Sebagai penambah wawasan, tips kali ini akan membahas lebih luas lagi mengenai safety riding. Secara umum dan teori sefety riding itu bisa diartikan sebagai kondisi dan cara berkendara seorang pengendara motor yang benar, ideal, dan aman (safety) baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain di sekitar kita. Di dalam safety riding terdapat empat poin penting yang harus dipenuhi sehingga dapat menentukan seberapa aman kah seseorang ketika berkendara, Yaitu :

1. Perlengkapan Berkendara Lengkapi diri kamu dengan perlengkapan berkendara yang wajib dikenakan oleh pengendara motor ketika berkendara, apa lagi kalau bukan helm SNI, sarung tangan, jaket pelindung, celana panjang, sepatu dan termasuk salah satunya SIM. Karena seorang pengendara motor yang memiliki SIM seharusnya bisa berkendara secara disiplin.

2. Kondisi Motor Kondisi dan kelengkapan motor yang baik dan lengkap seperti kondisi mesin, kelistrikan, gear set, ban, rem, lampu, kaca spion, dll. Jadi cek kondisi dan kelengkapan motor kamu sebelum mulai berkendara, agar performa motor tetap terjaga lakukan service ringan dan besar secara berkala.

3. Cara Berkendara Posisi berkendara harus ideal dan bekali juga diri kamu dengan pengetahuan tentang rambu lalu-lintas dan tata cara berkendara di jalan raya, contohnya selalu menyalip kendaraan lain dari sebelah kanan, tidak melakukan kegiatan lain selagi berkendara (menelpon, sms, mendengarkan musik), tertib pada peraturan dan tidak ugal-ugalan. Di banyak kasus, kecelakaan motor lebih sering diakibatkan oleh faktor manusia itu sendiri selain faktor kendaraan atau fasilitas jalan yang rusak.

4. Menguasai Teknik Berkendara Sebagai pengendara yang smart, kita harus menguasai berbagai macam teknik berkendara. Beberapa teknik berkendara yang wajib kita kuasai adalah : – Teknik pengereman, baik menggunakan rem depan, rem belakang, dan kombinasi antara keduanya. – Teknik berkendara di lintasan lurus dan sempit, berguna untuk melatih keseimbangan tanpa menurunkan kaki. – Slalom, bermanufer ke kiri dan ke kanan, bisa bermanfaat ketika kita berkendara di jalan yang padat atau macet. – Bumpy road, teknik berkendara ketika melaju di atas jalan yang tidak rata atau bergelombang tanpa tergelincir.

       

Sinyal atau kode bagi pengendara motor untuk safety riding :

Selamatkan seluruh pengguna jalan dari keadaan jalan di Indonesia, dengan cara memberi sinyal seperti di bawah ini :

1.  Turunkan kaki kanan anda, bila melihat lubang di sebelah kanan, antisipasi kendaraan di belakang untuk menghindari lubang di sebelah kanan

2.  Turunkan kaki kiri anda, bila melihat lubang di sebelah kiri, antisipasi kendaraan di belakang untuk menghindari lubang di sebelah kiri

3.  Perlambat kendaraan, lalu, Angkat dan kepalkan tangan kiri anda, bila melihat kecelakaan, atau lubang melebar di jalan,mengisyaratkan kendaraan lain untuk memperlambat atau menghentikan laju kendaraannya, menghidari tabrakan beruntun.

4.  Lihat keadaan lalu lintas, apabila terlalu ramai dan sempit beri tanda dengan memberi aba tunjuk 1 jari keatas untuk 1 shaft barisan dan 2 shaft barisan bila keadaan memungkinkan.

Semoga  berguna…