Archive for Desember 5, 2011



Pantai Carocok adalah sebuah objek wisata pantai yang terletak di sebelah barat kota Painan, kabupaten Pesisir Selatan, provinsiSumatera BaratIndonesia. Sekitar 200 meter ke arah barat dari objek wisata pantai ini terdapat sebuah pulau kecil berpasir putih yang bernama pulau Cingkuk.

Kota Painan

 

Kota Painan adalah ibukota Kabupaten Pesisir Selatan sekaligus ibukota kecamatan IV Jurai, jaraknya dari kota Padang hanya ± 75 Km, jika bepergian pakai mobil dengan kecepatan rata rata hanya menghabiskan waktu sekitar 2 jam perjalanan

Topografi kotanya seperti kue mangkuk, kotanya berada disekeliling bukit bukit hijau dan disebelah baratnya terbentang lautan samudera yang jernih membahana.

Kondisi Geo

Kota Painan diapit oleh dua aliran sungai yaitu Sungai Batang Pinang Gadang dan Sungai Batang Pinang Ketek. Sungai ini berasal dari Timbulun yang mempunyai air terjun sebanyak tujuh tingkat. Melalui Timbulun ini kota Painan dapat dilalui ke Alahan Panjang. Aliran sungai ini bermuara ke pantai Carocok dan pantai Muaro Painan. Dan keduanya menuju ke Teluk Painan yang sangat tenang karena diapit juga oleh Bukit Langkisau dan pincuran boga.

Di Teluk Painan terdapat sebuah pulau bernama Batu Kereta yang apabila pasang surut akan menyatu dengan daratan Painan. Batu Kereta dinamai seperti itu karena konon di puncaknya terdapat sebuah batu yang mirip sepeda (kereta dalam bahasa setempat). Berjarak sekitar 800 meter dari Pulau Batu Kereta terdapat sebuah pulau kecil bernama Pulau Cingkuak,yang hanya dihuni oleh seorang penjaga. Di pulau ini terdapat sisa-sisa sebuah benteng peninggalan Belanda. Pulau ini selain sering digunakan sebagai tempat memancing, juga menjadi obyek wisata favorit.

Agak jauh dari Pulau Cingkuak, sekitar 30 menit menggunakan speedboat, terdapat pulau Aur kecil dan Pulau Aur besar. Sayang, Pulau Aur besar tidak bisa dikunjungi, karena konon katanya di pulau ini berdiam sekelompok kera ganas. Sekitar 30 menit naik speedboat dari Pulau Aur terdapat Pulau Penyu. Di pulau ini terdapat penangkaran penyu dan juga tempat penyu bertelur. Di Pulau ini pula terdapat benteng Portugis.

Sejarah Painan

Menurut penuturan orang tua-tua di Painan dan sekitarnya, nama Painan berasal dari kata ‘paik’ (pahit) dan ‘nian’ (sangat, amat, sekali) yang maksudnya ‘pahit sekali’ (pahitnya kehidupan di daerah Painan yang umumnya terdiri dari rawa-rawa. Ucapan ‘paik nian’ itu merupakan ucapan dari orang-orang selatan Pesisir Selatan yang merantau ke Painan, ditandai dari kata ‘nian’ (sebuah kosakata yang biasa diucapkan oleh selatan dan melayu.

Pada tahun 1523 di Painan sudah berdiri sebuah surau, lembaga pendidikan agama di Minangkabau. Pada abad 16 ini pula, Pulau Cingkuk di Painan menjadi pelabuhan kapal international yang berjaya sebagai pelabuhan emas Salido.

Pada tahun 1660, Belanda pernah berkeinginan untuk memindahkan kantor perwakilan mereka dari Aceh ke Kota Padang dengan alasan lokasi dan udara yang lebih baik namun keinginan ini ditolak oleh penguasa kota Padang hingga akhirnya mereka berkantor di Salido.

Perjanjian Painan pada tahun 1663 yang diprakarsai oleh Groenewegen yang membuka pintu bagi Belanda untuk mendirikan loji di kota Padang, selain kantor perwakilan mereka di Tiku dan Pariaman. Dengan alasan keamaman kantor perwakilan di kota Padang dipindahkan ke pulau Cingkuk hingga pada tahun 1667 dipindahkan lagi ke kota Padang. Bangunan itu terbakar pada tahun 1669 dan dibangun kembali setahun kemudian.

Pantai Carocok

 Pantai ini memiliki pasir yang sangat bersih dan putih, memiliki tepi pantai yang landai sehingga bisa untuk berenang bagi anak anak dan juga orang dewasa, airnya sangat jernih sekali. Kawasan ini berhadapan dengan 2 buah pulau yaitu pulau kereta dan pulau cingkuak. Dari kejauhan juga nampak pulau semangki dengan pemandangan yang indah dan airnya yang sangat bersih.

Selain itu kita juga bisa menaiki bukit sambil berolah raga yakni di Bukik Langkisau, dari puncak bukit ini kita akan dapat menyaksikan pemandangan yang sangat menakjubkan, sekarang ini Olah Raga Paralayang dari puncak bukik langkisau juga sudah menjadi agenda nasional.

pantai-carocok-painan1.jpg

Dilokasi Pantai Carocok ini biasanya juga ada jadwal pertunjukkan organ tunggal, karena disini juga ada sebuah lapangan terbuka yang cukup asyik untuk kita gunakan sambil tidur tidur ditikar dengan sepoian angin laut yang menyejukkan. Malam harinya terutama bagi anak muda penyuka kemping, disini juga bisa dilakukan.

pantai-carocok-painan4.jpg

Disamping kelebihan itu, memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan lagi oleh pengelola Objek Wisata Pantai Carocok, seperti kebersihan lingkungan baik di pantai maupun dilingkungan perumahan penduduk menuju lokasi objek wisata, selain itu lokasi objek wisata ini juga berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan, mungkin dengan telah dibangunnya dermaga baru di selatan Kota Painan, TPI ini mungkin bisa dipindahkan kelokasi tersebut atau ketempat lain. Jikapun TPI masih disana, mungkin kebersihannya perlu ditingkatkan lagi, jangan sampai keindahan pantai carocok terkotori oleh bau ikan yang kurang sedap atau limbah plastik dan kotoran ikan bekas penjual dan penangkap ikan. Areal parkir mungkin juga perlu ditertibkan lagi.

Dan  untuk pengembangan objek wisata kedepan kita tidak perlu lagi mengutip karcis kepada siapapun yang berkunjung ke Pantai Carocok ini, ataupun keobjek wisata lainnya. Untuk mendapatkan biaya sebagai pengelolaan mungkin bisa dengan cara inovasi lain, seperti pajak dari warung makanan/minuman, penyewaan alat alat renang, dsb…. sehingga dibenak pengunjung, jika memasuki objek wisata tidak lagi hal pertama kali yang mengahantui mereka adalah masalah karcis, terlepas dari besar kecilnya harga karcis yang diminta.

pantai-carocok-painan2.jpg

Kepada pengunjung yang mau mengeliling pulau Cingkuk atau Pulau kereta yang berada tidak jauh dari pantai ini, harap berhati hati, karena batu batu karang dipulau ini yang menjorok ketengah lautan sangat licin, kadang kadang ada ombak besar yang datang dengan tiba tiba. Karena itu harap menjaga keselamatan saudara, keluarga dan rombongan lainnya, agar selalu waspada jangan sampai ketenangan, keindahan alam dan kejernihan airnya membuat kita terlena.

Pulau Cingkuk

Disebelah barat Kota painan terdapat sebuah pulau kecil yang sangat dekat dengan daratan,memiliki pemandangan alam yang indah,tenang dan berair jernih.Itulah pulau Cingkuk.

Asal kata nama pulau ini menurut yang tua-tua berasal dari nama seorang panglima dari negeri china Cheng hok.(entah ia entah tidak,saya kan belum lahir).Yang saya tahu di Painan nama pulau kecil itu adalah nama sejenis kera yang berukuran agak besar,berwarna hitam bernama Cingkuk (Cingkuak,bahasa pesisirnya).

Pulau ini sudah menjadi sebuah resort bahari andalan. Luas pulau ini pun lebih kurang 40 hektar. Untuk pergi ke sana sangatlah mudah dan cepat. Anda bisa berangkat melalui kapal cepat yang disediakan.

Anda juga akan berpapasan dengan kapal-kapal nelayan tradisional yang sedang sibuk menangkap ikan atau menebar jaring pukek. Keeksotikan alam tersebut, akan menyadarkan kita akan kebesaran Sang pencipta. Setelah sampai di pulau ini, anda akan disambut dengan bukit yang menjulang di tengah pulau dan deretan bungalo-bungalo yang tersusun rapi seperti semut. Seakan mengucapkan selama datang di Pulau Cingkuk.

Pulau Cingkuk ini termasuk sebuah pulau yang dijaga kelestariannya oleh pemerintah,pulau ini termasuk salah satu cagar budaya.Karena pulau ini pernah dijadikan markas oleh Portugis ketika mula-mula masuk ke Indonesia.

Di Pulau ini dapat dijumpai reruntuhan benteng portugis dan Kuburan orang Portugis yang ada prasastinya.

  

Alam pulau Cingkuk tampak sangat asri dan bersih, serta memiliki hutan dan alam yang belum terusik sama sekali oleh penjahat lingkungan. Hempasan ombak di batu karang, dan suara-suara khas hutan yang terdengar, menjadi daya tarik tersendiri. Pasir putih laksana mutiara di sepanjang pantainya. Laut pun biru dengan ombak yang tenang. Airnya yang jernih, ikan menari-nari di karang bisa dilihat dengan mata telanjang.

Di tengah pulau ada perbukitan kecil, yang di puncaknya ada sebidang tanah lapang, dan diberi nama Sunset. Di sini, setiap sore Anda bisa menonton matahari tenggelam. Atmosfir Pulau Cingkuk yang tenang, nyaman, dan jauh dari kebisingan kota membuat anda merasa berada di pulau sendiri.

Menjelang malam, anda dapat menyaksikan sunset sambil berenang dipuncak bukit pulau Cingkuk. Untuk penyempurnaan suasana malam anda dapat menikmati makan malam di Lumbo-lumbo Restoran yang ada.

Objek Wisata Lain di Painan

  1. Panorama Bukit Teluk Kabung.
  2. Taratak Sungai Lundang
  3. Kawasan Wisata Mandeh
  4. Pantai Batu Kalang dan Teluk Sikulo
  5. Jembatan Akar
  6. Air Terjun Bayang Sani (Welkum, bekas pemandian zaman Belanda)
  7. Air Terjun Lumpo
  8. Panorama Selayang Pandang
  9. Bukit Langkisau (tempat wisata dan olahraga paralayang)
  10. Pantai Carocok (Painan)
  11. Air Terjun Timbulun Painan
  12. Salido Kecil (bekas pertambangan emas zaman Hindia Belanda)
  13. Pantai Sungai Nipah
  14. Pulau Cingkuk (terdapat benteng Portugis)
  15. Ikan Larangan Talawi
  16. Pulau Kerabak
  17. Pulau Penyu
  18. Pantai Teluk Kasai
  19. Panorama Nyiur Melambai

Akses Menuju Painan Liat Peta

Videonya bisa di Check

Iklan

Latar Belakang IQ

Toyota iQ adalah mobil kota diperkenalkan di 2008 Geneva Auto Show, dengan penjualan di Jepang telah mulai pada bulan Oktober 2008 dan penjualan di Eropa pada Januari 2009. Produksi dasar konsep toyota IQ  mengikuti  kendaraan konsep yang disajikan pada Frankfurt Auto Show 2007. Sebuah versi Amerika Utara iQ, dicap sebagai Scion iQ, dijadwalkan untuk rilis diawal AS pada bulan Oktober 2011.

Nama IQ sendiri adalah penjabaran dari Intelligence Quotient yang mengingatkan pesaing akan kecerdasan motor kecil. Menurut Toyota, i singkatan inovasi “individualitas” “” dan “kecerdasan”,sedangkan Q singkatan dari “kualitas” dan menunjuk ke iQ “kubik bentuk” diisyaratkan itu adalah desain  mobil smart dari Jepang tahun 2008.

IQ didesain di Toyota Eropa Design dan Development (Toyota ED2) studio di Nice, Prancis.

Desain IQ menekankan konsumsi bahan bakar rendah, manuver, ramah lingkungan,dan ruang interior dimaksimalkan. Enam fitor minimalis Toyota IQ penempatan kaca depan yang minimalis, ruang kabin yang dimaksimalkan sehingga membentuk suatu interior yang compact,  Hal ini termasuk shift diferensial yang baru dikembangkan dan pusat take-off gigi kemudi, tangki bahan bakar flat dan  peredam kejut dibelakang sudut, unit pemanas /pendingin udara yang lebih kecil  dan dashboard asimetris, dan desain kursi ramping.

Engines

Model Type Power @ rpm torque CO2 emission (g/km)
Petrol engines
1.0 998 cc (60.9 cu in) I3 (1KR-FE) 68 PS (50 kW; 67 hp) @ 6000 98 N·m (72 ft·lbf) @ 4800 99 manual, 110 CVT
1.0 (Japan) 996 cc (60.8 cu in) I3 (1KR-FE) 68 PS (50 kW; 67 hp) @ 6000 98 N·m (72 ft·lbf) @ 4800 CVT: 101 in 10・15 mode, 112 in JC08 mode
1.33 1,329 cc (81.1 cu in) I4 (1NR-FE) 98 PS (72 kW; 97 hp) @ 6000 123 N·m (91 ft·lbf) @ 4400 113 manual, 120 CVT
1.3 (Japan) 1,329 cc (81.1 cu in) I4 (1NR-FE) 94 PS (69 kW; 93 hp) @ 6000 118 N·m (87 ft·lbf) @ 4400 CVT: 101 in 10・15 mode, 112 in JC08 mode
Diesel engines
1.4D 1,364 cc (83.2 cu in) I4 90 PS (66 kW; 89 hp) @ 3400 190 N·m (140 ft·lbf) @ 1800-3200 104 manual

Safety

IQ mencakup sembilan airbags, airbag depan ganda, airbag samping kursi depan-mount dada, airbag sisi tirai, penumpang kursi depan bantal airbag,pengemudi knee airbag dan belakang baru dikembangkan tirai airbag untuk melindungi kepala penumpang kursi belakang ‘dari tabrakan bagian belakang. Vehicle Stability Control, kontrol traksi, ABS, Brake-Assist, dan electronic Brakeforce Distribution sebagai standarisasi.

Konsep Pengembangan FT-EV

Toyota FT-EV konsep diresmikan pada Januari 2009 dan diperkenalkan dalam event  Detroit, American Utara  Auto International dengan konsep unik stylish.

Ini adalah kendaraan konsep baterai listrik dengan perkiraan kapasitas 50 mil (80km) untuk menjalakan 4 rotor roda dengan kondisi muatan penuh. Toyota memperkirakan bahwa pengisian akan memakan waktu sekitar delapan jam, tetapi waktu yang tepatakan tergantung pada sejumlah variabel. Toyota berencana untuk meluncurkan versi produksi dari FT-EV pada tahun 2012.

Pada waktu yang sama Nissan-EV menampilkan mobil konsep yang sama dengan sedikit keunggulan dari Toyota FT-EV generasi awal dari segi segi konsumsi bahan bakar  160km (99,4 mil) dari Toyota FT-EV 150km (93 miles).

Sehingga Toyota memunculkan Sebuah versi yang sedikit dimodifikasi ditunjukkan sebagai FT-EV II pada Oktober Show 2009 Tokyo Motor.

2010 Toyota FT-EV II Concept

2010 Toyota FT-EV II Concept Behind Display

Dengan teknologi baterai baru dan disain radikal yang belum pernah ada sebelumnya, mobil konsep ini menunjukkan bakal seperti apa mobil listrik kelak. Inilah visi Toyota terhadap kendaraan masa depan. FT-EV II sebenarnya penyempurnaan evolusioner dari FT-EV concept yang sudah ditampilkan di 2009 Detroit Auto Show. FT-EV II adalah cikal bakal city car bertenaga listrik masa depan.

FT- EV II lebih kecil dari model Toyota manapun, bahkan dibandingkan micro-car Toyota iQ (mobil empat penumpang terkecil di dunia). Dengan ukuran sekecil itu, FT-EV II masih bisa mengakomodasi empat orang dengan layout tiga plus satu, seperti Toyota iQ. Komposisinya tiga orang dewasa dan satu anak. Jika tidak dipakai, kursi anak juga bisa dirubah fungsinya jadi tempat barang. Kunci efisiensi ruang FT-EV II adalah penataan yang teliti dan berhati-hati soal penempatan baterai dan motor listrik. Hasilnya, ruang depan yang bisa dimanfaatkan untuk kompartemen penumpang.

Pintu geser memudahkan akses keluar masuk. Pintu model ini sangat praktis untuk daerah perkotaan yang memilikitempat parkir terbatas, dimana jarak antar antar mobil yang diparkir sangat sempit.

 

 

Motor listriknya bisa menggerakkan mobil ini hingga 100km/jam dengan kemampuan jelajah hingga 90km. Yang paling mencolok di interiornya adalah absennya roda kemudi, digantikan tongkat kendali mirip yang dipakai pesawatToyota juga mendisain kaca depan yang sangat lebar. Kaca seperti ini, selain memperbaiki daya pandang pengemudi juga penumpang didalamnya merasa lapang.

Menurut Toyota, FT-EV II akan menggunakan baterai yang jauh lebih canggih dari Lithium-ion, baterai terbaik 2009-2010. Seperti diketahui, Toyota sedang mengembangkan teknologi baterai yang memiliki kemampuan menyimpan energi hingga 10 kali lipat dibandingkan Li-ion namun berat dan dimensinya lebih kecil. Baterai ini diperkirakan bisa diaplikasikan secara massal di mobil listrik dan hybrida pada dekade mendatang.

 Toyota iQ EV prototype coming to Geneva

“Kami mencari sesuatu yang lebih baik dari Lithium-ion baterai,” kata Akihiro Yanaka, project manager untuk mobil-mobil canggih Toyota. Dengan menggunakan baterai lebih canggih itu, ukuran baterai bisa dibuat lebih ringkas, sementara peformanya justru meningkat. Itulah sebabnya Toyota mendisain FT-EV II begitu mungil, bahkan lebih kecil dari FT-EV.

Toyota tidak berhenti pada upaya meningkatkan efisiensi sistem pengerak seperti motor listrik dan baterai. Yataka memaparkan, Toyota juga berupaya meningkatkan efisiensi komponen-komponen lain. Contohnya AC, yang termasuk boros energi. Upaya ini untuk mengurangi beban sumber energi.

”Kami berupaya mendapatkan metode yang lebih efisien untuk menciptakan comfort. Anda tidak perlu memanaskan atau mendinginkan seluruh kompartemen penumpang, bila anda bisa mendinginkan atau memanaskan tubuh penumpangnya saja,” kata Yataka

Perkembangan dari Toyota IQ Concept terbaru terlihat di tahun 2011 dimana  Tokyo Motor Show adalah seperti pagelaran otomotif paling ditunggu untuk mobil dan sebagian besar orang Jepang untuk memperkenalkan penemuan terbaru mereka pada kendaraan roda empat. Salah satu pembuat mobil tersebut yang sangat ofensif tahun ini adalah merek T  karena membawa 2011 Toyota iQ konsepFT-EV III. Ide menciptakan konsep ini adalah karena Toyota yang membutuhkan dengan city car iQ, seperti Porsche yang sedang berjuang untuk menjaga permintaan pada SUVCayenne.

Hal ini tidak mengejutkan jika 2011 iQ konsep FT-EV III adalah dalam bentukkendaraan listrik seperti Toyota sendiri telah menandai jejak mereka pada hibridapasar massal. Hal ini dimengerti mengapa Toyota mendorong mereka R & D departemen dalam batas karena mereka ingin menjadi bagian gerakanmenyelamatkan bumi dengan menciptakan mobil ramah lingkungan yang memiliki nol emisi yang dapat menekan emisi CO2.

Pihak Toyota berkata Kami tidak ingin menyimpan harapan kami terlalu tinggi karena 2011 Toyota iQ FT-EV III adalah hanya sebuah konsep dan produsen mobil Jepang  belum  mengeluarkan  pernyataan resmi apakah kendaraan listrik akan tiba dalam bentuk versi produksi atau tidak. Toyota bangga mengatakan bahwa iQ 2011 konsep FT-EV III dapat pergi sejauh 105 km (sekitar 65 kilometer) dengan dukungan  penuh lithium-ion baterai.

Toyota iQ FT-EV III Concept rear view

photo
Video
%d blogger menyukai ini: