Secara sederhananya, hiking di artikan berjalan kaki sebagai kegiatan rekreatif dan olahraga. Seseorang yang melakukan aktivitas jalan kaki setiap paginya dengan mengelilingi perumahan sudah termasuk kegiatan hiking. Karena dia telah menggerakkan kakinya dalam rangka olahraga. Sementara untuk kegiatan rekreatif, bisa di lakukan di alam terbuka dengan panorama indah yang mampu menyegarkan pikiran kita dari rutinitas kerja.

Dalam perkembangan lanjut, hiking menjadi sebuah aktivitas yang banyak di gemari oleh manusia. Kondisi medan yang beranekaragam, ikut menjadikan hiking pada akhirnya terpecah, menciptakan olahraga baru yang fokus keilmuannya menyesusaikan dengan medan yang di hadapi.

Beberapa bentuk kegiatan outdoor yang termasuk ke dalam hiking:

Mountaineering

Pendakian ke gunung merupakan salah satu bentuk hiking yang memerlukan perencanaan yang lebih matang. Medan yang akan Anda hadapi nantinya berupa trek yang menanjak, dan juga landai di bagian tertentu. Sebelum memutuskan pergi, ada baiknya menyempatkan waktu untuk berlatih, minimal dengan berolahraga lari agar tubuh lebih siap saat melakukan pendakian.

Kondisi alam yang ekstrim berupa hawa dingin mengharuskan kita membawa perlengkapan yang mampu menghangatkan tubuh sementara.

Canyoning

Ini adalah mengejar semua tujuan yang melibatkan memanjat, melompat, berenang dan geser untuk lintas lembah, jurang dan ceruk-es. Canyoning benar-benar merupakan subset dari panjat tebing, jadi penting Anda memiliki semua peralatan pendakian yang sesuai untuk menghadapi tantangan yang Anda hadapi.

Coasteering

Disiplin ini menangani garis pantai dan melibatkan persimpangan pantai, mendaki bebatuan, menyeberangi perairan dalam dan bahkan gelar menggantung tebing. Yang paling penting adalah untuk tetap hangat. Sebuah baju selam dan PFD (perangkat flotasi pribadi) sangat penting.