Archive for Juli, 2011


Sony Walkman NWZ-B160


Sony kembali merilis seri terbaru Walkman yang berukuran mini dan berdesain menarik. Namanya Sony Walkman NWZ-B160, tersedia dengan beberapa pilihan warna dan memiliki fitur bass yang bikin mendengarkan musik dari Walkman ini menjadi lebih asik. Walkman ini tidak memiliki layar dan kamu memutar lagunya secara shuffle.

Dengan ukuran 10 cm dan berbobot 28 gram, mp3 player ini bisa kamu gunakan hingga 18 jam. Uniknya dari Walkman terbaru ini, kalau kamu nggak punya banyak waktu untuk mengisi ulang baterainya, cukup dengan 3 menit saja, kamu bisa gunakan hingga 90 menit! Udah gitu, USB konektornya sudah tersedia di dalam bodi Walkman NWZ-B160 ini, sehingga kamu nggak perlu bawa kabel data untuk isi ulang, tinggal sambungkan saja ke port USB komputer atau notebook kamu.

Walkman ini juga memiliki fitur Power Safe Mode, yaitu fitur yang bisa kamu atur untuk mematikan fitur-fitur lainnya seperti mematikan lampu LED atau equalizer dan bass. Tujuannya untuk memperpanjang waktu penggunaan Walkman itu sendiri. Meski belum ada keterangan soal harga, kamu bisa menunggunya di bulan Juni ini untuk memilikinya.


Untuk pemotor yang senang tampil gaya sepertinya jangan melewatkan pelindung kepala yang satu ini. Sebuah desain unik telah disiapkan pabrikan helm ternama AGV.

Helm yang mirip dengan helm yang dipakai pilot helikopter atau pesawat dibuat AGV bekerja sama dengan merek fashion dan lifestyle terkenal Diesel.

Seperti dilansir visordown, Sabtu (21/5/2011) desain yang ditawarkan kali ini terbilang menarik.

Helm HI-JACK ini menjadi pilihan ideal bagi pengendara yang menyukai produk berkualitas tinggi dengan gaya Diesel, yang agak memberontak, segar, dan tidak konvensional.

Tampilan menarik yang diciptakan oleh tim Diesel kreatif, dan berbagai variasi chromatic di grafis, memperkuat kesan helm pilot helikopter di HI-JACK. Tampilan visor yang melengkung dengan antigores terbungkus tampak transparan, disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya masing-masing setiap pengendara.

Namun sayang untuk harga yang ditawarkan untuk mendapatkan helm berkonsep pilot helikopter ini belum bisa diketahui.


hp touchpad WebOs

HP TouchPad resmi tersedia di pasaran Amerika pada 1 Juli 2011, dengan harga HP TouchPad $ 499,99 untuk model 16GB, dan $ 599,99 untuk HP TouchPad yang berkapasitas 32GB, atau harga yang setara dengan tablet yang sekarang mendominasi pasar Tablet Dunia : IPAD 2 dan Galaxy Tab 10.1

HP TouchPad menggunakan WebOS yang merupakan pengembangan dari PalmOS, memiliki beberapa kelebihan dibandingkan pesaingnya. TouchPad adalah perangkat Tablet dari HP yang paling pertama mempergunakan  WebOS 3.0, dan yang paling luar biasa dari WebOS 3.0 adalah: multitasking.

Sedikitnya aplikasi yang tersedia untuk platform WebOS,  adalah salah satu titik lemah untuk HP TouchPad, karena tidak banyak aplikasi yang dikembangkan khusus untuk WebOS. Walau begitu tidak menutup kemungkinan pihak ketiga akan mulai mengembangkan berbagai aplikasi dan games untuk platform WebOS in kedepannya.

Namun demikian, berbagai hasil review yang dilakukan oleh situs-situs terkemuka semacam endgadget dan techcrounch pada perangkat tablet HP TouchPad ini mengindikasian bahwa masih banyak yang harus dibenahi dan di kembangkan pada TouchPAD,baik itu sisi hardware maupun software, jika tidak ingin digilas dan terkubur kedigdayaan IPAD 2 dan Samsung Galaxy Tab 10.1

Di Indonesia

“Segera, yang jelas tahun ini,” kata Mariana Kasim, Category Director Personal System Group HP mengenai kapan tablet HP Touchpad akan diluncurkan di Indonesia.

HP Indonesia masih melakukan persiapan untuk menyambut HP Touchpad di Indonesia seperti salah satunya pembentukan divisi HP untuk tablet di Indonesia, kata Mariana disela peluncuran mesin kasir HP rp5800 di Senayan, Jakarta, Rabu.

Mariana enggan mengomentari lebih jauh tentang HP Touchpad, tapi dia mengatakan fitur unggulan tablet HP itu terletak pada sistem operasinya, WebOS, yang responsif dan bisa melakukan multi tasking.

Dia pun optimistis walaupun dengan sistem operasinya sendiri WebOS, HP Touchpad mampu bersaing dengan tablet-tablet lainnya.

“Nantinya, setiap perangkat kami berjalan dengan WebOS sehingga antarperangkat saling terhubung,” katanya.

HP menggunakan sistem operasi WebOS setelah mengakusisi Palm. Di Amerika Serikat, tablet yang memiliki layar 9,7 inchi itu dijual seharga 499 dollar AS untuk model 16 GB dengan WiFi dan 599 dollar AS untuk model 32 GB.

Sebelumnya beberapa produsen komputer ternama dunia sudah meluncurkan tablet unggulannya di Indonesia diantaranya Apple dengan iPad 2, Samsung Galaxy Tab 10.1, BlackBerry PlayBook, ASUS Transformer, Acer Inconia Tab, Dell Streak, dan HTC Flyer dll.

HP TouchPad specifications :
Design
Form Factor : Candybar
Dimensions : 9.45 x 7.45 x 0.54 (240 x 189 x 14 mm)
Weight : 26.10 oz (740 g)- the average is 16.7 oz (478 g)

Display
Resolution: 768 x 1024 pixels
Physical Size: 9.70 inches
Colors: 262 144
Touch Screen: Yes (Capacitive)
Multi-touch: Yes
Light sensor:Yes

Software
OS : webOS (3.0)
Processor : Dual core, Qualcomm Snapdragon APQ8060, 1200 MHz

Multimedia
Music Player : Yes
Supports : MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WAV, AMR
Camera : Yes(1.3 megapixels), Video Calling
Video Playback : Yes
Supports : MPEG4, H.263, H.264
YouTube player : Yes
Internet Browsing : Yes
Supports : HTML, Flash
Built-in online services support : Facebook, Twitter

Connectivity
Bluetooth:Yes – Version 2.1, EDR
Wi-Fi: Yes (802.11b, 802.11g, 802.11n)
A-GPS : Yes
USB : Yes
Type : microUSB
Version : USB 2.0
Features : Mass storage device, USB charging
Headphones connector : 3.5mm

Other features
Sensors : Accelerometer, Gyroscope, Compass
Calendar, Alarms, Document Viewer, Calculator, Notes


Sudah lama memang kabar mengenai Sony juga ikut persaingan Tablet PC beredar. Tapi kini sudah menjadi kenyataan dan tablet PC yang mereka rilis bahkan ada dua! Keduanya bernama Sony S1 dan S2. Meskipun terkesan terlambat dalam persaingan tablet PC, tapi Sony menawarkan sesuatu yang berbeda dibanding tablet PC lainnya.

Dimulai dari sistem operasinya, keduanya memakai OS Android 3.0 Honeycomb dan menggunakan prosesor NVIDIA Tegra 2. Keduanya juga didukung oleh layanan WiFi dan 3G/4G compatible yang bisa terhubung ke layanan komputasi awan dari Sony yang merupakan perpustakaan online yang banyak berisi film layar lebar, musik digital, dan yang paling disukai kebanyak orang adalah ada game Sony PlayStation yang telah siap dihadirkan di tablet tersebut.

Pada S1, desainnya memang tidak berbeda dibanding tablet lainnya, berukuran 9,4 inch dan memiliki kamera di bagian depan dan belakang. Kelebihan dari S1 adalah kemampuannya untuk menjadi remote univeral berkat fitur DLNA nya. Dengan fitur ini kamu bisa menjadi S1 sebagai remote untuk untuk berbagai perangkat audio video, terutama produk Sony.

Sedangkan S2, desainnya menyerupai Nintendo DS tetapi dengan sedikit goresan melengkung yang membuatnya tampak lebih elegan. Dua buah layarnya berukuran 5,5 inch dan berseolusi 1024×480 pixel. Sony S2 benar-benar nyaman untuk dipakai membaca ataupun bekerja sehari-hari.

Belum pernah ada sebelumnya, tablet dengan dual screen seperti S2. Kedua layarnya bisa difungsikan berbeda, ketika menjalankan game misalnya, satu layar untuk tampilan permainan dan satu layar lainnya menampilkan tombol kontrolnya.

“Tablet Sony memberikan pengalaman hiburan dimana pengguna dapat menikmati layanan berbasis cloud saat bepergian setiap saat. Kami bertujuan untuk menciptakan gaya hidup baru dengan mengintegrasikan perangkat keras konsumen, meliputi Sony Tablet dengan konten dan jaringan,” kata wakil presiden produk jaringan dan layanan group Sony Corp, Kunimasa Suzuki.

“Saya sangat gembira tentang Sony Tablet karena akan lebih memacu pengembangan aplikasi dan penawaran jaringan yang sedang dicari pengguna,” kata Andy Rubin, Senior Vice President, Mobile, Google Inc.

Sony menyatakan tetap berkomitmen untuk memperkuat merek VAIO, notebook andalannya, dan memperkenalkan produk-produk yang menarik yang menawarkan proporsi nilai baru ke pasar.

Sementara ini, bocoran harga yang beredar berada di kisaran Rp. 7 jutaan untuk masing-masing tablet dan akan beredar di pasaran pertengahan tahun ini. Semoga benar-benar murah untuk ukuran tablet PC di kelasnya ini.

Spesifikasi Sony S1:

  • 9.4 inch display
  • NVIDIA Tegra 2 dual core processor
  • Infrared port lets you use the tablet as a remote control for Sony media devices
  • Front and rear cameras
  • DLNA support for streaming media from the tablet to other devices on your home network
  • Off-center, wedge-style design which Sony says makes the S1 easier to hold

Spesifikasi Sony S2:

  • Two 5.5 inch displays which can be used together as one screen, or to display separate apps
  • Each screen has a resolution of 1024 x 480 pixels
  • Folds up into a cylinder for easy storage
  • NVIDIA Tegra 2 dual core processor

Kabar gembira buat kamu yang suka dengan Blackberry jenis Bold 9000, sebab sebentar lagi akan segera dirilis versi terbaru yang diberi nama Bold 9900. Memang, ukuran dan disain bisa dibilang nggak jauh berbeda, hanya saja, Bold 9900 memiliki fitur touchscreen.

Selain dilengkapi dengan touchscreen, peningkatan spek terjadi juga pada prosesornya yang kini menggunakan ARM Snapdragon 1,2 Ghz singel core dan memory RAM 768 MB. Operating System yang digunakan pun memakai versi yang terbaru yaitu Blackberry OS 7.0. Kapasitas penyimpanannya cukiup besar 8 GB onboard memory dan masih bisa ditambah dengan microSD hingga 32 GB.

Nggak ketinggalan fitur-fitur lainnya sperti camera 5 MP dengan flash yang mampu merekam 720p HD video. Built-in GPS, Bluetooth 2.1 + EDR support, Accelerometer, Magnetometer dan Proximity Sensor.

Yang paling menarik dari BB Bold 9900 ini adalah soal ketipisannya, dimana BB ini hanya memiliki ketebalan 10,5 mm saja, sehingga menjadi smartphone BlackBerry tertipis saat ini.

Meskipun mengalami beberapa penginkatan pada speknya, keypad QWERTY nya tetap nyaman seperti yang sudah menjadi keunggulan dari versi Bold sebelumnya. Untuk harga BlackBerry Bold 9900 di Indonesia sendiri belum di ketahui, karena di amerikan sendiri juga belum di umumkan soal harga yang di bandrol.

Berikut spesifikasi dari Bold 9900/9930 Selengkapnya:

  • Dimensi 115 x 66 x 10.5 mm
  • 2.8′ capacitive touch screen display – VGA (640×480), 287 dpi resolution
  • ultra-easy qwerty keyboard, optical trackpad
  • 1.2 GHz Processor, 768 MB RAM
  • 8 GB on-board memory, plus microSD slot supporting up to 32 GB cards
  • NFC technology
  • 5.0 MP camera, supports 720p HD video recording
  • Orientation Sensor (Accelerometer), Digital Compass (Magnetometer), Proximity Sensor
  • Built-in GPS / a GPS
  • Dual-Band Wi-Fi® – 802.11 b/g/n at 2.4 GHz and 802.11 a/n at 5 GHz
  • Bluetooth® 2.1+EDR support
  • Wireless Network support:
  • 9900: Tri-Band HSPA+, Quad-Band GSM/EDGE
  • 9930: Dual-Band CDMA/EV-DO Rev. A, Dual-Band HSPA+, Quad-Band GSM/EDGE
  • 1230 mAh removable, rechargeable battery
  • BlackBerry 7 OS

 

Nah kali ini cerita terusan dari perjalanan Cilegon…………..Hmm begini ceritanyo perjalanan saya tempuh naek bis dari Serang jam 3 sore terus nyampe terminal Yogya sekitar subuh jam5 pagi saat perjalanan ada sesuatu hal yang bikin saya prihatin waktu istirhat makan dirumah makan daerah indramayu ternyata didaerah situ banyak yang jual mizone 1botol 8ribu-9ribu huh kok tega ya sama pembeli mending minum aqua sajalah……..saat perjalanan tidurrr sampe pagi tiba2 saja udah nyampe yogya eh baterai habis cari charger dulu sambil minta jempud anggota sueto yang lain  deh……..Nungguuuuuuuuuuu terus dateng deh anak2…langsung menuju kawasan malioboro untuk mencari pijeman motor abis anaknya 5 motornya cuman 2….sambil makan dawet durian..akhirnya dapet dengan harga murah sekitar 40-50 ribu langsung menuju pantai gunung kidul lewat wonosari nih petanya

Dari wonosari menuju daerah pantai selatan kira2 kami menempuh perjalanan 2jam melewati pantai-pantai yang indah dan rata2 memang sudah ramai pengunjung akses jalannyapun sudah bagus…Jika anda punya waktu sempatkan berjalan-jalan menghabiskan semua pantai disini karena pantai di memiliki ciri khas yang berbeda-beda…

Pantai Siung  sendiri terletak di sebuah wilayah terpencil di Kabupaten Gunung Kidul, tepatnya sebelah selatan kecamatan Tepus. Jaraknya sekitar 70 km dari pusat kota Yogyakarta, atau sekitar 2 jam perjalanan. Menjangkau pantai ini dengan sepeda motor atau mobil menjadi pilihan banyak orang, sebab memang sulit menemukan angkutan umum. Colt atau bis dari kota Wonosari biasanya hanya sampai ke wilayah Tepus, itupun mesti menunggu berjam-jam.

Stamina yang prima dan performa kendaraan yang baik adalah modal utama untuk bisa menjangkau pantai ini. Maklum, banyak tantangan yang mesti ditaklukkan, mulai dari tanjakan, tikungan tajam yang kadang disertai turunan hingga panas terik yang menerpa kulit saat melalui jalan yang dikelilingi perbukitan kapur dan ladang-ladang palawija. Semuanya menghadang sejak di Pathuk (kecamatan pertama di Gunung Kidul yang dijumpai) hingga pantainya.

Seolah tak ada pilihan untuk lari dari tantangan itu. Jalur Yogyakarta – Wonosari yang berlanjut ke Jalur Wonosari – Baron dan Baron – Tepus adalah jalur yang paling mudah diakses, jalan telah diaspal mulus dan sempurna. Jalur lain melalui Yogyakarta – Imogiri – Gunung Kidul memiliki tantangan yang lebih berat karena banyak jalan yang berlubang, sementara jalur Wonogiri – Gunung Kidul terlalu jauh bila ditempuh dari kota Yogyakarta.

Seperti sebuah ungkapan, “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”, begitulah kiranya perjalanan ke Pantai Siung. Kesenangan, kelegaan dan kedamaian baru bisa dirasakan ketika telah sampai di pantai. Birunya laut dan putihnya pasir yang terjaga kebersihannya akan mengobati raga yang lelah.Tersedia sejumlah rumah-rumah kayu di pantai, tempat untuk bersandar dan bercengkrama sambil menikmati indahnya pemandangan.

Satu pesona yang menonjol dari Pantai Siung adalah batu karangnya. Karang-karang yang berukuran raksasa di sebelah barat dan timur pantai memiliki peran penting, tak cuma menjadi penambah keindahan dan pembatas dengan pantai lain. Karang itu juga yang menjadi dasar penamaan pantai, saksi kejayaan wilayah pantai di masa lampau dan pesona yang membuat pantai ini semakin dikenal, setidaknya di wilayah Asia.

Batu karang yang menjadi dasar penamaan pantai ini berlokasi agak menjorok ke lautan. Nama pantai diambil dari bentuk batu karang yang menurut Wastoyo, seorang sesepuh setempat, menyerupai gigi kera atau Siung Wanara. Hingga kini, batu karang ini masih bisa dinikmati keindahannya, berpadu dengan ombak besar yang kadang menerpanya, hingga celah-celahnya disusuri oleh air laut yang mengalir perlahan, menyajikan sebuah pemandangan dramatis.

Karang gigi kera yang hingga kini masih tahan dari gerusan ombak lautan ini turut menjadi saksi kejayaan wilayah Siung di masa lalu. Menurut cerita Wastoyo, wilayah Siung pada masa para wali menjadi salah satu pusat perdagangan di wilayah Gunung Kidul. Tak jauh dari pantai, tepatnya di wilayah Winangun, berdiri sebuah pasar. Di tempat ini pula, berdiam Nyai Kami dan Nyai Podi, istri abdi dalem Kraton Yogyakarta dan Surakarta.

Sebagian besar warga Siung saat itu berprofesi sebagai petani garam. Mereka mengandalkan air laut dan kekayaan garamnya sebagai sumber penghidupan. Garam yang dihasilkan oleh warga Siung inilah yang saat itu menjadi barang dagangan utama di pasar Winangun. Meski kaya beragam jenis ikan, tak banyak warga yang berani melaut saat itu. Umumnya, mereka hanya mencari ikan di tepian.

Keadaan berangsur sepi ketika pasar Winangun, menurut penuturan Wastoyo,diboyong ke Yogyakarta. Pasar pindahan dari Winangun ini konon di Yogyakarta dinamai Jowinangun, singkatan dari Jobo Winangun atau di luar wilayah Winganun. Warga setempat kehilangan mata pencaharian dan tak banyak lagi orang yang datang ke wilayah ini. Tidak jelas usaha apa yang ditempuh penduduk setempat untuk bertahan hidup.

Di tengah masa sepi itulah, keindahan batu karang Pantai Siung kembali berperan. Sekitar tahun 1989, grup pecinta alam dari Jepang memanfaatkan tebing-tebing karang yang berada di sebelah barat pantai sebagai arena panjat tebing. Kemudian, pada dekade 90-an, berlangsung kompetisi Asian Climbing Gathering yang kembali memanfaatkan tebing karang Pantai Siung sebagai arena perlombaan. Sejak itulah, popularitas Pantai Siung mulai pulih lagi.

Kini, sebanyak 250 jalur pemanjatan terdapat di Pantai Siung, memfasilitasi penggemar olah raga panjat tebing. Jalur itu kemungkinan masih bisa ditambah, melihat adanya aturan untuk dapat meneruskan jalur yang ada dengan seijin pembuat jalur sebelumnya. Banyak pihak telah memanfaatkan jalur pemanjatan di pantai ini, seperti sekelompok mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta yang tengah bersiap melakukan panjat tebing ketika YogYES mengunjungi pantai ini.

Fasilitas lain juga mendukung kegiatan panjat tebing adalah ground camp yang berada di sebelah timur pantai. Di ground camp ini, tenda-tenda bisa didirikan dan acara api unggun bisa digelar untuk melewatkan malam. Syarat menggunakannya hanya satu, tidak merusak lingkungan dan mengganggu habitat penyu, seperti tertulis dalam sebuah papan peringatan yang terdapat di ground camp yang juga bisa digunakan bagi yang sekedar ingin bermalam.

Tak jauh dari ground camp, terdapat sebuah rumah panggung kayu yang bisa dimanfaatkan sebagai base camp, sebuah pilihan selain mendirikan tenda. Ukuran base camp cukup besar, cukup untuk 10 – 15 orang. Bentuk rumah panggung membuat mata semakin leluasa menikmati keeksotikan pantai. Cukup dengan berbicara pada warga setempat, mungkin dengan disertai beberapa rupiah, base camp ini sudah bisa digunakan untuk bermalam.

Saat malam atau kala sepi pengunjung, sekelompok kera ekor panjang akan turun dari puncak tebing karang menuju pantai. Kera ekor panjang yang kini makin langka masih banyak dijumpai di pantai ini. Keberadaan kera ekor panjang ini mungkin juga menjadi salah satu alasan mengapa batu karang yang menjadi dasar penamaan dipadankan bentuknya dengan gigi kera, bukan jenis hewan lainnya.

Wastoyo mengungkapkan, berdasarkan penuturan para winasih (orang-orang yang mampu membaca masa depan), Pantai Siung akan rejomulyo atau kembali kejayaannya dalam waktu yang tak lama lagi. Semakin banyaknya pengunjung dan popularitasnya sebagai arena panjat tebing menjadi salah satu pertanda bahwa pantai ini sedang menuju kejayaan. Kunjungan wisatawan, termasuk anda, tentu akan semakin mempercepat teraihnya kejayaan itu.

Di Pantai ini ada anggota Sueto yang jauh2 n susah2 berkorban demi cinta loo…sampe triak2 segala diujung tebing momennya dia juga minta di foto2 sebagai surprise bagi pujaan hatinya waktu itu….ha2…

Hmm setelah puas foto2 dan mendaki di pendakian tebing2 pantai Siung kamipun pulang tpi biasa mampir malioboro lagi dan tak lupa oleh2 untuk sanak keluarga…….terus kan tadi orangnya 4 motornya 2 sekarang  orang nya5 motornya 2 wes pokoknya ada caranyalah…he2..Pokoknya bagi penggemar perjalanan inilah yang bisa Sueto oleh-olehkan….See Y!Next Trip

Bisa lihat videonya sebagai referensi

 

%d blogger menyukai ini: