memang satu anugerah Tuhan?. Lalu, kenapa sih, para pengendara skutik harus takut dan ekstra khawatir dengan genangan air?? Berikut penjelasannya;

Skutik memiliki ground clearance lebih rendah dari jenis motor lain. Maka ketinggian maksimum genangan air yang boleh dilewati adalah 10cm. Karena bagian bawah tiap skutik dibungkus oleh cover (dek bawah), maka pada saat melewati genangan banjir yang cukup tinggi, air bisa saja masuk ke dalam cover itu dan dalam jumlah yang cukup dapat menimbulkan efek mengambang pada motor. Pada kecepatan tertentu ditambah tingginya genangan air, motor dapat (seakan) mengambang sehingga mengurangi daya cengkraman ban ke jalan. Hal ini berdampak langsung pada terganggunya handling. Bila batas air genangan banjir sudah melebihi boks CVT, resiko kemasukan air sangat besar. Pada beberapa kasus, mungkin hanya menimbulkan efek suara mendecit atau slip beberapa saat setelah melewati banjir. Kalau dibiarkan, sisa air yang mengendap dapat menyebabkan komponen CVT rusak. Jangan lupa, karburator dan lubang knalpot merupakan komponen yang perlu diwaspadai juga. Kalau CVT kemasukan air, motor masih dapat melaju pelan walaupun ada kemungkinan slip. Tapi kalau karburator atau knalpot kemasukan air, efeknya motor bisa langsung mati di tempat. Hal ini dikarenakan kedua peranti tersebut mengarah langsung ke ruang bakar. Itulah sebabnya kenapa lubang knalpot dibuat selalu lebih tinggi dari cover CVT.

Iklan

Turun hujan di daerah persawahan adalah rejeki, turun hujan di kota-kota besar dijamin bikin sebel. Hmm Setiap hujan turun cukup lama, semua ruas jalan-jalan di kota2 besar berubah menjadi lautan. Lautan air dan lautan kendaraan bermotor. Lalu muncul kekhawatiran soal bagaimana kita menerobos lautan tersebut. Sebagian dari Anda pengendara bebek, mungkin sudah mengetahui tips & trik untuk menghadapinya.

Bagaimana dengan pengendara skutik..?? Nah, bagi pengendara skutik, berikut ada tipsnya juga. Ketika sedang menghadapi medan pertempuran (baca: genangan air), ambil keputusan penting terlebih dulu. Antara menerjang banjir atau memutar balik batang stir. Hal utama yang wajib diperhatikan untuk mengetahuinya adalah dengan mengira-ngira berapa ketinggian air terhadap lubang knalpot dan karburator. Apakah lebih rendah atau lebih tinggi? Jika lebih dari itu, jangan harap Anda bisa lolos (Kalau tidak merasa yakin, mending pilih jalan memutar saja..) Kalau tetap ingin melewati banjir, posisi badan Anda usahakan sedikit lebih maju dari biasanya. Lalu, posisikan salah satu kaki maju ke depan dan mundur ke belakang pada kaki yang satunya lagi, misal kanan didepan & kiri di belakang. Posisi tersebut berguna untuk menjaga Center of Gravity dan Handling. Dengan posisi salah satu kaki yang mundur tadi, diharapkan berat badan akan bertumpu pada kaki tersebut, sehingga memudahkan handling motor dan memposisikan tubuh saat menerjang banjir.

Usahakan ketika melewati banjir, berjalanlah bersamaan dengan kendaraan lain di depan Anda, bisa motor atau mobil. Posisikan roda depan ban motor Anda sejajar dengan ban belakang kendaraan di depan itu. Makin dekat jarak Anda dengan kendaraan di depan Anda, semakin bagus. Tujuannya, roda kendaraan di depan berfungsi untuk membelah genangan air. Jadi ketika dilewati, genangan air sudah terbelah (oleh kendaraan yang berada didepan tadi) dan tidak setinggi sebelum dilewati. Namun Anda harus tetap waspada kalau-kalau kendaraan tersebut berhenti secara mendadak. Jika Anda akhirnya menerobos dengan selamat, setelah menerjang banjir sebaiknya melakukan servis ringan atau sekadar bersihkan komponen yang ada di dalam cover CVT seperti belt CVT, rumah roller dan pulley. Hal itu penting untuk mencegah resiko belt atau CVT kotor dan berkarat. Nah, jika Anda menghadapi genangan air lagi, Anda tak perlu khawatir yang berlebihan, kan.


Meski BlackBerry Torch sudah dari pertengahan 2010 keluar, sepertinya kekaguman orang-orang terhadap BB Torch belumlah habis. Tapi, pihak BlackBerry sudah mengumumkan akan munculnya BlackBerry Torch 2! Lalu apa saja kelebihan pada BB Torch 2 ini? Yang pasti, prosesor lebih cepat dan lebih nyaman di mata.

Bagaimana tidak, di Torch 1, kecepatan prosesornya hanya 600 Mhz, sedangkan pada Torch 2 1,2 Ghz. Lalu, dengan ukuran layar yang sama, resolusi pada Torch 2 lebih baik yaitu 640◊480 pixel. Semakin nyaman bukan kalau melihat layar Torch 2? Operating systemnya pun menggunakan BlackBerry OS 6.1.

Spesifikasi yang lainnya pun nggak kalah menarik, 512 MB RAM, 8 GB built-in memory, koneksi Bluetooth 2.1 dan kamera 5 MP. Torch 2 juga mendukung koneksi Quad-band GSM/GPRS/EDGE, ada juga Tri-band HSPA 14.4Mbps. Fitur-fitur yang ditawarkan ada Magnetometer, Accelerometer, Proximity sensor, GPS dan NPC.

Tapi, kamu tetap harus bersabar, sebab Torch 2 baru akan dipasarkan sekitar bulan September 2011 atau selambat-lambatnya pada kuartal ke-3 tahun ini. Harganya pun belum diketahui, jadi sabar dulu yah!

%d blogger menyukai ini: