Archive for Januari, 2012



Kalau anda mempunyai kesempatan berjalan-jalan ke kota Bogor dan melewati puncak tidak ada salahnya jika anda mampir ke Telaga Warna. Di Taman Wisata ini anda akan menjumpai panorama alam yang khas dan unik. Selain itu anda dapat menyaksikan fenomena alam yang penuh dengan misteri dan nuansa mistik. Telaga Warna merupakan objek wisata danau kecil yang berada di Kecamatan Cisarua, tidak jauh dari puncak pass. Air danau ini dapat berubah warna-warni sesuai dengan alam saat itu.

Alam pegunungan Puncak yang sejuk dan berkabut, dengan panorama bukit dan tebing serta perkebunan teh yang menghampar di sepanjang jalan masuk ke lokasi telaga menciptakan pesona alam yang AMAZING bakal membuat anda terpesona.

Telaga Warna ini mempunyai nuansa mistik tersendiri, konon menurut masyarakat sekitar, disekitar telaga ini hidup dua ekor ikan purba yang apabila ada orang yang mampu melihat ikan tersebut berenang dan meloncat ke atas permukaan telaga, maka segala cita-citanya akan tercapai dan terkabul. Juga ada Mitos yang berkembang bahwa bagi siapa yang membasuh muka dengan air telaga ini akan selalu terlihat awet muda.

Cerita Rakyat Tentang Telaga Warna

Zaman dahulu, ada sebuah kerajaan di Jawa Barat. Negeri itu dipimpin oleh seorang raja. Prabu, begitulah orang memanggilnya. Ia adalah raja yang baik dan bijaksana. Tak heran, kalau negeri itu makmur dan tenteram. Tak ada penduduk yang lapar di negeri itu.

Semua sangat menyenangkan. Sayangnya, Prabu dan istrinya belum memiliki anak. Itu membuat pasangan kerajaan itu sangat sedih. Penasehat Prabu menyarankan, agar mereka mengangkat anak. Namun Prabu dan Ratu tidak setuju. “Buat kami, anak kandung adalah lebih baik dari pada anak angkat,” sahut mereka.

Anak itu tumbuh menjadi orang dewasa yang tinggi besar. Karena itu ia dipanggil dengan nama Kebo Iwa, yang artinya paman kerbau.

Ratu sering murung dan menangis. Prabu pun ikut sedih melihat istrinya.. Lalu Prabu pergi ke hutan untuk bertapa. Di sana sang Prabu terus berdoa, agar dikaruniai anak. Beberapa bulan kemudian, keinginan mereka terkabul. Ratu pun mulai hamil. Seluruh rakyat di kerajaan itu senang sekali. Mereka membanjiri istana dengan hadiah.

Sembilan bulan kemudian, Ratu melahirkan seorang putri. Penduduk negeri pun kembali mengirimi putri kecil itu aneka hadiah. Bayi itu tumbuh menjadi anak yang lucu. Belasan tahun kemudian, ia sudah menjadi remaja yang cantik.

Kebo Iwa memang serba besar. Jangkauan kakinya sangat lebar, sehingga ia dapat bepergian dengan cepat. Kalau ia ingin minum, Kebo Iwa tinggal menusukkan telunjuknya ke tanah. Sehingga terjadilah sumur kecil yang mengeluarkan air.

Prabu dan Ratu sangat menyayangi putrinya. Mereka memberi putrinya apa pun yang dia inginkan. Namun itu membuatnya menjadi gadis yang manja. Kalau keinginannya tidak terpenuhi, gadis itu akan marah. Ia bahkan sering berkata kasar. Walaupun begitu, orangtua dan rakyat di kerajaan itu mencintainya.

Hari berlalu, Putri pun tumbuh menjadi gadis tercantik di seluruh negeri. Dalam beberapa hari, Putri akan berusia 17 tahun. Maka para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa aneka hadiah yang sangat indah. Prabu mengumpulkan hadiah-hadiah yang sangat banyak itu, lalu menyimpannya dalam ruangan istana. Sewaktu-waktu, ia bisa menggunakannya untuk kepentingan rakyat.

Prabu hanya mengambil sedikit emas dan permata. Ia membawanya ke ahli perhiasan. “Tolong, buatkan kalung yang sangat indah untuk putriku,” kata Prabu. “Dengan senang hati, Yang Mulia,” sahut ahli perhiasan. Ia lalu bekerja d sebaik mungkin, dengan sepenuh hati. Ia ingin menciptakan kalung yang paling indah di dunia, karena ia sangat menyayangi Putri.

Hari ulang tahun pun tiba. Penduduk negeri berkumpul di alun-alun istana. Ketika Prabu dan Ratu datang, orang menyambutnya dengan gembira. Sambutan hangat makin terdengar, ketika Putri yang cantik jelita muncul di hadapan semua orang. Semua orang mengagumi kecantikannya.

Prabu lalu bangkit dari kursinya. Kalung yang indah sudah dipegangnya. “Putriku tercinta, hari ini aku berikan kalung ini untukmu. Kalung ini pemberian orang-orang dari penjuru negeri. Mereka sangat mencintaimu. Mereka mempersembahkan hadiah ini, karena mereka gembira melihatmu tumbuh jadi dewasa. Pakailah kalung ini, Nak,” kata Prabu.

Putri menerima kalung itu. Lalu ia melihat kalung itu sekilas. “Aku tak mau memakainya. Kalung ini jelek!” seru Putri. Kemudian ia melempar kalung itu. Kalung yang indah pun rusak. Emas dan permatanya tersebar di lantai.

Itu sungguh mengejutkan. Tak seorang pun menyangka, Putri akan berbuat seperti itu. Tak seorang pun bicara. Suasana hening. Tiba-tiba terdengar tangisan Ratu. Tangisannya diikuti oleh semua orang.

Tiba-tiba muncul mata air dari halaman istana. Mula-mula membentuk kolam kecil. Lalu istana mulai banjir. Istana pun dipenuhi air bagai danau. Lalu danau itu makin besar dan menenggelamkan istana.

Sekarang, danau itu disebut Talaga Warna. Danau itu berada di daerah puncak. Di hari yang cerah, kita bisa melihat danau itu penuh warna yang indah dan mengagumkan. Warna itu berasal dari bayangan hutan, tanaman, bunga-bunga, dan langit di sekitar telaga. Namun orang mengatakan, warna-warna itu berasal dari kalung Putri yang tersebar di dasar telaga.

Fasilitas

Fasilitas tempat makan, tempat belanja baju, tempat penjualan oleh oleh, ditambah pengaturan jam lalu lintas, sungguh memudahkan pelancong beracara ke sana, soal penginapan, jumlahnya berlimpah.tersedia kamar utk menginap mulai Rp 30 rb sampai 3 juta per 6 jam atau permalam. Juga banyak kegiatan yang bisa dilakukan di area ini seperti foto hunting, bird watching, tracking dan camping.

karena tidak ada restoran yg memadai, lebih enak membawa tikar dan makan sendiri utk kudapa saat bersantai di sana. namun, hati2 juga karena kalau menaruh makanan begitu saja di atas tikar, kera ekor panjang yg menjadi penghuni hutan telaga warna kerap tidak segan menyambar makan kita. namun, banyak juga pengunjung danau itu yg sengaja membawa makanan untuk disebar ke kera-kera tersebut.

Kuliner

Dikawasan puncak juga bisa menikmati berbagai makanan yg dijajah ratusan restoran yg tersebar sepanjang jalur puncak. kita bisa menikmati kudapan di warung atau lapak kakilima, mulai jagung rebus, ubu rebus, bubur ayam,somay, baso, batagor,samapai ayam bakar atau sate kambing.atau makanan cepat saji atau semi fast food, seperti KFC, pizza hut, dan broaster chicken, sambil menikmati pemandangan dari pegunungan dari restoran2 itu. namun di restoran2 itu tidak ada permainan anak-anak, jadi kesitu memang hanya untuk makan sambil menikmati suasana.

kalau ingin makan enak plus anak-anak punya kesempatan bermain-bermain, munkin restoran dulang dapat dipilih. kita bisa memesan menu special, gurame bumbu tauco yg harganya Rp50rb per 0.5 kg. ayam bekakak goreng atau panggang juga menjadi andalan retoran ini dgn harga Rp 45 rb/ekor.
tersedia pula timbel komplet seharga Rp 25 rb per porsi atau nasi liwet komplet dgn harga Rp 55 rb/porsi.

jika ingin mencoba jenis masakan lain, tak ada salahnya mampir ke restorn PONDOK BARONANg di kopo cisarua. resotan 2 lantai ini menyajikan masakan laut ala makkasar. para tamu biasanya memilih utk duduk di lantai atas karena mereka bisa bersantap sembari menikmati pemandangan alam indah. Menu yg patut dicoba, terung bakar unik dan sop ikan kerapu bercita rasa pedas, manis dan sedikit asam, campuran bumbu seperti serai,bawang bombai,dan daun jeruk,membuat nikmat masakan ini, ada juga kepiting saus padang .

Retribusi

Untuk menikmati keindahan panorama telaga warna itu cukup membayar karcis masuk Rp 2000 per orang atau Rp15 rb per orang ( utk warga asing ).sedangkan naik perahu di danau dikenai biaya Rp10rb per orang.
tersedia juga permainan atau fasilitas outbond, semisal flying fox, yg perorangnya dikenai biaya Rp 100 rb. kalao mau berwisata dgn lebih berkeringat, bisa ambil program jelajah hutan dgn biaya Rp100rb per orang, tetapi minimal harus 20 org dalam 1 perjalanan jelajah hutan.

Akses

Untuk ke telaga warna, selain bisa masuk berjalan kaki dari lokasi penjual sayur mayur dan buah buahan tepat di bawah paan nama telaga warna, juga daoat masuk dari jalan setapak melintas kebun teh setelah melalui rimba. lewat jalan ini,kendaraan bisa masuk dan parkir tidak jauh dari danau tersebut.

Transportasi

Jarak tempuh dari Jakarta melalui Cisarua sekitar 1 1/2 jam atau sekitar 80 KM sedangkan dari Bandung sekitar satu 1 jam 45 menit. Dari Puncak Pass melalui jalan setapak ke pintu gerbang kawasan dengan berjalan kaki sekitar 10 menit.

Ini Videonya :


Inilah salah satu obyek wisata alam dikota purwokerto Banyumas, yang sangat terkenal, dan sangat ramai pengunjungnya terutama para kaula muda, TELAGA SUNYI. Telaga sunyi adalah sebuah obyek wisata alam perpaduan antara sungai dan air terjun.yang berada di kawasan hutan Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah. Untuk mencapai telaga sunyi kurang kebih 3 km arah timur dari wana wisata Baturaden dengan waktu tempuh 15 menit, keindahan yang di tawarkan telaga sunyi sungguh menawan. karena aliran sungai ini membentuk kolam kolam alami sehingga sangat cocok buat berenang atau sekedar bermain air dan juga terdapat sebuah curug yang di bawahnyamembentuk kolam besar dan sangat cocok untuk berenang karena kedalaman curug ini hanya 3 meter. Harga tiket masuknya Rp 5000,-

Udara yang sejuk, air yang jernih bersih serta batu batuan alam yang menawan, di tambah lagi dusekitar telaga penuh dengan pohonan rindang yang merupakan perpaduan alam yang sangat sempurna. Wana wisata Telaga sunyi sangat pas untuk rekreasi bersama keluarga anda, terlebih lagi bersama pasangan. Pada musim-musim tertentu juga dapat dijumpai kupu-kupu yang berwarna-warni. Jadi bila anda sedang berliburan ke baturaden rasanya kurang pas kalau belum mampir ke telaga sunyi.

Di daerah Wisata alam baturaden telaga sunyi sangat populer dikalangan remaja yaitu yang dinamakan Telaga Sunyi . Sesuai dengan namanya telaga ini memang sangat sunyi karena letaknya di tengah-tengah hutan belantara.

biasanya para muda-mudi yang asyik masyuk pacaran dengan suasana yang sepi dan sunyi di pinggir telaga memadu kasih. Keindahan alam Baturaden Purwokerto ini memang sangat menyenangkan hati baik tua maupun muda. untuk sekedar refresing ataupun melepas kepenatan karena tugas sehari-hari, maka baturaden Purwokerto inilah yang sanggup untuk mengobati segala kepenatan.

Berikut foto-fotonya :

Image Besar

Ini Videonya :


Dari jalan raya Cilongok menuju lokasi berjarak 8 km dengan kondisi jalan naik dan berkelok, tapi aspalnya sudah halus. Di sekitar lokasi Curug Cipendok, ada juga wisata telaga yang sungguh menakjubkan yakni Telaga Pucung. Telaga setempat dikelilingi oleh hutan pinus dan damar, sehingga sangat cocok untuk camping ground.

Telaga pucung ini  pertama kali di temukan pada tahun 1997, ketika kami pertama kali melihatnya, telaga ini masih dipenuhi dengan semak-semak dan belum Nampak indah, akan tetapi setelah ditangani dengan serius telaga ini berubah menjadi sangat indah dengan dipenuhi sarana bermain bagi anak-anak.

Telaga ini akan menjadi salah satu andalan Kabupaten Banyumas untuk menyedot wisatawan. Kompleks Telaga Pucung menempati areal seluas tiga hektare (ha), dengan luas telaga sekitar satu ha. Objek wisata di Banyumas mungkin belum banyak yang kenal, sebab baru akan dibuka secara resmi menjadi tujuan wisata pada 8 Agustus 2005.

Daya tarik objek wisata ini adalah telaga dengan air yang cukup jernih dan di sekitarnya dikelilingi hutan yang masih alami. Selain itu, wisatawan juga dapat mendengar suara-suara burung langka seperti elang Jawa yang terbang berputar-putar di atas telaga. Apalagi, bagi pengunjung yang beruntung dapat melihat spesies endemik sejenis monyet berwarna abu-abu yakni rek-rek.

Tempat wisata yang masuk dalam wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuma Timur tersebut mulai dibenahi dengan berbagai fasilitas, karena dijadikan tujuan wisata secara resmi.
KPH Banyumas Timur telah melengkapi dengan tempat parkir, tempat istirahat, dan kamar mandi. Bahkan, Perhutani telah memberi nama-nama pohon langka yang hidup di situ. Tujuannya tidak lain diperuntukkan bagi para pelajar, di samping menikmati alam, mereka juga dapat mengenal tumbuh-tumbuhan langka yang hidup di tempat itu.

Di sekitar Telaga Pucung juga terdapat tempat lapang yang dapat digunakan untuk camping ground. Tempat tersebut sengaja dibuat, dikhususkan bagi anak-anak muda yang suka berpetualang dengan di alam bebas. Telaga Pucung ini semakin memantapkan wisata khas Banyumas yakni alam pegunungan. Dengan bertambahnya objek wisata tersebut, wisatawan yang datang ke Banyumas semakin mendambah daftar alternatif tujuan wisata. Jadi, kalau selama ini Anda ke Banyumas hanya pergi ke Baturaden, akan rugi. Pasalnya, masih ada tempat alternatif lainnya yang tidak kalah asrinya. Yang pasti, wisatawan yang datang ke tempat ini akan merasa damai, karena jauh dari hiruk pikuk perkotaan.


Presenting the Pulsar 200NS: Let the mania begin again!

TECHNICAL SPECS

ENGINE

Type :
Type SOHC – 4V – Liquid Cooled
Combustion system :
Triple spark
Ignition system :
Independent spark control through ECU
Crankshaft Type :
Integral
Max Power :
23.52 PS @ 950
Max Torque :
18.3 Nm @ 800
Bore :
72 mm
Stroke
49 mm
Displacement :
199.5 cc
Fuel system :
Carburettor, UCD 33
Paper element
Exhaust system :
Exhaust TEC enhanced centrally mounted

VEHICLE

Frame Type :
Pressed steel Perimeter Frame
1363 mm
Length x height x width :
2017 mm x 1195 mm x 804 mm
Seat ht-Rider :
805 mm
167 mm
Vehicle Kerb weight :
145 kg
FAW/RAW
72/73 kg
Fuel Tank capacity :
12 L

SUSPENSION

Front suspension :
Telescopic Front Fork with Antifriction Bush Dia 37
Nitrox Mono Shock Absorber with piggy back gas canister

BRAKES – TYPE

Front :
Petal Disc with floating caliper
Rear :
Petal Disc with floating caliper

BRAKE SIZE

Front :
Dia 280 mm Disc
Rear :
Dia 230 mm Disc

TYRES

Front :
100/80 – 17, 52 P, Tubeless
Rear :
130/70 – 17, 61 P, Tubeless

RIMS

Front :
10 spoke 2.5 x 17, Alloy
Rear :
10 Spoke, 3.5 x 17, Alloy

ACCELERATION

0-60 kmph :
3.61 sec
0-100 kmph :
9.83 sec
Max Speed :
136 Kmph

BRAKING PERFORMANCE

Braking Distance – Both brakes (60 – 0 Kmph) :
16.33 meter

ELECTRICALS

System :
DC Ignition
Battery :
12V 8AH VRLA
Head Lamp :
HS1 35/35W
Tail/Stop Lamp :
0.3/3 W, LED
Daripada banyak komen dan desainnya memang bagus langsung lihat detail di videonya saja…ha2..cantikkk nih motor

 


Bentuk dan karakter CAVE yang berbeda-beda, dan perbedaan itu menyebabkan metode untuk memasuki gua itu berlainan. Ada yang memanjat, memakai tali, dan bahkan ada yang berenang. Tetapi ada juga gua yang mudah di masuki karena jalan masuk gua tersebut telah di bangun dengan rapi dan baik. Selayaknya wisata gua. Beberapa penggemar olah raga ini ada yang datang ke gua untuk mengabadikan keindahan dan keajaiban gua, baik dekorasi guanya maupun beberapa hewan yang ada di dalam gua itu. Untuk tujuan itu, datanglah dengan membawa seperangkat alat foto.

Sebelum mengenal teknik untuk menjelajah gua kita harus mengenal beberapa medan/tipe gua yang berbeda agar dapat mengaplikasikan teknik dan mempersiapkan segalanya sesuatunya sehingga lebih matang.

Berikut beberapa struktur medan dalam gua :

Medan Horizontal

Medan gua horizontal sangat bervariasi, mulai padalorong – lorong yang dapat dengan mudah ditelusuri, sampai lorong yang membutuhkan teknik khusus untuk dapat melewatinya.a. Lumpur
Lorong yang berlumpur dapat dengan mudah kalau lumpur tersebut tidak terlalu tebal. Jika setinggi lutut bahkan sampai perut, untuk melewatinya kita bergerak dengan posisi seperti berenang, agar mudah bergerak dan hemat tenaga.b. Air
Untuk kondisi gua yang berair, terutama untuk gua yang belum pernah dimasuki kita tidak mengetahui kedalaman air dan kondisi bawah air, untuk itu kita harus mengetahui kedalaman dan kondisi bawah air, untuk itu kita harus mengetahui prosedur dan mempunyai fasilitas pendukung.

Syarat utama untuk melewati lorong berair adalah harus bisa berenang. Tetapi dengan kondisi lorong yang serba terbatas, teknik berenang dalam gua berbeda dengan berenang di luar gua. Karena di sini kita memakai pakaian lengkap, sepatu boot bahkan mungkin membawa beban yang cukup berat.

Pembagian team juga harus disesuaikan. Leader tidak boleh membawa beban berat, karena membuat lintasan dan mempelajari kondisi medan. Dalam kondisi tertentu kita menggunakan pelampung bahkan perahu karet terutama untuk lorong yang panjang dan berair dalam.

Ada juga lorong yang hampir semua dipenuhi air dan hanya ada sedikit ruangan yang tersisa. Untuk melewatinya kita harus melakukan Ducking (menengadah).
Berbagai macam teknik penelusuran gua horizontal (TPGH):
– Duck Walking yaitu jalan jongkok dengan satu tangan dijulurkan ke depan.
– Crawling yaitu bayi yang merangkak
– Belly crawling yaitu merangkak,seluruh badan menempel ke tanah
– Crouching yaitu jalan jongkok
– Squeezing yaitu merayap dengan lorong yang sempit
– Bear Walking yaitu mirip posisi merangkak hanya saja posisi kaki lurus

Medan VertikalDalam penelusuran gua terkadang kita menjumpai lorong yang terletak di atas kita. Atau bahkan entrance / mulut gua berupa sumuran. Untuk dapat meneruskan penelusuran kita perlu menggunakan teknik-teknik Climbing. Seperti penggunaan pengaman sisip dan bor tebing untuk membuat lintasan. Yang membuat lintasan adalah Leader / Rigging man kemudian anggota yang lain melewatinya dengan menggunakan SRT. Untuk melakukan free climbing dilakukan pada kondisi medan seperti ;
– Aliran air yang deras dan kita tidak mengetahui kedalamannya
– Gua yang berbentuk celah dan menyempit pada bagian dasarnya (crack)
– Sungai yang besar atau danau yang dalam
– Pemasangan lintasan pada air terjun
– Melewati Calcite Floor

Setelah memahami beberapa medan dalam gua kita lanjutkan ke pemahaman teknik penulusuran dalam gua. Sebenarnya, dalam olah raga menyusuri gua ini ada 6 spesialisasi yang dikenal dan berkembang di seluruh dunia, yaitu:

Single Rope Technique ( SRT )

adalah teknik yang dipergunakan untuk untuk menelusuri gua-gua vertikal dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-edan vertikal. Berbagai sistem telah berkembang sesuai dengan kondisi medan di tempat lahirnya masing-masing metode. Namun yang paling banyak dipergunakan adalah Frog Rig System.
Teknik yang lain adalah: Rope walker, Texas Rig, Jumaring, Mitchele System, Floating cam system.

Sistem Frog Rig menggunakan alat:
1Seat harness, dipergunakan untuk mengikat tubuh dan alat-alat lain. Dipasang di pinggang dan pangkal paha. Jenis-jenisnya adalah: Bucklet, Avantee, Croll, Rapid, dan Fractio. Keeratan pemakaian seatharness tergantung kebiasaan.

2.Chest Ascender, dipergunakan untuk memanjat (menaiki) lintasan atau tali dipasang di dada. Dihubungkan ke Delta MR oleh Oval MR

002.JPG

3Hand Ascender, dipergunakan untuk memanjat (menaiki) lintasan atau tali di tangan. Di bagian bawah dipasang descender, tempat digantungkannya foot loop dan cows tail.

4Descender, dipergunakan untuk menuruni tali. Ada beberapa jenis descender: Capstand (ada dua macam: Simple Stop dan Auto Stop), Whaletale, Raple Rack (ada dua macam: Close Rack dan Open Rack), Figure of Eight, dan beberapa jenis lagi yang prinsip kerjanya sama dengan figure of eight.

5Mailon Rapid,ada dua macam Mailon Rapid (MR), yaitu: Oval MR untuk mengaitkan Chest Ascender kepada Delta MR. Delta MR sendiri adalah untuk mengkaitkan dua loop Seat Harness dan tempat mengkaitkan alat lain seperti Descender berikut Carabiner sebagai friksinya dan Cowstail.

6Foot loop , dicantolkan ke karabiner yang terhubung ke hand ascender. Berfungsi sebagai pijakan kaki. Ukuran dari foot loop harus tepat seperti gambar diatas. Hal ini sangat mengurangi kelelahan pada waktu ascending di pitc-pith yang panjang.

003.JPG

7Cows tail, memiliki dua buah ekor. Satu terkait di Hand Ascender, dan satu lagi bebas, dipergunakan untuk pengaman saat melewati lintasan-lintasan intermediate, deviasi, melewati sambungan, tyrolean, dan traverse.

8. Chest harness, untuk melekatkan Chest Ascender agar lebih merapat ke dada. Sehingga memudahkan gerakan sewaktu ascending normal, atau pada saat melewati sambungan tali. Chest harness lebih baik jika dapat diatur panjang pendeknya (adjustable), sehingga memudahkan pengoperasian, terutama apabila terjadi kasus dimana Chest Ascender terkunci di sambungan atau simpul, atau pada saat rescue.

Teknik-teknik yang harus dipelajari untuk SRT adalah ascending dan descending dengan penguasaan melewati jenis-jenis lintasan dan medan.

~1. Melewati intermediate anchor

~2. Melewati deviation anchor

~3. Melewati sambungan tali

~4. Melewati lintasan tyrolean, menggunakan satu tali dan dua tali.

~5. Meniti tali dengan medan slope (miring).

*Ascending

004.JPG

~Perhatikan gerakan telapak kaki ketika sedang ascending.

005.JPG

Gerakkan telapak kaki untuk menjepit tali dengan telapak kaki. Cara pertama adalah menjepit tali menggunakan bagian dalam pergelangan kaki dengan bagian luar telapak kaki. Cara kedua adalah menjepit tali dengan kedua telapak kaki ketika melakukan gerakan berdiri. Ketika mengangkat kedua kaki, kedua telapak kaki dibuka.

Climbing

Climbing digunakan bila kamu ingin mencari jalan pintas baru untuk turun atau naik gua. Untuk menggunakan teknik ini kamu harus menggunakan tali pengaman agar tidak terjatuh.

Digging

Sama dengan climbing, metode digging juga dipakai untuk mencari jalan baru. Hanya, metode digging dipakai secara teratur dan dalam kurun waktu yang cukup lama, bisa mingguan, bulanan atau bahkan tahunan. Peralatan dan metode yang dipakai dalam penggalian itu pun sangat bervariasi. Kadang – kadang harus disertai dengan kemah di dalam gua.

Cave Diving

Jika kamu mendapatkan bagian gua yang dipenuhi dengan air maka kamu harus menggunakan metode diving. Jika yang terendam air hanya sebagian kecil dari gua, kamu dapat melakukan penyelaman bebas, tanpa peralatan apa pun. Soalnya, metode itulah yang paling praktis. Namun, bila bagian gua yang tergenang air itu cukup banyak dan jauh, misalnya sampai beberapa kilomter maka kamu harus melakukan penyelaman yang disertai dengan peralatan yang lengkap. Namun, penggemar olah raga Caving yang memilih spesialisasi ini sangat sedikit.

Cave Photography

Spesialisasi inilah yang paling populer di kalangan pecinta penelusuran gua. Kamu datang ke gua dengan bekal kamera kemudian mencari lokasi yang paling indah untuk diabadikan. Hasilnya, bisa kamu publikasikan lewat buku – buku atau majalah.

Cave Art

Metode ini merupakan pengembangan dari rasa ketertarikan orang terhadap keindahan gua.

*PERHATIAN:
~Latihan ini harus dilakukan mengunakan peralatan yang mutu dan kekuatannya memenuhi standar.
~Latihan harus dibawah pengawasan oleh ahli.
~Berlatihlah pada ketinggian yang tidak terlalu tinggi.
~Cegahlah latihan yang dapat merusakkan alat: membebani alat melebihi beban normal, beban dengan arah abnormal, menggunakan alat tidak sesuai dengan manual book-nya. Latihan yang dilakukan dengan menggunakan alat-alat alternatif, harus masih dalam tingkat aman.
~Pernah melakukan latihan teknik tertentu bukanlah jaminan bahwa kita sudah menguasai teknik tersebut.
~Berlatihlah satu teknik sampai lancar tanpa hambatan dan kesalahan sebelum berlatih teknik yang lain.
~berlatihlah dengan selalu ditemani oleh orang lain yang juga memahami SRT.
~Berniatlah berlatih untuk menolong orang lain dan diri sendiri.
~Hindarilah terjadinya kecelakaan di gua untuk orang lain maupun diri sendiri.

Video


Jika Anda suka menyelam dan berpetualang di bawah laut, sempatkan datang ke Pulau Menjangan. Ini adalah pulau yang berada dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dengan sekitar 6000 Hektar. Wisata perairan di sekitar pulau ini yang menjadi tujuan para pelancong, karena panorama bawah lautnya yang sangat indah. Tahukah Anda, keindahan panorama bawah laut Pulau Menjangan merupakan salah satu yang terindah di dunia.

Nih Petanya

Karang-karangnya tersusun menyerupai terasering dan menempel di dinding hingga kedalaman 50 meter. Ada karang biru, karang meja dan berbagai jenis karang lain yang dilindungi pemerintah. Konon, keindahan panorama bawah laut di kawasan ini tak kalah dibanding panorama bawah laut di Karibia.

Pulau menjangan merupakan pulau kecil tanpa penghuni,dengan luas kurang lebih 175 hektar terdiri dari karang, batu batuan vulkanik serta tanah vulkanik hitam. Sesuai dengan namanya pulau ini dahulu terkenal dengan hewan menjangan (Cervus Timorensis). Pulau ini menawarkan potensi keindahan laut sekitarnya yang sangat cocok untuk kegiatan rekreasi serta olah raga air seperti : Snorkeling dan Scuba Diving. Keindahan alam bawah lautnya sangat menarik karena kita dapat menemukan terumbu karang serta flora dan fauna laut yang berwarna warni. Dengan kondisi air laut yang tenang dan panorama teluknya sangat mempesona. Kehidupan bawah laut yang sangat mempesona dengan berbagai jenis ikan laut hias yang hanya ditemukan dibeberapa daerah saja di dunia. Hampir sekitar 59% dari nilai eksport ikan hias Indonesia berasal dari Pulau Menjangan.sangat cocok untuk melepas pengat dari keramaian kota.

Tak heran, sudah sejak lama kawasan ini menjadi ajang aktivitas menyelam para wisatawan asing. Biasanya, para wisatawan itu menyeberang ke Pulau Menjangan pada pagi hari dan kembali ke Pulau Bali pada sore hari. Menggunakan perahu motor, menyeberang ke Pulau Menjangan dari Pulau Bali atau sebaliknya, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Setidaknya terdapat 5.000 wisatawan yang berkunjung ke Pulau Menjangan setiap bulannya. Sebagian besar dari mereka adalah wisatawan asing asal Eropa seperti Belanda dan Prancis. Sebagian lainnya adalah turis asal Asia seperti Korea dan Jepang. Wisatawan domestik? Hanya sesekali saja terdapat rombongan wisatawan lokal yang berkunjung ke sana. Mereka biasanya tidak menyelam, melainkan hanya menikmati keindahan bawah laut dari atas perahu.

Mereka yang ingin menyelam di perairan Pulau Menjangan namun khawatir tersesat di bawah laut karena tidak mengenal medan, bisa menyewa pemandu menyelam yang sudah berpengalaman.

Di Pulau Menjangan setidaknya ada delapan site penyelaman antara lain pos pertama yang telah kita kunjungi, Cave Point, Pos 2, Bat Caves, Tenple Slopes, Coral Garden, Anker Wreck, dan Eeel Garden yang berurutan dari barat daya pulau tersebut mengelilingi pulau. Dengan persediaan oksigen terbatas, menyelam sehari tidak akan cukup menjelajah semua tempat tersebut.

Kembali ke lokasi penyelaman, tempat lain yang sering dikunjungi turis adalah Wreck Point dimana terdapat bangkai kapal bekas perang dunia kedua di lokasi ini. Kapal tersebut berada di sebelah utara pulau sehingga lebih dalam, sekitar 40 meter, dan arusnya lebih besar. Penyelam yang menikmati tempat ini biasanya yang kemampuan menyelamnya sudah tinggi. Pemandangan eksotis di tempat ini adalah berbagai terumbu karang yang menempel pada dinding bangkai kapal.

Selain Wreck Point, lokasi lain yang bisa dkunjungi adalah Garden Eel yang terkenal karena belut lautnya. Hal yang paling asik di point ini adalah gorgonian alias kipas laut. Selain itu point ini juga cocok untuk diver pemula karena arusnya yang tidak terlalu besar dan permukaan yang tidak curam. Berbeda misalnya dengan pos satu di selatan Pulau Menjangan yang sedikit datar lalu ada dropp off alias dinding curamnya. Point ini berada di bagian barat laut Pulau Menjangan. Kalau mau langsung dari pos pertama akan mudah karena hanya perlu waktu sekitar 10 menit dengan perahu.

Berikut spot diving di pulau Menjangan

Jika enggan menyelam, wisatawan bisa melakukan snorkeling untuk menikmati keindahan penarama bawah laut. Puas menyaksikan keindahan alam bawah laut, wisatawan bisa menghabiskan waktu sembari duduk-duduk, berenang, atau mandi di tepi pantai pulau yang tak berpenghuni ini.

Sesuai dengan namanya, pulau ini memang dihuni banyak menjangan. Saat bersantai di pulau ini, jangan kaget bila tiba-tiba muncul hewan bertanduk dari balik semak. Itu dia menjangan. Dulu, populasi menjangan di pulau ini cukup banyak. Namun akibat perburuan yang dilakukan sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab, populasi menjangan di pulau ini, menyusut.. Pemerintah agaknya menyadari hal itu. Konservasi yang dilakukan pemerintah terhadap Pulau Menjangan dengan memasukkannya ke dalam zona TNBB, merupakan langkah untuk melindungi habitat menjangan dari kepunahan.

Tak hanya terumbu karang dan menjangan. Taman Nasional Bali Barat juga dikenal sebagai habitat burung jalak bali atau jalak putih. Dulu, ratusan burung berbulu putih dan bermata biru itu menghuni kawasan hutan di TNBB. Namun, lagi-lagi karena ulah tangan-tangan jahil, burung yang harganya bisa mencapai Rp 50 juta per ekor tersebut diburu dan kini musnah. Beruntung, masih ada tempat penangkaran jalak bali yakni di Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Menyambangi wilayah paling barat Pulau Bali, jangan pula melewatkan objek wisata air panas di Desa Sumber Kima. Wisatawan lokal dari berbagai daerah di Bali sering melancong ke sana, khusus untuk mandi air panas yang keluar dari mata air alami. Konon, air panas ini bisa mengobati sejumlah penyakit. ”Saya secara rutin, terutama setiap liburan sekolah, datang untuk mandi di sini bersama anak-anak dan anggota keluarga,” kata Wayan Tirta, warga asal Kabupaten Buleleng.

Menyambangi wilayah paling barat Pulau Bali, jangan pula melewatkan objek wisata air panas di Desa Sumber Kima. Wisatawan lokal dari berbagai daerah di Bali sering melancong ke sana, khusus untuk mandi air panas yang keluar dari mata air alami. Konon, air panas ini bisa mengobati sejumlah penyakit. ”Saya secara rutin, terutama setiap liburan sekolah, datang untuk mandi di sini bersama anak-anak dan anggota keluarga,” kata Wayan Tirta, warga asal Kabupaten Buleleng.

Puas berendam di air panas, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke arah timur sekitar 10 km untuk mencapai Pura Pulaki. Di sini, ratusa kera siap menyambut kedatangan Anda. Kera-kera itu jinak dan sangat akrab dengan wisatawan yang datang. Hanya saja, jangan terlena oleh sikap jinak mereka. Sebab, di balik gayanya yang ramah dan jinak, mereka ternyata suka usil seperti membuka pengunci tas atau menjambret perhiasan.

Mengingat wilayahnya yang luas, perlu waktu setidaknya satu hari untuk menikmati tempat-tempat menarik di Bali bagian barat ini. Tak perlu risau, jika Anda harus menginap. Banyak hotel dan hotel melati yang bisa dipilih sebagai tempat bermalam. Tarifnya relatif murah, bisa ditawar pula. Jika Anda berniat melanjutkan perjalanan ke Bali Timur seperti Denpasar atau Ubud, sebaiknya menginap di Negara, ibukota Kabupaten Jembrana. Di kota ini, tersedia pilihan penginapan yang lebih bervariasi. Anda juga bisa dengan mudah mencari pengisi perut, baik untuk makan malam maupun sarapan.

Transportasi

Untuk sampai ke tempat menyelam di Pulau Menjangan, wisatawan bisa langsung ke Labuhan Lalang yang menjadi tempat penyeberangan. Lokasinya sekitar 10 kilometer sebelah utara Pelabuhan Gilimanuk. Masuk ke lokasi penyeberangan ini, wisatawan dikenakan retribusi Rp 2.500 per orang dan dapat menyewa perahu seharga Rp 250 ribu selama lima jam.

Perahu ini bisa mengangkut maksimal 12 orang penumpang. Yang khas dari perahu ini adalah, bagian geladaknya dibuat dari kaca sehingga wisatawan bisa menikmati panorama bawah laut dari atas perahu. Desain ini disiapkan untuk wisatawan yang enggan menyelam, namun ingin menikmati panorama bawah laut.

Penginapan

Jika anda ingin memuaskan diri menyelam disini, sebaiknya anda menginap di sekitar pulau menjangan ini. Anda bisa menginap di Gilimanuk, di Pantai Pemuteran atau di Pantai Lovina. Sudah banyak penginapan dan hotel disini dari harga murah sampai kelas hotel Bintang.

Oh iya kemana-mana kebersihan alam seharusnya tetap dijaga tempat seindah apapun akan jadi kotor kalau kelestariannya tidak dijaga. Bagi para Touringer tetap menjunjung tinggi Greentour kemanapun kita berada. Salam Wildlife from Sueto.

Videonya :

Polusi di Pulau Menjangan

Diving Spot

Pulau Menjangan dari laut

Bisa mampir ke link ini untuk paket perjalananya 🙂 https://suetoclub.wordpress.com/2014/01/03/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2014/


                   

Masih ingat tentang Honda EV-NEO Scooter yang sempat diperkenalkan pada ajang Sydney Motorcycle Show pada 25-27 November 2011 lalu? Ya, Honda Jepang ternyata kembali menelurkan prinsip motor yang sama lewat Honda Benly 110. Dirancang khusus untuk menjadi kendaraan pengantar barang, Honda Benly 110 kini hadir dengan desain unik tapi memiliki mesin yang cukup bertenaga.

Dikutip dari laman Motorplus beberapa waktu lalu, Honda Jepang baru-baru ini meluncurkan sebuah motor khusus bagi pelanggannya yang bergerak di bisnis pengiriman barang. Dengan desain motor mirip Honda Scoopy di di Indonesia, Honda Benly 110 dilengkapi oleh keranjang barang di depan, serta sebuah jok khusus untuk menaruh boks atau semacamnya.

Tapi jangan salah, meski terkesan memiliki desain yang imut, motor ini cukup bertenaga loh. Sesuai dengan nama yang diusung, Honda Benly menggendong mesin 110cc yang sama diterapkan pada Honda Spacy di Indonesia. Motor yang memiliki mesin 4-tak satu silinder SOHC, ini juga sudah dilengkapi oleh teknologi injeksi yang dijamin irit bahan bakar.

Meski sama-sama dibangun dengan tujuan ramah lingkungan, Honda Benly 110 berbeda dengan Honda EV-NEO yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya. Honda Benly 110 masih menggunakan bahan bakar bensin berkapasitas tangki hingga 10 liter dan dipercaya mampu menempuh 530 km.

Skuter pengiriman barang bergaya retro ini dikabarkan dibanderol dengan harga sekitar Rp 28 jutaan di Jepang. Dengan tiga pilihan warna (biru, putih, dan putih-cokelat), Honda Benly 110 sepertinya hanya akan mengisi pasar lokal di Jepang.


Di tengah persiapan Honda untuk menggenjot motor-motor skuter matik yang akan dipasarkan di Tanah Air pada 2012 mendatang, majalah Young Machine di Jepang merilis gambar yang diperkirakan sebagai bentuk dari New Honda CBR400R.

Seperti dilaporkan laman Motomalaya beberapa waktu lalu, kehadiran New CBR400R akan menjadi pelepas dahaga para biker dengan kapasitas mesin kelas menengah. Biasanya kebanyakan para manufaktur motor memproduksi motor dengan kapasitas mesin 250cc, 600cc, dan 1000cc sebagai line up mereka.

Scoop Honda CBR 400R : Leaks from Young Machine

Sebelumnya, motor 400cc memang tengah diproduksi sejak terjadinya pembatasan dalam lisensi bagi mereka yang ingin motor berkapasitas 500cc ke atas di Eropa. Jadi, motor 400cc ini dibuat sebagai alternatif atas pembatasan kapasitas mesin motor tersebut.

Jika dilihat dari gambar, New Honda CBR400R memiliki bentuk lampu depan yang mirip dengan Honda CBR1000RR, tapi dalam balutan stripping merah dan putih. Meskipun belum banyak informasi yang didapat pada majalah tersebut, superbike ini rencananya akan diproduksi di Thailand dan punya peluang untuk dipasarkan juga di Tanah Air.

Sebagaimana kita tahu, pabrik Honda di Thailand kini memang sudah ditasbihkan menjadi pabrik yang akan menjadi penyalur motor-motor ke Asean. Jika benar motor ini akan masuk dapur produksi, maka New Honda CBR400R ini akan memiliki tenaga menengah, lebih ringan, dan tentunya dengan harga yang lebih rendah.


  

Telaga ngebel Ponorogo adalah salah satu tempat wisata yang menjadi andalan kota Ponorogo adalah telaga ngebel ( tlogo ngebel ). Danau yang memiliki daya pikat tersendiri bagi warga sekitar dan wisatawan yang mengunjunginya. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di danau ini, seperti berkemah, bertamasya, dan kegiatan lainnya.

Objek wisata air ini terletak 24 km ke arah timur laut menuju Ponorogo dari arah utara. Kawasan ini memiliki panorama menarik. Berada di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian 734 meter dpl, udara terasa sejuk. Suhu rata-rata 22-23 derajat Celcius. Ditambah dengan uap air yang menyegarkan suasana, orang akan betah berlama-lama di sini.

History

Konon cerita awal mula terbentuknya danau ngebel adalah penjelmaannya seekor naga, yang konon naga itu penjelmaan dari keris empu yang terkenal pada masa itu. Ketika sang naga meminta pengakuan kepada sang empu bahwa dia adalah anaknya, karena sang empu mengetahui bawasanya naga itu adalah penjelmaan keris pusaka, maka sang empu memberikan syarat kepada naga itu. Apakah syratnya, hemmm syaratnya adalah jika sang naga dapat melingkari gunung wilis denga tubuhnya, maka diakuinya dia menjadi anaknya.

Ternyata dibalik syarat yang diberikan sang empu kepada naga ada tipu daya. Karena sang naga tidak dapat melingkari gunung wilis dengan tubuhnya, maka dia menjulurkan lidahnya. Nah disinilah tipu daya itu. ketika sang naga menjulurkan lidahnya, tiba-tiba sang empu memotong lidah itu. Apa gerangan yang terjadi? Berubahlah lidah sang naga menjadi keris pusaka, sedang sang naga sendiri menjelma menjadi seorang anak yang bernama BARUKLINTING.

Disinilah awal permulaan ceritamya, tatkala sang naga telah menjelma jadi manusia, dia merasakan kelaparan yang amat sangat. Disaat itu bersamaan dengan adanya pesta dari seorang perempuan yang kaya raya. Ketika Baruklinting meminta makanan dipesta itu, bukan makanan yang didapat, akan tetapi diusir dan dimaki habis-habisan dia oleh sang perempuan kaya.

Baruklinting sakit hati dengan perlakuan yang diterimanya. Saat Baruklinting akan pergi dari desa itu, rasa laparnya belumlah hilang, ketika itu ada seorang nenek lewat dan memberinya makanan(mbok rondo). Baruklinting senang sekali karena rasa laparnya kini telah hilang oleh pertolongan mbok Rondo. Karena rasa sakit hatinya pada penduduk desa dan si perempuan kaya yang telah memaki dan mengusirnya, dia mempunyai rencana untuk membalasnya. Ketika rencana tersebut akan dilaksanakan, berpesanlah Baruklinting pada mbok rondo untuk mempersiapkan lesung(alat untuk menumbuk padi yang bentuknya seperti prahu) dan entong kayu(alat untuk mengambil nasi).

Berangkatlah Baruklinting kedesa itu, diadakannya sayembara, yang isinya: barang siapa dapat mencabut kayu yang saya tancapkan ini, maka saya akan meninggalkan desa ini. Semua penduduk desa mencobanya satu persatu, tapi apa gerangan yang terjadi? Tak ada satupun yang dapat mencabutnya. Ketika para penduduk desa tak sanggup mencabutnya, dicabutnya sendiri kayu itu. Apa gerangan yang terjadi? Keluarlah air yang deras dari bekas tancapan kayu itu. Tak sorangpun dapat menghentikan alirannya, terjadilah bencana air bah, tenggelamlah para penduduk desa itu, tak seorangpun selamat, kecuali Mbok Rondo sang dewi penolong Baruklinting, dengan menaiki lesung, sesuai amanat dari Baruklinting. Maka jadilah danau desa tersebut, yang sekarang dipanggil dengan sebutan Danau Ngebel. Legenda Telaga Ngebel, terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo selain tarian Reog khas Ponorogo .

Danau ini masih asri dan indah dengan pemandangan alam yang menajubkan. Dibalik keindahan danau ini menyimpan mitos yang sangat luar biasa hingga danau ini tetap tentram dan sejuk serta indah. Selalu tampak lenggang dan sedikit menyeramkan.

Activity in Ngebel Lake

Telaga dengan luas permukaan 1,5 km dan dikelilingi jalan sepanjang 5 km ini menjadi sumber ikan bagi penduduk setempat. Keramba dipasang berderet-deret di telaga. Setiap pagi dan sore, para pemilik keramba sibuk memberi makan ikan. Jumlah keramba yang terhampar di sini sekitar 900 yang dikelola 12 kelompok. Ikan yang ditanam adalah nila, wader, dan mujair.

Bagi yang tidak memiliki keramba, telaga ini menjadi tempat memancing yang menyenangkan. Aktivitas memancing banyak dilakukan sore hari. Biasanya mereka duduk di tepi telaga berlama-lama sambil menunggu kail-kail yang dipasang dimakan ikan.

Ingin melihat keramba dari dekat banyak caranya salah satunya mengitari telaga lewat jalan darat yang ada di sekeliling telaga cukup menyenangkan. Tetapi cobalah berkeliling dengan bus air. Ada dua bus air dengan kapasitas 20 penumpang yang siap mengantar mengelilingi telaga, melihat keramba dari dekat. Tarif naik bus air relatif murah. Dengan Rp 5.000 per orang, pengunjung bisa berkeliling menyusuri keluasan danau selama 30 menit.

Gandi, 47, pengemudi bus air di Telaga Ngebel menjelaskan, untuk memberangkatkan perahu yang disupirinya ada syarat khusus. Jika jumlah penumpang di di bawah sepuluh orang, maka bus air belum diberangkatkan. Jika penumpang tak sampai sepuluh orang, pendapatannya terlalu kecil.
“Boleh di bawah sepuluh orang, tetapi penumpang harus membayar lebih. Sekali jalan, minimal Rp 50.000 ribu,” kata Gandi.

Yang tak ingin segera beranjak dari telaga dan ingin menikmati malam di tepi telaga, pengunjung bisa menghabiskan malam di penginapan. Memang hotel atau penginapan belum sebanyak di Telaga Sarangan tetapi cukup menyenangkan jika membawa keluarga menginap. Salah satu penginapan yang dekat dengan telaga adalah Pesanggrahan Songgolangit.

Setiap akhir pekan jumlah pengunjung mencapai 2.500. Ini jumlah yang rendahh dalam perhitungan Pemkab Ponorogo melalui Dinas Pariwisata dan Seni.
“Kami terus berkampanye untuk mengembangkan wisata Telaga Ngebel. Imej saat ini, Telaga Ngebel angker, padahal tidak. Kami juga melibatkan 40 pamuda desa di dekat telaga untuk menjadi pemandu wisata,” kata Suhardjiman Darwanto, Kepala Seksi Rekreasi Dinas Pariwisata dan Seni Ponorogo.
Selain itu, saat hari-hari libur nasional, di Telaga Ngebel diadakan panggung terbuka. Harapannya, dengan adanya panggung terbuka, maka jumlah pengunjung meningkat.

Kuliner

Di sekitar telaga ini ada lima warung yang menjajakan ikan bakar. Yang membuat nikmat, ikan yang dibakar adalah ikan tangkapan dari telaga. Mereka baru membakar ikan jika ada yang memesan. Pengunjung boleh memilih ikan yang dikehendaki. Sambil menunggu ikan dibakar pengunjung bisa duduk mencangkung menikmati hembusan angin di telaga. Bau masakanan ikan bakar menusuk hidung dari dapur pun mengundang perut yang lapar. Sekitar sepuluh menit kemudian, hidangan ikan nila bakar pun tersaji lengkap dengan sambal dan lalapan plus nasi. Tak ada yang mengalahkan rasa nikmat makan di alam terbuka dengan seporsi ikan bakar segar. Harga yang dipasang pun tidak mahal. Satu prosi nila bakar Rp 5.000. “Bumbu ikan bakar, ya seperti memasak ikan bakar umumnya. Namun, kami memiliki resep khusus supaya rasanya lebih lezat,” tutur Ny Ani, salah satu pemilik warung ikan bakar di tepi Telaga Ngebel yang terkenal karena ikan bakarnya gurih dan sambalnya pas di lidah.

Berkunjung ke Telaga Ngebel, rasanya tidak cukup hanya menikmati keindahan alam dan sajian ikan bakar nila. Telaga Ngebel memiliki potensi pertanian dan perkebunan sebagai penghasil buah-buahan. Di sini bisa dijumpai durian, manggis, dan pundung. Buah-buahan itu bisa dijumpai saat musim penghujan atau sekitar bulan Desember hingga Maret. Begitu musim buah datang, pengunjung dari luar kota biasanya memadati jalanan tempat durian, manggis, dan pundung dijajakan. Harganya yang cukup murah membuat pengunjung selalu kembali saat musim buah. Durian, misalnya. Buah ukuran besar bbisa dinikmati dengan harga Rp 4.000 – Rp 5.000. Padahal, jika durian Ngebel itu sudah dibawa turun dan dijajakan di tepi Jalan Ponorogo-Madiun, harganya bisa mencapai dua kali lipat.
“Ngebel memang terkenal dengan durian. Selain murah, durian Ngebel itu enak dan isinya tebal-tebal,” sebut Ny Wiwik memuji durian Ngebel.
Saat musim durian, petani di kawasan Telaga Ngebel bisa tersenyum lebih lebar. Hampir setiap petani memiliki pohon durian di kebunnya. Ini bisa mendongkrak penghasilan keluarga.

Menu lain yang bisa dinikmati disini adalah yaitu ikan Ngogok dan ikan khas telaga lainnya. Ikan ini disantap dengan nasi tiwul, lalapan dan sambal pedas.

Transport

Menuju Telaga Ngebel tidak sulit. Jarak Telaga Ngebel dari kota Ponorogo sekitar 24km kalau dari Madiun sekita 40km. Kendaraan umum siap mengantar dari Terminal Ponorogo  Sub Terminal Jenangan, Ponorogo. Perjalanan dari Ponorogo makan waktu 45 menit. Jika dari Madiun hampir 1 jam tanpa menyentuh kota reog ini. Begitu lepas dari Madiun bisa melalui Mlilir atau Dolopo. Yang disebut terakhir ini adalah daerah surga durian dengan harga murah karena langsung mengambil dari kebun.
Seperti daerah pegunungan lain, sepanjang perjalanan terhampar pepohonan dan pemandangan menyejukkan mata. Dari kejauhan pantulan air telaga tampak berkilauan.

Homestay

Salah satu penginapan yang dekat dengan telaga adalah Pesanggrahan Songgolangit. Penginapan milik Pemkab Ponorogo dan memiliki sepuluh kamar ini disewakan Rp 45.000 – Rp 75.000 per malam.

Other Object in Ngebel Lake Ponorogo

Pletuk Waterfall(Air Terjun Pletuk berada di dusun Kranggan, Jurug kec.Sooko – Ponorogo) dan Selorejo Waterfall(Dari kantor kecamatan Ngebel kita ambil arah ketimur kira-kira 200m. Terus ada petunjuknya mulai dari situ, ikuti jalannya  kira-kira 12km dari danau. Cagar Alam Gunung Picis dan Sigogor(secara administrasi berada di Dusun Toyomerto, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo).


Salam wildlife!Tour kali ini memang hanya sebuah acara penutupan di tahun 2011 dan membuka lembar perjalanan baru di tahun 2012 tapi kali ini memang hanya tour penyambutan tahun baru saja karena memang cuaca sedang tidak memungkinkan untuk mengadakan tour jauh. Waktu malam tahun baru Sueto mengadakan event tahunan(tergantung cuaca)biasanya untuk menikmati keindahan kembang api tahun baru kota Batu Malang dari atas perbukitan bumiaji memang kebetulan teman sueto mempunyai persinggahan di Batu yang bisa digunakan untuk istirahat jadi perjalanan tengah malam paginya kita bisa istirahat jadi tidak terlalu capek karena memang tahun baru pasti ramai sekali jalanan.

Berangkat beranggotakan 5 orang 3 sepeda motor kami berangkat sekitar jam 9 malam dari Sidoarjo menuju Wonoayu itemani hujan deras  sampai melewati kota Mojosari terus arah Pacet…Di Pacet ini kami agak sedikit terhambat dengan arak-arakan anak muda alay seperti geng motor gitu..Karena kami memang lewat jalan pacet agak sedikit kemalaman jadi agak ramai tapi denagan keahlian tertentu kami dapat melewati gerombolan itu..Kemudian lewat pegunungan Cangar disini ditulis 30km arah Batu deketkan cuman jalannya lewat hutan jadi mengendarai motor atau mobil disini harus penuh skill dan mental yang mapan soalnya banyak pohon tumbang kadang-kadang terus tanjakan-tanjakan extreme yang licin karena Suetoclub didukung oleh pengalaman maka mudah saja jalanan dilewati…Hujan deras mulai jadi rintik-rintik kecil yang bakal sangat indah untuk menemani di malam pergantian tahun…Karena memang suhu cuaca memang benar-benar dingin akhirnya kamipun berhenti di post Bumiaji untuk menghangatkan badan, meminum segelas kopi dengan pemandangan indahnya mlalam hari kota Batu dari Bumiaji.

Selagi anak-anak makan, minum, update status bbm, twitter, facebook, whatsapps dan foursquare. Saya sempatkan untuk mengambil sebuah pemandangan dari bukit berikut fotonya.

Setelah pesta kembang api selesasi kami bersiap untuk turun bukit menuju persinggahan melewati BNS dan Jatim Park2 ternyata sudah sepi jalannya jadi bisa mulus ke persinggahan untuk beristirahat menyiapkan tenaga buat perjalanan besok paginya..Paginya terlihat cuaca masih sangat cerah bagus untuk jalan-jalan. Setelah sarapan dan persiapan kami ingin berangkat ke pantai selatan Malang melanjutkan misi menjelajah pantai selatan Malang sebenarnya pantai yang dituju adalah pantai Modangan tapi cuaca ternyata agak siangan sudah tidak mendukung kayaknya. Berangkat dari Batu melewati kota Malang keadaan waktu itu macet banget arah jalan utama akhirnya kami putuskan lewat belakang UIN tembus di pemberhentian pertama Kepanjen setelah dari Kepanjen hujan lagi-lagi jadi teman kita menemani perjalanan menuju ke selatan akhirnya sampai di daerah Donomulyo kelihatannya langit masih tidak bersahabat untuk mengijinkan kami melihat pantai akhirnya kita putuskan untuk memutar kembali lewat lewat waduk Karangkates/ir Sutami..Waktu perjalanan menuju waduk Karangkates ada spot yang bagus saat track menuruni bukit tempat ini bisa menjadi spot bagus untuk berfoto. Karena kondisi waktu itu hujan dan tidak memungkinkan untuk mengambil foto akhirnya kita lewati…

Terus turun kebawah sampai ke bendungan hujan pun semakin deras mau berhenti diwadukkok sudah kadung basah semua akhirnya kami teruskan balik melewati Kepanjen istirahat makan bakso sejenak kemudian sampai kota Malang langsung berwisata kuliner ke Burger Buto!

Kalau pernah makan burger yang besar yang satu ini memang layak dicoba. Nah, di Malang ada sebuah restoran di Jalan Sarangan No. 27 Malang yang menyajikan burger dari keluarga Buto alias Raksasa. Hmm, burger yang bisa dicicipi disini pastinya fresh from the oven, karena roti dan dagingnya diproduksi sendiri oleh rumah makan ini. Yang Istimewa adalah ukurannya yang Luar Biasa Besar, ada tiga pilihan ukuran yang bisa anda pilih, Burger Buto dengan diameter 17cm, ada Buto Long dengan panjang 40cm dan satu lagi yang tidak kalah ekstrim adalah Buto Keceng, dengan lebar yang tidak terlalu besar,cocok dengan lebar mulut kita, dengan panjang 60cm..Wah sekali kelihatannya.

Disana juga ada burger jumbo ukuran kepala orang yang dikenal dengan nama Burger Buto Ijo di Kedai 27, Jalan Sarangan, Malang.Kota Malang sebagai tujuan wisata terbaik 2011 memang banyak menjual wisata kuliner yang unik.

Melihat bentuknya seperti ukuran loyang kue cake pandan wangi diameter sekitar 30 centimeter. Karena namanya Burger Buto Ijo, maka bahan roti dalamnya juga berwarna hijau disesuaikan dengan nama burgernya. Di bagian tengah roti berbentuk lobang seperti kue cake disesuaikan dengan cetakan rotinya. Isi lapisan dalamnya sama dengan burger kebanyakan yaitu berisi daun selada, tomat, timun, mayoinase, daging  burger, dan keju.

Ukurannya cukup untuk dimakan  empat atau lima orang, dan pemesan yang makan di kedai tersebut otomatis disediakan piring kecil dan garpu untuk empat orang. Harga tidak mahal cukup Rp 27.500 bisa dimakan empat orang sehingga jatuhnya harga per orang hanya sekitar Rp 7.000. Ditambah telur harga burger buto ijo menjadi Rp 35.000.

Rasanya seperti burger biasa terasa gurih keju, manis saos tomat dan pedas cabe, isinya seperti kebanyakan campuran rasa saos tomat, keju dan daging sapi burger. Meski roti burgernya ukuran besar isinya perlengkapan burgernya cukup mengelilingi isi roti.

Jenis burger yang dijual  ukuran  lainnya adalah burger long bentuknya lebar dan panjang harga Rp 11.500; burger keceng ukuran rotinya kecil panjang kayak ular harga Rp 11.500; dan burger buto ukuran bundar sedang sebesar piring kecil harga Rp 10.000.

Semua jenis burger isinya sama jenisnya hanya burger keceng isinya daging cincang karena terlalu besar kalau diisi lapisan daging burger yang berbentuk bulat. Semua roti diproduksi sendiri karena ukuran rotinya spesial tidak memungkinkan diproduksi pabrik roti lain.

Kedai yang terletak di pojokan jalan ini sengaja diberi nama Kedai 27 karena lokasi kedainya bernomor rumah 27 di  Jalan Sarangan, Malang. Kedai 27 telah beroperasi di Malang selama sembilan tahun tetapi menu burger buto ijo ukuran jumbo baru terinovasi empat tahun terakhir.

Jam operasional buka kedainya mulai pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB. Tetapi khusus menu burger jumbo buto ijo selalu cepat habis. Pada hari libur menu tersebut pada pukul 16.00 WIB sering sudah habis. Penulis juga mengalami kehabisan burger buto ijo ketika pesan untuk dibawa pulang.

Menu lain di kedai ini  ada bermacam-macam nasi bakar dengan lauk unik seperti kikil sapi seharga Rp 10.000, ceker ayam hanya Rp 6.000, dan nasi bakar tempe tahu penyet hanya Rp 5.000 sangat cocok buat kantong mahasiwa di kota pelajar ini. Menu lain yang sempat kami coba adalah bebek goreng resep ibu sama ayam gorengnya juga harganya di kisaran Rp12.000-an.

Kebanyakan pengunjungnya anak muda yang suka nongkrong. Banyak remaja yang sengaja merayakan ulang tahun di tempat ini. Kapasitas kursi sekitar  80 orang. Kursi kayu dan meja persegi disusun berdempetan sehingga terlihat suasana ruangan sesak kalau ramai pengunjung. Waktu kami kesana kebetulan lagi hujan jadi suasana di kedai burger agak renggang tidak seramai biasanya karena banyak orang yang memesan dibawa pulang yang paling sering dibawa pulang biasanya burger keceng karena pembungkusnya mirip pembungkus lampu neon jadi terlihat unik dan burger buto spesial.

Kalau lagi ramai pemesanan di kedai burger 27 ini bisa sampai setengah jam tapi waktu itu kita lagi sibuk foto-foto jadi gak kerasa..Untuk rasa tidak terlalu eneg dan membosankan karena memang isinya bakal sedikit berbeda dengan burger pada umunya. Tapi yang pastinya kita rasakan adalah murah dan kalau mau makan kenyang ya di burger buto. So tunggu perjalanan-perjalanan kuliner Sueto berikutnya.

Info mengenai Burger Buto :

Location
Hours
Tue – Thu: 11:30 21:00
Fri: 00:30 21:30
Sat – Sun: 11:30 21:00
About
Burger Buto kedai 27
Description
Burger Buto : burger dengan diameter 17cm:Rp.10.000,-
Burger Long : burger dengan panjang 40cm:Rp.11.500,-
Burger Keceng : burger dengan diameter 60cm:Rp.13.000,-
Parking
Car park
Email
burgerbuto@yahoo.com
Phone
Website
Facebook : Burger Buto
Twitter : Burgerbuto
%d blogger menyukai ini: