60244_1320174779240_3220917_n

Salam WildLife!!!!Yuk meneruskan cerita perjalanan Touring SurabayaPangandaran, Green Canyon, Shark Beach part1

Wah rencananya pagi2..berangkat ke Green Canyon biasa nak-anak bangkong…yowes pokoke sekitar jam 8 pagi kita  berangkat perjalanan Pangandaran-Green Canyon ditempuh sekitar kurang lebih stengh jam sajo…Terus yang buat kita lama sampai gara2 gigi palsu Ace temenku menghilang dijalan sekitar Green Canyon warga pun kebingungan melihat tingkah laku kita dan akhirnya ikut mencari gigi palsu itu eh ternyata…makanya g ketemu-ketemu ternyata aku g sengaja aku injak giginya akhirnya setelah ketemu kami melanjutkan perjalanan ke Green Canyon..

Pada waktu itu kalu g salah hari libur jadi tarif pada naik kelihatanya di tempat wisata Green Canyon..

a. Tiket Perahu/Parkir Rp. 57.500,-klu hari libur jadi 70.000 sampe 75.000/perahu muat 5 orang
b. Tiket Pejalan Kaki 1(satu) Orang Rp. 12.500,-

c. Ongkos gaet biasanya 75.000 jadi 150.000 ini diluar arga resmi bisa berubah-ubah sesuai tawaran, kondisi cuaca, dan ramainya pengunjung…

Tempat wisata Green Canyon terletak di Desa Kertayasa, Ciamis, Jawa Barat, kurang lebih 31 km dariPangandaran. Nama Green Canyon dikenalkan oleh wisatawan dari Prancis. Warna air sungai yang kehijauan mungkin menjadi alasan tempat ini disebut Green Canyon. Sedangkan nama sebelumnya, Cukang Taneuh berarti jembatan tanah karena adanya jembatan dengan lebar 3 meter dan panjang mencapai 40 meter yang menghubungkan antara Desa Kertayasa dengan Desa Batukaras.

Sungai Cijulang Yang menjadi tujuannya adalah terowongan menyerupai gua yang berada di bawah jembatan tanah yang dikenal dengan Gua Green Canyon. Untuk mencapai gua tersebut, Anda harus menyusuri sungai Cijulang menggunakan perahu yang disebut sebagaiketinting.  Waktu yang diperlukan untuk melakukan perjalanan yang dimulai dari dermaga Ciseureuh menuju gua kurang lebih 30 menit.

Di sisi aliran sungai Cijulang Anda dapat menikmati tebing bukit yang ditumbuhi hijaunya pepohonan yang rimbun dan bebatuan yang menghiasinya. Perjalanan tidak akan membosankan karena pemandangan yang indah dan santainya menikmati aliran sungai. Naik ketinting juga dapat menciptakan keunikan tersendiri, khususnya untuk anak-anak yang menyenangi air.

Saat hampir sampai, jalur akan menyempit sehingga perahu harus bergantian untuk memasuki jalur ini. Ada pula pengatur yang memberi arahan untuk para pengemudi perahu agar dapat melaju dengan tertib. Mendekati mulut gua, ketinting tidak dapat lagi untuk mengantarkan Anda dan rombongan karena jalur yang tidak mungkin dilalui.

Pokoknya tempatnya indah buangggeeeettttt!!!!!!!!!!!!!!!sip dah…tapi setelah nyampe di gua rasanya cepat sekali menikmati pemandangan Green Canyon ini kalu cuman lewat prahu…jauh2 dari Suroboyo mek gni tok!kurang!akhirnya setelah join on the boat kami pun bersiap masuk ke Green Canyon Cave ditemani sang gaet phenomenal(telah menyelamatkan temenku dari ambang kematian)ha2…..Langsung saja cuman bondo pelampung kami menyusuri gua…maklum saat itu sangat tertantang karena aliran lagi deras dan tinggi apalagi kami lebih tertantang lagi ke telaga putri dan batu loncat…merayap-rayap seperti spiderman terus berenang terus melawan arus antara hidup dan mati tertabrak karang gua..menahan rasa sakit tapi semangat mengalahkan stalagmit dan stalagtit agar bisa menuju bagian terdalam gua dan aruspun semakin deras sambil diguyur hujan air tiada hentidari atas…pkoknya disinilah yang namanya Taste!bagi lelaki!

Pemandangan yang indah menanti Anda setelah turun dari perahu. Anda dapat menikmati sisi gua yang kokoh dengan melihat stalagtit dan stalagmit yang masih meneteskan air. Air terus menerus dikeluarkan di tebing sehingga daerah ini disebut sebagai daeah hujan abadi. Anda juga dapat berenang dalam gua dengan menggunakan pelampung. Anda akan merasakan air yang terasa dingin dan menyegarkan. Pemandangan semakin cantik ketika menyaksikan air terjun Palatar yang terdapat dalam Gua Green Canyon. Berenang di air yang dingin sambil menikmati tebing-tebing tinggi dan melihat stalagtit dan stalagmit pasti merupakan pengalaman tersendiri yang tidak terlupakan.

Green Canyon atau Cukang Taneuh memang merupakan tempat wisata yang indah di daerahPangandaran. Tetapi, bila Anda berniat mengunjungi tempat ini sebaiknya berkunjung pada musim kemarau karena pada musim ini, air sungai Cijulang berwarna hijau tosca. Sedangkan pada musim hujan, saat curah hujan tinggi, air sungai akan berwarna coklat. Selain itu pada musim hujan ada kemungkinan air sungai akan pasang atau aliran air sungai yang terlalu deras sehingga tempat ini ditutup untuk umum demi keselamatan pengunjung.

Setelah puas dan merasa langit akan menurunkan hujan kami pun kembali ke dermaga awal tapi dengan berenang karena berasa lebih taste!Huh senang sudah jauh2 akhirnya terlampui juga nie tempat apalagi saat terjun bebas diatas batu loncat setinggi 5-6meter dengan kedalaman 4-5meter sungai…tempat ini memang surga alam kecil yang harus anda kunjungi di Indonesia!ndak lupa2 foto2 check this out..

34030_1260950458669_6677538_n

34885_1262690062158_4529544_n

34885_1262690102159_6980817_n

35062_1260958458869_8191038_n

35512_1320048936094_5518703_n

37229_1262212650223_2554269_n

 

37360_1262208850128_6808748_n

37360_1262208930130_2527961_n

 

37430_1260989779652_7286634_n

37706_1262695062283_3472182_n

37706_1262695142285_4907134_n

 

60338_1320067456557_1105582_n

61761_1320081896918_1375527_n

61805_1320108937594_684522_n 61805_1320108977595_1800316_n

61805_1320109017596_5636932_n

 

61805_1320109057597_5885489_n

63803_1320025335504_6390648_n

63803_1320025375505_4751370_n

63803_1320025415506_1365200_n

 

63803_1320025455507_347992_n (1)

1915418_1262211210187_1157297_n

1915418_1262211250188_3998547_n

1915418_1262211290189_4632209_n

 

 

Green Canyon Cave

Green Canyon Cave

Sueto Green Canyon Tim