Saat Anda melaju di kawasan jalan Kranggan atau nama lain Garuda (tepat di seberang bioskop Garuda), Anda akan mejumpai deretan pedagang kaki lima yang kebanyakan menjual Lontong Balap, hingga kini jalan tersebut lebih dikenal dengan wisata kuliner Lontong Balap Surabaya.

Ibu Tasniyah (48) merupakan salah satu pedagang yang menjajakan sajian Lontong Balap di kawasan tersebut, beliau meneruskan usaha ayahnya (alm.) Bpk. Santrio yang berjualan sejak tahun 50-an.

Seporsi Lontong Balap Jumbo seharga  Rp 7.000 saja terdiri dari lontong, sayur taoge, irisan tahu plus lento yang diremas-remas serta irisan daun bawang. Lento adalah sejenis bakwan terbuat dari kacang tolo. Di warung milik Bu Tasniyah ini memiliki ciri khas tersediri yakni bentuk lontong yang cukup unik, lontong sengaja dibentuk kerucut mirip tumpeng, padahal kebanyakan lontong berbentuk bulat atau persegi.

Jangan lupa saat menyantap Lontong Balap Anda bisa menambahkan sate kerang.

Lontong Balap Kranggan (Ibu Tasniyah)
Jl. Kranggan (tepat di seberang bioskop Garuda)
Jam buka: 09.00 – 21.00 Wib

(Surabaya, City Guide)
2011-06-21-112-Lontong Balap Kranggan (Ibu Tasniyah)
pic: yukmakan.com