Archive for Januari 26, 2012



Bentuk dan karakter CAVE yang berbeda-beda, dan perbedaan itu menyebabkan metode untuk memasuki gua itu berlainan. Ada yang memanjat, memakai tali, dan bahkan ada yang berenang. Tetapi ada juga gua yang mudah di masuki karena jalan masuk gua tersebut telah di bangun dengan rapi dan baik. Selayaknya wisata gua. Beberapa penggemar olah raga ini ada yang datang ke gua untuk mengabadikan keindahan dan keajaiban gua, baik dekorasi guanya maupun beberapa hewan yang ada di dalam gua itu. Untuk tujuan itu, datanglah dengan membawa seperangkat alat foto.

Sebelum mengenal teknik untuk menjelajah gua kita harus mengenal beberapa medan/tipe gua yang berbeda agar dapat mengaplikasikan teknik dan mempersiapkan segalanya sesuatunya sehingga lebih matang.

Berikut beberapa struktur medan dalam gua :

Medan Horizontal

Medan gua horizontal sangat bervariasi, mulai padalorong – lorong yang dapat dengan mudah ditelusuri, sampai lorong yang membutuhkan teknik khusus untuk dapat melewatinya.a. Lumpur
Lorong yang berlumpur dapat dengan mudah kalau lumpur tersebut tidak terlalu tebal. Jika setinggi lutut bahkan sampai perut, untuk melewatinya kita bergerak dengan posisi seperti berenang, agar mudah bergerak dan hemat tenaga.b. Air
Untuk kondisi gua yang berair, terutama untuk gua yang belum pernah dimasuki kita tidak mengetahui kedalaman air dan kondisi bawah air, untuk itu kita harus mengetahui kedalaman dan kondisi bawah air, untuk itu kita harus mengetahui prosedur dan mempunyai fasilitas pendukung.

Syarat utama untuk melewati lorong berair adalah harus bisa berenang. Tetapi dengan kondisi lorong yang serba terbatas, teknik berenang dalam gua berbeda dengan berenang di luar gua. Karena di sini kita memakai pakaian lengkap, sepatu boot bahkan mungkin membawa beban yang cukup berat.

Pembagian team juga harus disesuaikan. Leader tidak boleh membawa beban berat, karena membuat lintasan dan mempelajari kondisi medan. Dalam kondisi tertentu kita menggunakan pelampung bahkan perahu karet terutama untuk lorong yang panjang dan berair dalam.

Ada juga lorong yang hampir semua dipenuhi air dan hanya ada sedikit ruangan yang tersisa. Untuk melewatinya kita harus melakukan Ducking (menengadah).
Berbagai macam teknik penelusuran gua horizontal (TPGH):
– Duck Walking yaitu jalan jongkok dengan satu tangan dijulurkan ke depan.
– Crawling yaitu bayi yang merangkak
– Belly crawling yaitu merangkak,seluruh badan menempel ke tanah
– Crouching yaitu jalan jongkok
– Squeezing yaitu merayap dengan lorong yang sempit
– Bear Walking yaitu mirip posisi merangkak hanya saja posisi kaki lurus

Medan VertikalDalam penelusuran gua terkadang kita menjumpai lorong yang terletak di atas kita. Atau bahkan entrance / mulut gua berupa sumuran. Untuk dapat meneruskan penelusuran kita perlu menggunakan teknik-teknik Climbing. Seperti penggunaan pengaman sisip dan bor tebing untuk membuat lintasan. Yang membuat lintasan adalah Leader / Rigging man kemudian anggota yang lain melewatinya dengan menggunakan SRT. Untuk melakukan free climbing dilakukan pada kondisi medan seperti ;
– Aliran air yang deras dan kita tidak mengetahui kedalamannya
– Gua yang berbentuk celah dan menyempit pada bagian dasarnya (crack)
– Sungai yang besar atau danau yang dalam
– Pemasangan lintasan pada air terjun
– Melewati Calcite Floor

Setelah memahami beberapa medan dalam gua kita lanjutkan ke pemahaman teknik penulusuran dalam gua. Sebenarnya, dalam olah raga menyusuri gua ini ada 6 spesialisasi yang dikenal dan berkembang di seluruh dunia, yaitu:

Single Rope Technique ( SRT )

adalah teknik yang dipergunakan untuk untuk menelusuri gua-gua vertikal dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-edan vertikal. Berbagai sistem telah berkembang sesuai dengan kondisi medan di tempat lahirnya masing-masing metode. Namun yang paling banyak dipergunakan adalah Frog Rig System.
Teknik yang lain adalah: Rope walker, Texas Rig, Jumaring, Mitchele System, Floating cam system.

Sistem Frog Rig menggunakan alat:
1Seat harness, dipergunakan untuk mengikat tubuh dan alat-alat lain. Dipasang di pinggang dan pangkal paha. Jenis-jenisnya adalah: Bucklet, Avantee, Croll, Rapid, dan Fractio. Keeratan pemakaian seatharness tergantung kebiasaan.

2.Chest Ascender, dipergunakan untuk memanjat (menaiki) lintasan atau tali dipasang di dada. Dihubungkan ke Delta MR oleh Oval MR

002.JPG

3Hand Ascender, dipergunakan untuk memanjat (menaiki) lintasan atau tali di tangan. Di bagian bawah dipasang descender, tempat digantungkannya foot loop dan cows tail.

4Descender, dipergunakan untuk menuruni tali. Ada beberapa jenis descender: Capstand (ada dua macam: Simple Stop dan Auto Stop), Whaletale, Raple Rack (ada dua macam: Close Rack dan Open Rack), Figure of Eight, dan beberapa jenis lagi yang prinsip kerjanya sama dengan figure of eight.

5Mailon Rapid,ada dua macam Mailon Rapid (MR), yaitu: Oval MR untuk mengaitkan Chest Ascender kepada Delta MR. Delta MR sendiri adalah untuk mengkaitkan dua loop Seat Harness dan tempat mengkaitkan alat lain seperti Descender berikut Carabiner sebagai friksinya dan Cowstail.

6Foot loop , dicantolkan ke karabiner yang terhubung ke hand ascender. Berfungsi sebagai pijakan kaki. Ukuran dari foot loop harus tepat seperti gambar diatas. Hal ini sangat mengurangi kelelahan pada waktu ascending di pitc-pith yang panjang.

003.JPG

7Cows tail, memiliki dua buah ekor. Satu terkait di Hand Ascender, dan satu lagi bebas, dipergunakan untuk pengaman saat melewati lintasan-lintasan intermediate, deviasi, melewati sambungan, tyrolean, dan traverse.

8. Chest harness, untuk melekatkan Chest Ascender agar lebih merapat ke dada. Sehingga memudahkan gerakan sewaktu ascending normal, atau pada saat melewati sambungan tali. Chest harness lebih baik jika dapat diatur panjang pendeknya (adjustable), sehingga memudahkan pengoperasian, terutama apabila terjadi kasus dimana Chest Ascender terkunci di sambungan atau simpul, atau pada saat rescue.

Teknik-teknik yang harus dipelajari untuk SRT adalah ascending dan descending dengan penguasaan melewati jenis-jenis lintasan dan medan.

~1. Melewati intermediate anchor

~2. Melewati deviation anchor

~3. Melewati sambungan tali

~4. Melewati lintasan tyrolean, menggunakan satu tali dan dua tali.

~5. Meniti tali dengan medan slope (miring).

*Ascending

004.JPG

~Perhatikan gerakan telapak kaki ketika sedang ascending.

005.JPG

Gerakkan telapak kaki untuk menjepit tali dengan telapak kaki. Cara pertama adalah menjepit tali menggunakan bagian dalam pergelangan kaki dengan bagian luar telapak kaki. Cara kedua adalah menjepit tali dengan kedua telapak kaki ketika melakukan gerakan berdiri. Ketika mengangkat kedua kaki, kedua telapak kaki dibuka.

Climbing

Climbing digunakan bila kamu ingin mencari jalan pintas baru untuk turun atau naik gua. Untuk menggunakan teknik ini kamu harus menggunakan tali pengaman agar tidak terjatuh.

Digging

Sama dengan climbing, metode digging juga dipakai untuk mencari jalan baru. Hanya, metode digging dipakai secara teratur dan dalam kurun waktu yang cukup lama, bisa mingguan, bulanan atau bahkan tahunan. Peralatan dan metode yang dipakai dalam penggalian itu pun sangat bervariasi. Kadang – kadang harus disertai dengan kemah di dalam gua.

Cave Diving

Jika kamu mendapatkan bagian gua yang dipenuhi dengan air maka kamu harus menggunakan metode diving. Jika yang terendam air hanya sebagian kecil dari gua, kamu dapat melakukan penyelaman bebas, tanpa peralatan apa pun. Soalnya, metode itulah yang paling praktis. Namun, bila bagian gua yang tergenang air itu cukup banyak dan jauh, misalnya sampai beberapa kilomter maka kamu harus melakukan penyelaman yang disertai dengan peralatan yang lengkap. Namun, penggemar olah raga Caving yang memilih spesialisasi ini sangat sedikit.

Cave Photography

Spesialisasi inilah yang paling populer di kalangan pecinta penelusuran gua. Kamu datang ke gua dengan bekal kamera kemudian mencari lokasi yang paling indah untuk diabadikan. Hasilnya, bisa kamu publikasikan lewat buku – buku atau majalah.

Cave Art

Metode ini merupakan pengembangan dari rasa ketertarikan orang terhadap keindahan gua.

*PERHATIAN:
~Latihan ini harus dilakukan mengunakan peralatan yang mutu dan kekuatannya memenuhi standar.
~Latihan harus dibawah pengawasan oleh ahli.
~Berlatihlah pada ketinggian yang tidak terlalu tinggi.
~Cegahlah latihan yang dapat merusakkan alat: membebani alat melebihi beban normal, beban dengan arah abnormal, menggunakan alat tidak sesuai dengan manual book-nya. Latihan yang dilakukan dengan menggunakan alat-alat alternatif, harus masih dalam tingkat aman.
~Pernah melakukan latihan teknik tertentu bukanlah jaminan bahwa kita sudah menguasai teknik tersebut.
~Berlatihlah satu teknik sampai lancar tanpa hambatan dan kesalahan sebelum berlatih teknik yang lain.
~berlatihlah dengan selalu ditemani oleh orang lain yang juga memahami SRT.
~Berniatlah berlatih untuk menolong orang lain dan diri sendiri.
~Hindarilah terjadinya kecelakaan di gua untuk orang lain maupun diri sendiri.

Video

Iklan

Jika Anda suka menyelam dan berpetualang di bawah laut, sempatkan datang ke Pulau Menjangan. Ini adalah pulau yang berada dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dengan sekitar 6000 Hektar. Wisata perairan di sekitar pulau ini yang menjadi tujuan para pelancong, karena panorama bawah lautnya yang sangat indah. Tahukah Anda, keindahan panorama bawah laut Pulau Menjangan merupakan salah satu yang terindah di dunia.

Nih Petanya

Karang-karangnya tersusun menyerupai terasering dan menempel di dinding hingga kedalaman 50 meter. Ada karang biru, karang meja dan berbagai jenis karang lain yang dilindungi pemerintah. Konon, keindahan panorama bawah laut di kawasan ini tak kalah dibanding panorama bawah laut di Karibia.

Pulau menjangan merupakan pulau kecil tanpa penghuni,dengan luas kurang lebih 175 hektar terdiri dari karang, batu batuan vulkanik serta tanah vulkanik hitam. Sesuai dengan namanya pulau ini dahulu terkenal dengan hewan menjangan (Cervus Timorensis). Pulau ini menawarkan potensi keindahan laut sekitarnya yang sangat cocok untuk kegiatan rekreasi serta olah raga air seperti : Snorkeling dan Scuba Diving. Keindahan alam bawah lautnya sangat menarik karena kita dapat menemukan terumbu karang serta flora dan fauna laut yang berwarna warni. Dengan kondisi air laut yang tenang dan panorama teluknya sangat mempesona. Kehidupan bawah laut yang sangat mempesona dengan berbagai jenis ikan laut hias yang hanya ditemukan dibeberapa daerah saja di dunia. Hampir sekitar 59% dari nilai eksport ikan hias Indonesia berasal dari Pulau Menjangan.sangat cocok untuk melepas pengat dari keramaian kota.

Tak heran, sudah sejak lama kawasan ini menjadi ajang aktivitas menyelam para wisatawan asing. Biasanya, para wisatawan itu menyeberang ke Pulau Menjangan pada pagi hari dan kembali ke Pulau Bali pada sore hari. Menggunakan perahu motor, menyeberang ke Pulau Menjangan dari Pulau Bali atau sebaliknya, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Setidaknya terdapat 5.000 wisatawan yang berkunjung ke Pulau Menjangan setiap bulannya. Sebagian besar dari mereka adalah wisatawan asing asal Eropa seperti Belanda dan Prancis. Sebagian lainnya adalah turis asal Asia seperti Korea dan Jepang. Wisatawan domestik? Hanya sesekali saja terdapat rombongan wisatawan lokal yang berkunjung ke sana. Mereka biasanya tidak menyelam, melainkan hanya menikmati keindahan bawah laut dari atas perahu.

Mereka yang ingin menyelam di perairan Pulau Menjangan namun khawatir tersesat di bawah laut karena tidak mengenal medan, bisa menyewa pemandu menyelam yang sudah berpengalaman.

Di Pulau Menjangan setidaknya ada delapan site penyelaman antara lain pos pertama yang telah kita kunjungi, Cave Point, Pos 2, Bat Caves, Tenple Slopes, Coral Garden, Anker Wreck, dan Eeel Garden yang berurutan dari barat daya pulau tersebut mengelilingi pulau. Dengan persediaan oksigen terbatas, menyelam sehari tidak akan cukup menjelajah semua tempat tersebut.

Kembali ke lokasi penyelaman, tempat lain yang sering dikunjungi turis adalah Wreck Point dimana terdapat bangkai kapal bekas perang dunia kedua di lokasi ini. Kapal tersebut berada di sebelah utara pulau sehingga lebih dalam, sekitar 40 meter, dan arusnya lebih besar. Penyelam yang menikmati tempat ini biasanya yang kemampuan menyelamnya sudah tinggi. Pemandangan eksotis di tempat ini adalah berbagai terumbu karang yang menempel pada dinding bangkai kapal.

Selain Wreck Point, lokasi lain yang bisa dkunjungi adalah Garden Eel yang terkenal karena belut lautnya. Hal yang paling asik di point ini adalah gorgonian alias kipas laut. Selain itu point ini juga cocok untuk diver pemula karena arusnya yang tidak terlalu besar dan permukaan yang tidak curam. Berbeda misalnya dengan pos satu di selatan Pulau Menjangan yang sedikit datar lalu ada dropp off alias dinding curamnya. Point ini berada di bagian barat laut Pulau Menjangan. Kalau mau langsung dari pos pertama akan mudah karena hanya perlu waktu sekitar 10 menit dengan perahu.

Berikut spot diving di pulau Menjangan

Jika enggan menyelam, wisatawan bisa melakukan snorkeling untuk menikmati keindahan penarama bawah laut. Puas menyaksikan keindahan alam bawah laut, wisatawan bisa menghabiskan waktu sembari duduk-duduk, berenang, atau mandi di tepi pantai pulau yang tak berpenghuni ini.

Sesuai dengan namanya, pulau ini memang dihuni banyak menjangan. Saat bersantai di pulau ini, jangan kaget bila tiba-tiba muncul hewan bertanduk dari balik semak. Itu dia menjangan. Dulu, populasi menjangan di pulau ini cukup banyak. Namun akibat perburuan yang dilakukan sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab, populasi menjangan di pulau ini, menyusut.. Pemerintah agaknya menyadari hal itu. Konservasi yang dilakukan pemerintah terhadap Pulau Menjangan dengan memasukkannya ke dalam zona TNBB, merupakan langkah untuk melindungi habitat menjangan dari kepunahan.

Tak hanya terumbu karang dan menjangan. Taman Nasional Bali Barat juga dikenal sebagai habitat burung jalak bali atau jalak putih. Dulu, ratusan burung berbulu putih dan bermata biru itu menghuni kawasan hutan di TNBB. Namun, lagi-lagi karena ulah tangan-tangan jahil, burung yang harganya bisa mencapai Rp 50 juta per ekor tersebut diburu dan kini musnah. Beruntung, masih ada tempat penangkaran jalak bali yakni di Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Menyambangi wilayah paling barat Pulau Bali, jangan pula melewatkan objek wisata air panas di Desa Sumber Kima. Wisatawan lokal dari berbagai daerah di Bali sering melancong ke sana, khusus untuk mandi air panas yang keluar dari mata air alami. Konon, air panas ini bisa mengobati sejumlah penyakit. ”Saya secara rutin, terutama setiap liburan sekolah, datang untuk mandi di sini bersama anak-anak dan anggota keluarga,” kata Wayan Tirta, warga asal Kabupaten Buleleng.

Menyambangi wilayah paling barat Pulau Bali, jangan pula melewatkan objek wisata air panas di Desa Sumber Kima. Wisatawan lokal dari berbagai daerah di Bali sering melancong ke sana, khusus untuk mandi air panas yang keluar dari mata air alami. Konon, air panas ini bisa mengobati sejumlah penyakit. ”Saya secara rutin, terutama setiap liburan sekolah, datang untuk mandi di sini bersama anak-anak dan anggota keluarga,” kata Wayan Tirta, warga asal Kabupaten Buleleng.

Puas berendam di air panas, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke arah timur sekitar 10 km untuk mencapai Pura Pulaki. Di sini, ratusa kera siap menyambut kedatangan Anda. Kera-kera itu jinak dan sangat akrab dengan wisatawan yang datang. Hanya saja, jangan terlena oleh sikap jinak mereka. Sebab, di balik gayanya yang ramah dan jinak, mereka ternyata suka usil seperti membuka pengunci tas atau menjambret perhiasan.

Mengingat wilayahnya yang luas, perlu waktu setidaknya satu hari untuk menikmati tempat-tempat menarik di Bali bagian barat ini. Tak perlu risau, jika Anda harus menginap. Banyak hotel dan hotel melati yang bisa dipilih sebagai tempat bermalam. Tarifnya relatif murah, bisa ditawar pula. Jika Anda berniat melanjutkan perjalanan ke Bali Timur seperti Denpasar atau Ubud, sebaiknya menginap di Negara, ibukota Kabupaten Jembrana. Di kota ini, tersedia pilihan penginapan yang lebih bervariasi. Anda juga bisa dengan mudah mencari pengisi perut, baik untuk makan malam maupun sarapan.

Transportasi

Untuk sampai ke tempat menyelam di Pulau Menjangan, wisatawan bisa langsung ke Labuhan Lalang yang menjadi tempat penyeberangan. Lokasinya sekitar 10 kilometer sebelah utara Pelabuhan Gilimanuk. Masuk ke lokasi penyeberangan ini, wisatawan dikenakan retribusi Rp 2.500 per orang dan dapat menyewa perahu seharga Rp 250 ribu selama lima jam.

Perahu ini bisa mengangkut maksimal 12 orang penumpang. Yang khas dari perahu ini adalah, bagian geladaknya dibuat dari kaca sehingga wisatawan bisa menikmati panorama bawah laut dari atas perahu. Desain ini disiapkan untuk wisatawan yang enggan menyelam, namun ingin menikmati panorama bawah laut.

Penginapan

Jika anda ingin memuaskan diri menyelam disini, sebaiknya anda menginap di sekitar pulau menjangan ini. Anda bisa menginap di Gilimanuk, di Pantai Pemuteran atau di Pantai Lovina. Sudah banyak penginapan dan hotel disini dari harga murah sampai kelas hotel Bintang.

Oh iya kemana-mana kebersihan alam seharusnya tetap dijaga tempat seindah apapun akan jadi kotor kalau kelestariannya tidak dijaga. Bagi para Touringer tetap menjunjung tinggi Greentour kemanapun kita berada. Salam Wildlife from Sueto.

Videonya :

Polusi di Pulau Menjangan

Diving Spot

Pulau Menjangan dari laut

Bisa mampir ke link ini untuk paket perjalananya 🙂 https://suetoclub.wordpress.com/2014/01/03/t-boss-tour-and-travel-partner-promotion-packet-2014/


                   

Masih ingat tentang Honda EV-NEO Scooter yang sempat diperkenalkan pada ajang Sydney Motorcycle Show pada 25-27 November 2011 lalu? Ya, Honda Jepang ternyata kembali menelurkan prinsip motor yang sama lewat Honda Benly 110. Dirancang khusus untuk menjadi kendaraan pengantar barang, Honda Benly 110 kini hadir dengan desain unik tapi memiliki mesin yang cukup bertenaga.

Dikutip dari laman Motorplus beberapa waktu lalu, Honda Jepang baru-baru ini meluncurkan sebuah motor khusus bagi pelanggannya yang bergerak di bisnis pengiriman barang. Dengan desain motor mirip Honda Scoopy di di Indonesia, Honda Benly 110 dilengkapi oleh keranjang barang di depan, serta sebuah jok khusus untuk menaruh boks atau semacamnya.

Tapi jangan salah, meski terkesan memiliki desain yang imut, motor ini cukup bertenaga loh. Sesuai dengan nama yang diusung, Honda Benly menggendong mesin 110cc yang sama diterapkan pada Honda Spacy di Indonesia. Motor yang memiliki mesin 4-tak satu silinder SOHC, ini juga sudah dilengkapi oleh teknologi injeksi yang dijamin irit bahan bakar.

Meski sama-sama dibangun dengan tujuan ramah lingkungan, Honda Benly 110 berbeda dengan Honda EV-NEO yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya. Honda Benly 110 masih menggunakan bahan bakar bensin berkapasitas tangki hingga 10 liter dan dipercaya mampu menempuh 530 km.

Skuter pengiriman barang bergaya retro ini dikabarkan dibanderol dengan harga sekitar Rp 28 jutaan di Jepang. Dengan tiga pilihan warna (biru, putih, dan putih-cokelat), Honda Benly 110 sepertinya hanya akan mengisi pasar lokal di Jepang.


Di tengah persiapan Honda untuk menggenjot motor-motor skuter matik yang akan dipasarkan di Tanah Air pada 2012 mendatang, majalah Young Machine di Jepang merilis gambar yang diperkirakan sebagai bentuk dari New Honda CBR400R.

Seperti dilaporkan laman Motomalaya beberapa waktu lalu, kehadiran New CBR400R akan menjadi pelepas dahaga para biker dengan kapasitas mesin kelas menengah. Biasanya kebanyakan para manufaktur motor memproduksi motor dengan kapasitas mesin 250cc, 600cc, dan 1000cc sebagai line up mereka.

Scoop Honda CBR 400R : Leaks from Young Machine

Sebelumnya, motor 400cc memang tengah diproduksi sejak terjadinya pembatasan dalam lisensi bagi mereka yang ingin motor berkapasitas 500cc ke atas di Eropa. Jadi, motor 400cc ini dibuat sebagai alternatif atas pembatasan kapasitas mesin motor tersebut.

Jika dilihat dari gambar, New Honda CBR400R memiliki bentuk lampu depan yang mirip dengan Honda CBR1000RR, tapi dalam balutan stripping merah dan putih. Meskipun belum banyak informasi yang didapat pada majalah tersebut, superbike ini rencananya akan diproduksi di Thailand dan punya peluang untuk dipasarkan juga di Tanah Air.

Sebagaimana kita tahu, pabrik Honda di Thailand kini memang sudah ditasbihkan menjadi pabrik yang akan menjadi penyalur motor-motor ke Asean. Jika benar motor ini akan masuk dapur produksi, maka New Honda CBR400R ini akan memiliki tenaga menengah, lebih ringan, dan tentunya dengan harga yang lebih rendah.


  

Telaga ngebel Ponorogo adalah salah satu tempat wisata yang menjadi andalan kota Ponorogo adalah telaga ngebel ( tlogo ngebel ). Danau yang memiliki daya pikat tersendiri bagi warga sekitar dan wisatawan yang mengunjunginya. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di danau ini, seperti berkemah, bertamasya, dan kegiatan lainnya.

Objek wisata air ini terletak 24 km ke arah timur laut menuju Ponorogo dari arah utara. Kawasan ini memiliki panorama menarik. Berada di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian 734 meter dpl, udara terasa sejuk. Suhu rata-rata 22-23 derajat Celcius. Ditambah dengan uap air yang menyegarkan suasana, orang akan betah berlama-lama di sini.

History

Konon cerita awal mula terbentuknya danau ngebel adalah penjelmaannya seekor naga, yang konon naga itu penjelmaan dari keris empu yang terkenal pada masa itu. Ketika sang naga meminta pengakuan kepada sang empu bahwa dia adalah anaknya, karena sang empu mengetahui bawasanya naga itu adalah penjelmaan keris pusaka, maka sang empu memberikan syarat kepada naga itu. Apakah syratnya, hemmm syaratnya adalah jika sang naga dapat melingkari gunung wilis denga tubuhnya, maka diakuinya dia menjadi anaknya.

Ternyata dibalik syarat yang diberikan sang empu kepada naga ada tipu daya. Karena sang naga tidak dapat melingkari gunung wilis dengan tubuhnya, maka dia menjulurkan lidahnya. Nah disinilah tipu daya itu. ketika sang naga menjulurkan lidahnya, tiba-tiba sang empu memotong lidah itu. Apa gerangan yang terjadi? Berubahlah lidah sang naga menjadi keris pusaka, sedang sang naga sendiri menjelma menjadi seorang anak yang bernama BARUKLINTING.

Disinilah awal permulaan ceritamya, tatkala sang naga telah menjelma jadi manusia, dia merasakan kelaparan yang amat sangat. Disaat itu bersamaan dengan adanya pesta dari seorang perempuan yang kaya raya. Ketika Baruklinting meminta makanan dipesta itu, bukan makanan yang didapat, akan tetapi diusir dan dimaki habis-habisan dia oleh sang perempuan kaya.

Baruklinting sakit hati dengan perlakuan yang diterimanya. Saat Baruklinting akan pergi dari desa itu, rasa laparnya belumlah hilang, ketika itu ada seorang nenek lewat dan memberinya makanan(mbok rondo). Baruklinting senang sekali karena rasa laparnya kini telah hilang oleh pertolongan mbok Rondo. Karena rasa sakit hatinya pada penduduk desa dan si perempuan kaya yang telah memaki dan mengusirnya, dia mempunyai rencana untuk membalasnya. Ketika rencana tersebut akan dilaksanakan, berpesanlah Baruklinting pada mbok rondo untuk mempersiapkan lesung(alat untuk menumbuk padi yang bentuknya seperti prahu) dan entong kayu(alat untuk mengambil nasi).

Berangkatlah Baruklinting kedesa itu, diadakannya sayembara, yang isinya: barang siapa dapat mencabut kayu yang saya tancapkan ini, maka saya akan meninggalkan desa ini. Semua penduduk desa mencobanya satu persatu, tapi apa gerangan yang terjadi? Tak ada satupun yang dapat mencabutnya. Ketika para penduduk desa tak sanggup mencabutnya, dicabutnya sendiri kayu itu. Apa gerangan yang terjadi? Keluarlah air yang deras dari bekas tancapan kayu itu. Tak sorangpun dapat menghentikan alirannya, terjadilah bencana air bah, tenggelamlah para penduduk desa itu, tak seorangpun selamat, kecuali Mbok Rondo sang dewi penolong Baruklinting, dengan menaiki lesung, sesuai amanat dari Baruklinting. Maka jadilah danau desa tersebut, yang sekarang dipanggil dengan sebutan Danau Ngebel. Legenda Telaga Ngebel, terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo selain tarian Reog khas Ponorogo .

Danau ini masih asri dan indah dengan pemandangan alam yang menajubkan. Dibalik keindahan danau ini menyimpan mitos yang sangat luar biasa hingga danau ini tetap tentram dan sejuk serta indah. Selalu tampak lenggang dan sedikit menyeramkan.

Activity in Ngebel Lake

Telaga dengan luas permukaan 1,5 km dan dikelilingi jalan sepanjang 5 km ini menjadi sumber ikan bagi penduduk setempat. Keramba dipasang berderet-deret di telaga. Setiap pagi dan sore, para pemilik keramba sibuk memberi makan ikan. Jumlah keramba yang terhampar di sini sekitar 900 yang dikelola 12 kelompok. Ikan yang ditanam adalah nila, wader, dan mujair.

Bagi yang tidak memiliki keramba, telaga ini menjadi tempat memancing yang menyenangkan. Aktivitas memancing banyak dilakukan sore hari. Biasanya mereka duduk di tepi telaga berlama-lama sambil menunggu kail-kail yang dipasang dimakan ikan.

Ingin melihat keramba dari dekat banyak caranya salah satunya mengitari telaga lewat jalan darat yang ada di sekeliling telaga cukup menyenangkan. Tetapi cobalah berkeliling dengan bus air. Ada dua bus air dengan kapasitas 20 penumpang yang siap mengantar mengelilingi telaga, melihat keramba dari dekat. Tarif naik bus air relatif murah. Dengan Rp 5.000 per orang, pengunjung bisa berkeliling menyusuri keluasan danau selama 30 menit.

Gandi, 47, pengemudi bus air di Telaga Ngebel menjelaskan, untuk memberangkatkan perahu yang disupirinya ada syarat khusus. Jika jumlah penumpang di di bawah sepuluh orang, maka bus air belum diberangkatkan. Jika penumpang tak sampai sepuluh orang, pendapatannya terlalu kecil.
“Boleh di bawah sepuluh orang, tetapi penumpang harus membayar lebih. Sekali jalan, minimal Rp 50.000 ribu,” kata Gandi.

Yang tak ingin segera beranjak dari telaga dan ingin menikmati malam di tepi telaga, pengunjung bisa menghabiskan malam di penginapan. Memang hotel atau penginapan belum sebanyak di Telaga Sarangan tetapi cukup menyenangkan jika membawa keluarga menginap. Salah satu penginapan yang dekat dengan telaga adalah Pesanggrahan Songgolangit.

Setiap akhir pekan jumlah pengunjung mencapai 2.500. Ini jumlah yang rendahh dalam perhitungan Pemkab Ponorogo melalui Dinas Pariwisata dan Seni.
“Kami terus berkampanye untuk mengembangkan wisata Telaga Ngebel. Imej saat ini, Telaga Ngebel angker, padahal tidak. Kami juga melibatkan 40 pamuda desa di dekat telaga untuk menjadi pemandu wisata,” kata Suhardjiman Darwanto, Kepala Seksi Rekreasi Dinas Pariwisata dan Seni Ponorogo.
Selain itu, saat hari-hari libur nasional, di Telaga Ngebel diadakan panggung terbuka. Harapannya, dengan adanya panggung terbuka, maka jumlah pengunjung meningkat.

Kuliner

Di sekitar telaga ini ada lima warung yang menjajakan ikan bakar. Yang membuat nikmat, ikan yang dibakar adalah ikan tangkapan dari telaga. Mereka baru membakar ikan jika ada yang memesan. Pengunjung boleh memilih ikan yang dikehendaki. Sambil menunggu ikan dibakar pengunjung bisa duduk mencangkung menikmati hembusan angin di telaga. Bau masakanan ikan bakar menusuk hidung dari dapur pun mengundang perut yang lapar. Sekitar sepuluh menit kemudian, hidangan ikan nila bakar pun tersaji lengkap dengan sambal dan lalapan plus nasi. Tak ada yang mengalahkan rasa nikmat makan di alam terbuka dengan seporsi ikan bakar segar. Harga yang dipasang pun tidak mahal. Satu prosi nila bakar Rp 5.000. “Bumbu ikan bakar, ya seperti memasak ikan bakar umumnya. Namun, kami memiliki resep khusus supaya rasanya lebih lezat,” tutur Ny Ani, salah satu pemilik warung ikan bakar di tepi Telaga Ngebel yang terkenal karena ikan bakarnya gurih dan sambalnya pas di lidah.

Berkunjung ke Telaga Ngebel, rasanya tidak cukup hanya menikmati keindahan alam dan sajian ikan bakar nila. Telaga Ngebel memiliki potensi pertanian dan perkebunan sebagai penghasil buah-buahan. Di sini bisa dijumpai durian, manggis, dan pundung. Buah-buahan itu bisa dijumpai saat musim penghujan atau sekitar bulan Desember hingga Maret. Begitu musim buah datang, pengunjung dari luar kota biasanya memadati jalanan tempat durian, manggis, dan pundung dijajakan. Harganya yang cukup murah membuat pengunjung selalu kembali saat musim buah. Durian, misalnya. Buah ukuran besar bbisa dinikmati dengan harga Rp 4.000 – Rp 5.000. Padahal, jika durian Ngebel itu sudah dibawa turun dan dijajakan di tepi Jalan Ponorogo-Madiun, harganya bisa mencapai dua kali lipat.
“Ngebel memang terkenal dengan durian. Selain murah, durian Ngebel itu enak dan isinya tebal-tebal,” sebut Ny Wiwik memuji durian Ngebel.
Saat musim durian, petani di kawasan Telaga Ngebel bisa tersenyum lebih lebar. Hampir setiap petani memiliki pohon durian di kebunnya. Ini bisa mendongkrak penghasilan keluarga.

Menu lain yang bisa dinikmati disini adalah yaitu ikan Ngogok dan ikan khas telaga lainnya. Ikan ini disantap dengan nasi tiwul, lalapan dan sambal pedas.

Transport

Menuju Telaga Ngebel tidak sulit. Jarak Telaga Ngebel dari kota Ponorogo sekitar 24km kalau dari Madiun sekita 40km. Kendaraan umum siap mengantar dari Terminal Ponorogo  Sub Terminal Jenangan, Ponorogo. Perjalanan dari Ponorogo makan waktu 45 menit. Jika dari Madiun hampir 1 jam tanpa menyentuh kota reog ini. Begitu lepas dari Madiun bisa melalui Mlilir atau Dolopo. Yang disebut terakhir ini adalah daerah surga durian dengan harga murah karena langsung mengambil dari kebun.
Seperti daerah pegunungan lain, sepanjang perjalanan terhampar pepohonan dan pemandangan menyejukkan mata. Dari kejauhan pantulan air telaga tampak berkilauan.

Homestay

Salah satu penginapan yang dekat dengan telaga adalah Pesanggrahan Songgolangit. Penginapan milik Pemkab Ponorogo dan memiliki sepuluh kamar ini disewakan Rp 45.000 – Rp 75.000 per malam.

Other Object in Ngebel Lake Ponorogo

Pletuk Waterfall(Air Terjun Pletuk berada di dusun Kranggan, Jurug kec.Sooko – Ponorogo) dan Selorejo Waterfall(Dari kantor kecamatan Ngebel kita ambil arah ketimur kira-kira 200m. Terus ada petunjuknya mulai dari situ, ikuti jalannya  kira-kira 12km dari danau. Cagar Alam Gunung Picis dan Sigogor(secara administrasi berada di Dusun Toyomerto, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo).

%d blogger menyukai ini: