Edo Rusyanto's Traffic

mampang busway motor

REGULASI soal transportasi mestinya bisa mengintegrasikan semua moda transportasi. Pada gilirannya, bisa mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, selamat, tepat waktu, dan terjangkau.

Siapa sih yang mau himpit-himpitan, tidak menentu, dan memikul risiko tinggi terhadap kecelakaan. Jika ada pilihan yang lebih aman dan nyaman, naluri dasar manusia pasti memilih yang terbaik. Pastinya, yang terbaik untuk semua moda transportasi.

Saat ini, kata Wakil Menteri Perhubungan. Bambang Susantono, Indonesia memang memiliki undang-undang (UU) yang sifatnya sektor yaitu UU Penerbangan, UU Pelayaran, UU Kereta Api, UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), dan UU Jalan.

“Belum ada payung hukum setingkat UU yang sifatnya multimoda atau antar moda, sehingga sistem jaringan transportasi dilihat sebagai suatu kesatuan sistem jaringan antar moda,” kata Bambang saat berbincangg dengan saya, di Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Memang, lanjutnya, sudah ada Peraturan Pemerintah tentang Multimoda yang sebetulnya sebagai pengikat atau penghubung dari berbagai moda tersebut. Namun, kata dia, tentunya tidak cukup kuat…

Lihat pos aslinya 123 kata lagi