Sistem operasi (OS) BlackBerry terbaru dengan nama BlackBerry 10 diciptakan sebagai suatu langkah perombakan besar sebuah platform dan sangat memudahkan para developer atau pengembang aplikasi dalam membuat sebuah aplikasi.

OS BlackBerry 10 merupakan sebuah revolusi yang dilakukan Research in Motion (RIM) untuk membuat sebuah platform baru yang siap bersaing dengan platform lainnya. Saat ini RIM menyediakan akses yang mudah bagi para pengembang aplikasi dalam menciptakan sebuah layanan atau aplikasi.

Menurut RIM, inilah platform masa depan BlackBerry yang memiliki kemampuan luar biasa. BlackBerry 10 adalah nama baru dari platform BBX dan berbasis QNX

BlackBerry 10

BlackBerry 10 mendukung HTML 5 dan bisa dipakai untuk berbagai perangkat bergerak, seperti telepon seluler cerdas, komputer tablet, dan perangkat lainnya.

Beberapa hal yang diberikan RIM kepada pengembang antara lain bahasa pemrograman atau koding ketika membuat aplikasi yang bersifat open platform dan memperbaiki tampilan antarmuka pengguna dengan menggunakan Cascade. Untuk bahasa pemrograman sekarang pengembang bisa menggunakan HTML 5 yang bisa berjalan di semua platform baik BlackBerry sendiri, Android dan iOS.

HTML 5 merupakan bahasa pemrograman yang bersifat global, sehingga sangat memudahkan pengembang untuk membuat aplikasi dan layanan. Tentunya ini juga keuntungan yang sangat besar bagi vendor karena akan memiliki banyak aplikasi di App Store mereka.

HTML 5 sendiri menjadi bagian terpenting dari BlackBerry 10. RIM menganggap protocol ini sebagai jembatan ke sistem operasi BlackBerry lama. Sebab, OS BlackBerry 5 dan 6 juga memakai HTML 5.

Dengan begitu, RIM berharap para pengembang aplikasi dapat membuat code dalam HTML 5 untuk perangkat masa depan maupun yang ada saat ini

Sebagai sistem operasi andalan, RIM memang menanamkan sejumlah fitur baru dalam BlackBerry 10. Misalnya saja dukungan native terhadap HTML 5 dan Android runtime envirotment yang menjadi salah satu fitur andalan.

Jadi tidak diperlukan banyak perubahan untuk mengubah aplikasi Android agar bisa digunakan di BlackBerry 10. Hal ini kami lakukan agara para developer bisa mengembangkan aplikasi multiplatform dengan lebih mudah.

Cascade merupakan tampilan antarmuka pengguna yang lebih baik, karena bisa menampilkan efek yang lebih baik dan mengagumkan, contohnya tampilan foto yang mengalir seperti air. Saat ini komunitas pengembang aplikasi di BlackBerry sangat besar dan bersifat terbuka.

Research In Motion (RIM) baru saja memamerkan tiga aplikasi Android yang bisa digunakan pada BlackBerry PlayBook. Namun vendor asal Kanada itu mengklaim ada sekitar 65-70% aplikasi di Android Market yang dapat digunakan pada tablet tersebut jika sudah mengusung OS terbaru mereka, BlackBerry 10.

BlackBerry PlayBook memang rencananya bakal diperkuat dengan sistem operasi BBX, atau yang nantinya akan dikenal sebagai BlackBerry 10. Sistem operasi ini cukup unik, karena memiliki kompatibilitas dengan aplikasi Android.

BlackBerry 10

Ada sekitar 65-70% aplikasi di Android Market yang kompatibel dengan PlayBook, sedangkan sisanya hanya perlu sedikit perubahan untuk bisa digunakan.

CEO Thorsten Heins yang telah bekerja untuk RIM selama empat tahun itu mengatakan bahwa tugas utama RIM adalah melakukan inovasi sebagaimana perusahaan hi-tech lain. “Kami selalu memikirkan itu (inovasi), kami selalu berpikir ke depan, kadang memikirkan hal yang tak terpikirkan,” katanya. Satu hal yang ia tekankan adalah RIM ingin menyelesaikan semua produk yang telah mereka janjikan tepat pada waktunya, termasuk update OS untuk PlayBook. Heins juga akan fokus pada kebutuhan konsumen dengan membuat strategi pemasaran yang kuat.

Kami tidak pernah memikirkan jumlah aplikasi yang terdapat di BlackBerry App World, tapi semua yang ada di sana adalah aplikasi-aplikasi yang unik dan tidak pernah sama. Berbeda dengan platform lain yang bicara banyaknya jumlah aplikasi, tapi jika disadari beberapa aplikasi mereka sama dan tidak semua terpakai.

Tentunya kami berupaya memberikan kemudahan dan kenyamanan pada semua pengembang dalam membuat konten, kami pun tidak segan-segan membagikan  perangkat yang kami miliki agar mereka bisa mencoba terlebih dahulu konten yang nantinya akan mereka masukan ke BlackBerry App World dan membuat sesuai karakter perangkat kami.

CEO baru di RIM tersebut kemungkinan bakal berhadapan dengan media dan konsumen yang tidak lagi percaya bahwa RIM mampu berinovasi dalam hal perangkat mobile. Lagi pula, selera pasar global saat ini sedang terkonsentrasi pada perangkat ber-OS Android buatan Google dan iOS milik Apple.

RIM memang punya rekam jejak sering mengundur tanggal peluncuran produk mereka. Pada akhir 2011, perusahaan multinasional yang berbasis di Kanada itu menunda peluncuran OS BB10 karena alasan menunggu prosesor dual core jenis terbaru yang bakal dibenamkan pada produk anyar mereka. Penundaan ini tentu memberi ruang bagi Android dan iOS untuk semakin mendominasi pasar global.

BlackBerry 10, konon akan digunakan pada seluruh jajaran produk RIM yang akan datang, baik itu ponsel atau tablet BlackBerry. Misalnya seperti Blacberry 10 superphone yang dikutip dari situs http://crackberry.com. Mereka melihat sesuatu gambar smartphone phone yang bocor. Tetapi anggap saja ditemukan meskipun, dengan slide yang menampilkan gambar superphone dan beberapa rincian tentang yang banyak dikabarkan tentang BlackBerry “London”.

Exclusive: First Image of a BlackBerry 10 Smartphone!

 London BlackBerry di gambar di atas terlihat jauh lebih seperti BlackBerry Playbook phonified, menampilkan sudut lengkungan yang dibulatkan dan semua-hitam tampak tablet pertama RIM. Sementara kita melihat  foto tampilan awal  smartphone X dari London legit sebagai konsep perangkat keras dari RIM, kami telah  untuk waktu yang lebih lama sekarang bahwa hardware ponsel pertama yang berbasis QNX  lebih seperti sebuah bentuk plot yang dirampingkan.

Dengar-dengar bahwa spec yang masuk ke Crackberry bahwa kedua TI OMAP5 dan chipset Qualcomm sedang diuji (1.5GHz prosesor dual core). Jika kita melihat ke depan dengan melihat sejarah BlackBerry, bisa jadi bahwa Qualcomm adalah untuk operator CDMA. Yang kita tahu adalah bahwa dengan pedoman BlackBerry Rock N Rolling OS pedoman di 1GHz, dirubah menjadi 1.5GHz sebagai dasar BlackBerry 10  sehingga  kinerja ponsel lebih maksimal.

Kehadiran BlackBerry London seakan menjadi harapan baru bagi RIM yang kehilangan kejayaan di sejumlah negara. Belum diketahui kapan ia akan melenggang di pasaran, namun dilansir dari UberGizmo, Rabu (1/2/2012), ia diharapkan akan unjuk gigi di ajang BlackBerry 10 OS bulan depan.

Video RIM lagi ngobrol dan di wanwancarai :