Archive for Maret, 2013



www.belantaraindonesia.org

GPS adalah singkatan dari Global Positioning System yang tujuan mudahnya untuk mengetahui dimana lokasi dan posisi Anda berada. Mungkin sama dengan peta, hanya saja GPS cara kerjanya tergantung pada satelit, yang berjumlah sebanyak 24 satelit. Teknologi yang selayaknya Anda ketahui sebagai seorang penggiat alam terbuka.

Akan tetapi untuk pengeporasian GPS hanya butuh 3 satelit saja maka posisi anda sudah bisa diketahui. Sistim GPS dewasa ini, jika sistim WAAS ( Wide Area Augmentation System ) nya di aktifkan maka akan bisa mengkalkulasikan lokasi anda paling tidak dalam diameter 3 meter.

Dewasa ini GPS bukanlah sebuah sebutan yang baru di telinga kita, teknologi ini bisa ditemukan di telepon genggam dan juga pada mobil. Akan tetapi kedua macam GPS tadi bukanlah didesain untuk dipakai untuk pendakian gunung. Jadi GPS dengan fitur seperti apa dan bagaimana caranya memutuskan untuk memilih GPS yang cocok untuk mendaki gunung?

Karena GPS untuk mendaki gunung sangat bergantung pada satelit di atasnya, maka unit GPS itu sendiri mungkin akan mengalami masalah dalam mengkalkulasi posisi Anda jika secara terus menerus tertutup oleh pohon  atau di bawah jurang atau lembah yang dikelilingi oleh tebing – tebing yang tinggi.

Apa yang bisa dilakukan oleh GPS dalam pendakian gunung?

www.belantaraindonesia.org

Layar Alat Navigasi
Perlu diingat bahwa telepon genggam atau PDA yang sekarang dimiliki, dapat digunakan sebagai alat navigasi. Beberapa telepon genggam sudah memiliki kemampuan navigasi. Disarankan bagi pemula untuk tetap menggunakan telepon genggam atau PDA yang sudah dimiliki sehingga akan jauh mengurangi biaya yang diperlukan.

Mungkin layar telepon genggam atau PDA berukuran kecil, tetapi alat navigasi yang beredar dipasaran juga banyak yang memiliki ukuran layar kecil. Sebagai contoh, seri Etrex produk Garmin, memiliki layar berukuran 3,3 x 4,3 cm.

Apakah memerlukan layar untuk menampilkan peta? Berapa besar layar yang diinginkan? Apakah diperlukan layar berwarna? Memang dengan kehadiran layar berwarna akan menambah kenyamanan dalam menggunakan alat, tetapi juga akan menambah harga.

Periksa juga apakah gambar pada layar dapat dengan mudah dilihat dibawah sinar Matahari. Jangan lupa, makin besar ukuran layar, maka akan makin rentan pecah ketika digunakan dalam kegiatan.

Alat terpisah
Banyak telepon genggam atau PDA yang sudah dilengkapi dengan kemampuan navigasi. Apakah diperlukan alat terpisah atau dapat menggunakan telepon genggam? Bagi orang yang jarang sekali keluar kota, atau jarang sekali melakukan kegiatan outdoor, mungkin menggunakan telepon genggam yang dilengkapi dengan alat navigasi sudah cukup.

Bila ingin menggunakan telepon genggam atau PDA, periksalah sistim operasinya. Menurut pengalaman, program Garmin Mobile XT adalah program yang paling mudah dan nyaman digunakan. Alasan paling utama adalah mudah mendapatkan peta versi gratis, dan tidak selalu diperlukan biaya tambahan dari operator telepon selular.

Periksa juga apakah telepon genggam / PDA memiliki koneksi Bluetooth, yang akan diperlukan ketika menggabungkan dengan Bluetooth GPS. Periksa apakah layar PDA atau telepon genggam yang dipakai sekarang memiliki ukuran yang nyaman untuk melihat peta. Bagaimana bila menggunakan sistim A-GPS?

www.belantaraindonesia.org

Kapasitas Penyimpanan
Masing – masing alat memiliki kapasitas penyimpanan yang berbeda – beda. Kapasitas yang besar tentunya dapat menampung lebih banyak data. Tetapi tidak semua pengguna memerlukan hal ini, biasanya diperlukan ketika melakukan perjalanan jauh atau lama, dimana tidak memungkinkan untuk memindahkan data kedalam komputer.

Tetapi bila alat memiliki slot kartu memori, dapat digunakan kartu memori yang berukuran besar ataupun menyediakan memori cadangan. Periksa kapasitas kartu memori yang dapat digunakan alat tersebut. Periksa juga data apa saja yang dapat disimpan, dan apakah alat dapat menyimpan Track log, tidak semua alat navigasi dapat melakukan ini.

Daya Tahan Batere
Daya tahan batere perlu dipertimbangkan bila akan digunakan pada perjalanan ke daerah yang sulit mendapatkan listrik. Tetapi dapat diatasi dengan membawa batere cadangan ataupun solar charger ( menggunakan Matahari ).

Tahan air
Apakah diperlukan alat yang tahan air? Bila tidak akan digunakan untuk aktivitas outdoor, mungkin fasilitas ini tidak diperlukan. Alat yang dapat mengapung diatas air mungkin diperlukan bila banyak melakukan aktivitas yang berhubungan dengan sungai atau laut. Jangan lupa bahwa kantung plastik juga dapat digunakan untuk melindungi alat dari air.

Akurasi
Alat – alat navigasi berbasis satelit yang sekarang beredar dipasaran memiliki tingkat akurasi yang hampir sama. Tentunya alat – alat yang diperuntukkan bagi kegiatan survey memiliki tingkat akurasi yang mengagumkan, tetapi jenis ini tidak diperlukan bagi pengguna biasa.

Cobalah periksa spesifikasi alat, akurasi yang 10 meter sudah cukup untuk digunakan sehari – hari. Tentu saja, makin tinggi akurasi yang dapat dicapai, makin baik.

Antena
Dua jenis antenna yang paling sering dijumpai adalah jenid double helix dan patch. Dalam penggunaan sehari – hari, sulit sekali dibedakan mana yang lebih baik. Bertanyalah pada yang sering menggunakan masing – masing antenna tersebut.

Tetapi pertanyaan yang lebih berguna adalah, apakah diperlukan antenna tambahan. Bila akan digunakan didalam mobil, antenna tambahan akan sangat bermanfaat, terutama bila mobil dilengkapi dengan kaca film yang mengandung metal.

www.belantaraindonesia.org

MEMILIH GPS Yang Tepat
Bingung pilih GPS device? Kebutuhan masing – masing pengguna tidaklah sama, sehingga hanya pengguna yang dapat menentukan pilihannya.

Mengapa
Tanyakan pada diri sendiri ‘Mengapa ingin membeli alat navigasi berbasis satelit?’ Coba pikirkan kegiatan sehari – hari apa saja yang mungkin dapat dipermudah dengan kehadiran alat ini. Apakah sering bepergian, atau memancing, atau mendaki gunung, dan lain – lain.

Harga
Berapa besar biaya yang rela dikeluarkan untuk memiliki alat navigasi ini? Apakah memang diperlukan untuk membeli alat baru atau dapat memakai alat bekas pakai? Seringkali harga merupakan unsur terpenting ketika menentukan pilihan. Bila menggunakan sistim A-GPS, maka akan ada biaya tambahan untuk transfer data.

Hal – hal yang dapat mengurangi kekuatan sinyal satelit:

  • Kondisi geografis, seperti yang diterangkan diatas. Selama kita masih dapat melihat langit yang cukup luas, alat ini masih dapat berfungsi.
  • Hutan. Makin lebat hutannya, maka makin berkurang sinyal yang dapat diterima.
  • Air. Jangan berharap dapat menggunakan alat ini ketika menyelam.
  • Kaca film mobil, terutama yang mengandung metal.
  • Alat – alat elektronik yang dapat mengeluarkan gelombang elektromagnetik.
  • Gedung – gedung. Tidak hanya ketika didalam gedung, berada diantara 2 buah gedung tinggi juga akan menyebabkan efek seperti berada di dalam lembah.
  • Sinyal yang memantul, misal bila berada diantara gedung – gedung tinggi, dapat mengacaukan perhitungan alat navigasi sehingga alat navigasi dapat menunjukkan posisi yang salah atau tidak akurat.

Berjalan, mungkin tidak begitu diperhatikan oleh kebanyakan orang, karena setiap hari dilakukan dari mulai kecil mulai berjalan hingga dewasa. Tetapi, musibah saat pendakian gunung justru datang pada kaki, alat manusia untuk berjalan. Mengapa? Cara berjalan yang salah bisa menyebabkan kaki cepat lelah, lecet hingga bengkak karena salah tumpuan.

Usahakan berjalan dengan badan lurus untuk menyeimbangkan badan atas dan bawah. Pusatkan beban di area pinggang, bukan pundak. Selalu bertumpu pada tumit saat kaki mendarat, kaki harus sedikit membengkok dengan santai, tidak boleh lurus, dan jatuh sejajar dengan badan.

Mengambil jarak langkah yang terlalu lebar dari badan sangat tidak disarankan karena akan beresiko cedera lebih besar dan menguras energi.

Saat kaki telah mendarat sepenuhnya, maka berat tubuh akan bertumpu pada seluruh permukaan kaki sebelum memulai untuk melangkah pergi.

www.belantaraindonesia.org

Tumpuan berat kini akan beralih pada kaki sebelah, dimana kaki Anda yang akan melangkah maju menjadi tuas yang kuat untuk mendorong tubuh kedepan, gunakan kelima jari kaki Anda untuk mencengkeram pijakan sehingga keseimbangan melangkah akan didapat. Lakukan hal ini dengan perlahan, tidak terburu – buru yang mengakibatkan kaki bekerja terlalu keras yang dapat berujung pada cedera.

Saat berjalan usahkan tangan tetap berada di samping badan, bukan di depan pundak. Lebih baik lagi bila menggunakan Trekking Pole saat medan yang ditempuh cukup sulit untuk membantu memudahkan tumpuan beban pada tubuh.

Selanjutnya adalah ketika berjalan pada tanjakan naik.
Tetap gunakan langkah sedang yang sejajar dengan badan atas, tidak membungkuk. Posisi badan agak bersandar kedepan, tapi tidak membungkuk. Porsi banyaknya Anda bersandar adalah tergantung dari sudut kemiringan medan.

www.belantaraindonesia.org

Buat gerakan mendorong kedepan dengan kaki belakang yang lurus, sedang kaki depan menapak perlahan. Bila Anda menggunakan trekking pole, tempatkan pada samping badan Anda, tidak didepan, tidak juga terlalu jauh, untuk menstabilkan keseimbangan badan saat melangkah.

Saat menuruni tanjakan, tetap gunakan tumit dahulu saat mendarat dengan kaki yang dibengkokan perlahan, tidak lurus. Hal ini untuk menghindari terjadinya cedera pada sendi lutut.

Bila Anda menggunakan Trekking Pole, panjangkan jangkauannya untuk memudahkan tumpuan badan saat menuruni tanjakan. Hindari juga kebiasaan memutar engkel kaki dengan tujuan menyesuaikan kaki dengan medan. Berjalan sejajar saja sudah cukup.

www.belantaraindonesia.org

Memang setiap saat kita menggunakan kaki untuk berjalan, tapi ketika melakukan pendakian, medan yang ditempuh sangat berbeda, bukan jalan yang halus terus menerus.

Lebih penting lagi untuk memilih sepatu yang benar – benar sesuai untuk trek yang ditempuh. Sepatu dengan bantalan tumit yang empuk dan ringan adalah paling baik.

Kaki juga harus tetap bernapas untuk menghindari jamur dan luka. Gunakan kaus kaki saat melakukan perjalanan, dan segera lepas ketika sudah sampai tempat tujuan, lalu jemur sebentar untuk menghilangkan bau dan jangan lupa bersihkan kaki.


Mendaki gunung dan menyusuri rimbanya memang sebuah kegiatan yang membutuhkan stamina dan juga daya ingat yang tinggi. Sebelum mendaki di sarankan membawa bekal makanan dan minuman yang lebih dari cukup, ini untuk mengantisipasi kemungkinan waktu pendakian yang molor karena cuaca atau tersesat.

Apabila tersesat dalam pendakian gunung, lebih baik tenang dan jangan panik. Agar kondisi fisik dan stamina tetap terjaga. Ketenangan juga dapat berdampak pada kejernihan pikiran sehingga pendaki mampu menyelamatkan diri dari ketersesatan.

Dan berikut ini tips agar tidak tersesat dalam pendakian gunung

1. Kala tersesat, jangan pernah turun ke lembah. Naiklah ke dataran yang lebih tinggi agar mudah melakukan orientasi medan.

2. Tiap pendaki harus memiliki tekad atau kemauan hidup. Tidak cuma ingin terbebas dari ketersesatan. Niat inilah yang akan memberikan mereka semangat mencari jalan keluar dan tidak menyerah.

3. Kala mendaki, jangan jadikan puncak sebagai tujuan. Pendakian harus dilalui dengan proses sepanjang perjalanan sehingga Anda dapat kembali turun dengan selamat.

4. Jangan pernah merasa sebagai orang yang kuat, hebat, dan jago. Meski telah sering menanjak gunung, Anda tetap harus waspada dan mempelajari medan yang ditempuh.

5. Sekitar 80 persen pecinta alam meninggal di gunung dalam posisi tengah tidur atau istirahat. Sebab sewaktu lelah, si pendaki tidur dalam kondisi badan tak terlindungi dengan baik. Sehingga hawa dingin menyergap badan dan menurunkan suhu tubuh. Akibatnya, tingkat kesadaran akan turun drastis. ( Mountain Climbing for Everybody )


IMG_6738

Nah ini yang dimaksud Coban Kembar Watu Ondo berdekatan kan air terjunnnya 🙂

Hai rekan-rekan sueto salam wild life kali ini posting disebut perjalanan tak terduga yah karena saat itu memang tak ada rencana untuk touring. Tiba-tiba saat saya pergi ke surabaya eh anak-anak pada ngumpul dirumah salah teman dan tiba-tiba nyeletuk gimana kalau hari ini kita touring saja ke Malang. Usut di usut eh ternyata meraka menghubungi saya dan mengajak saya touring ke tempat yang belum pernah mereka kunjungi.

Akhirnya setelah saya pikir ya bolehlah kali ini saya antar teman-teman mengunjungi tempat-tempat yang keren di Malang. Supaya tahu kalau Indonesia itu lo indah sekalian saya ajak mampir ke basecamp Malang.

Yup perjalanan kami dimulai bulan Maret minggu ke 3 di tahun 2013 ini berangkat sore hari dari Surabaya menuju Sidoarjo dulu buat prepare sambil di iringi hujan yang mengguyur saat perjalanan. Setelah selesai prepare kamipun berangkat menuju basecamp Malang saat itu cuaca sudah terang dan perjalanan pun dilakukan dengan santai.

Sesampainya di base camp rencana awal agak sedikit mulai berantakan akhirnya main PES13 aja dulu sampai pada pulas tertidur kemudian paginya saya berfikir karena ada yang mempunyai kepentingan lain di Surabaya hari itu juga sehingga tempat tujuan awal ke pantai saya alihkan ketempat yang belum pernah saya kunjungi juga di daerah Cangar, Batu yaitu ke COBAN KEMBAR WATU OMBO karena saya juga belum pernah ke tempat itu meskipun sudah sering lewat daerah itu. Link lainya yang berkaitan dengan Cangar juga bisa dilihat disini :

https://suetoclub.wordpress.com/2010/09/10/cangar-waduk-selorejo-dan-karangkates-part1/

https://suetoclub.wordpress.com/2010/09/11/cangar-waduk-selorejo-dan-karangkates-part2/

https://suetoclub.wordpress.com/2010/09/17/cangar-waduk-selorejo-dan-karangkates-part3habis/

Tepatnya destinasinya kalau dari cangar, meneruskan kearah mojokerto, lebih masuk kedalam sejauh 1 km, bisa ditemukan wana wisata Coban Watu Kembar -Ondo, masuk dalam taman hutan R. Suryo.

Coban ini mempunyai 2 air terjun bersebelahan.Berada dilereng gunung Arjuna, dgn hawa pegunungan yg lumayan dinginkok. Waktu itu kami dikenakan Biaya masuk sebesar 7ribu rupiah  termasuk ongkos parkir sepeda motor. Perjalanannya dari tempat parkir moto ke airterjun sekitar 400-500meter tetapi jalannya berliku lo dan naik turun jadi lumayan buat olahraga. Sambil kami nikmati perjalanannya pengunjung blog bisa menikmati foto-fotonya yang telah kami share berikut dibawah ini :

IMG_6469

IMG_6488

IMG_6495

IMG_6509

IMG_6518

IMG_6522

IMG_6528

IMG_6585

IMG_6593

IMG_6613

IMG_6708

IMG_6711

IMG_6764

IMG_6765

IMG_6767

Kemudian setelah cuaca sudah mulai mendung akhirnya kami pun memtuskan untuk kembali tak lupa setelah sampai di Mojosari kami sarapan sejenak baru kemudian pulang ke Surabaya dan langsung ke Hitech..hehe..

Oh iya tempat ini benar-benar alami jadi tolong dikurangi sifat vandalisme untuk mencorat-coret batu dengan tulisan-tulisan aneh yang juga akan mengurangi estetika tempat ini. Kemudian ada baiknya jika anda membawa sampah plastik sperti botol minuman atau lain-lain janganlah di buang di area air terjun karena pihak pengelola hutan dan air terjun sudah menyediakan tempat pembuangan sampah di area parkir.  Terima kasih telah membaca posting kami yang satu ini.


Iwanbanaran.net | Warung Otomotif

Rasa galau sangat dirasakan mayoritas biker khususnya penyemplak setia Pulsar. Makin liarnya banderol uang jasa servis yang dikenakan pihak dealer memunculkan banyak pertanyaan atas tidak transparannya manajen BAI yang terkesan tertutup. Itu semua diluar email yang dikirim bro Markus Yonathan yang kebingungan dengan banyaknya dealer Bajaj ditutup dibeberapa lokasi. Berikut curahan hati doi….460x170iwanbanaran_newfino

Lihat pos aslinya 546 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

Ngobrolin soal helm yuk. Rasanya, masih amat banyak di sekeliling kita yang nekat bersepeda motor tanpa memakai helm. Padahal, risikonya cukup tinggi.

“Saya punya pengalaman buruk soal helm. Teman saya meninggal dunia karena luka di kepala, jatuh dari sepeda motor,” ujar bro Ari, suatu malam saat berbincang dengan saya di Jakarta.

Dia melanjutkan. Sang teman terjebak dalam insiden kecelakaan sepeda motor. Terlontar dan kepalanya membentur tempat sampah di pinggir jalan. “Saat itu, helmnya ditaruh di siku tangan,” papar dia dengan nada suara melemah.

Suasana menjadi hening sesaat. Bro Ari menyambung cerita. Kali ini dia membeberkan pengalaman pribadinya. Suatu ketika, saat melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam, sepeda motornya terperosok. Jatuh. Walau sempat mengerem tapi akhirnya mencium aspal juga.

“Waktu itu saya pakai helm open face. Hampir kaca helm melukai mata. Jidat saya yang terluka,” kata bro Ari sambil mmenunjuk bekas luka di keningnya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan…

Lihat pos aslinya 314 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

laka-lantas-tol-jagorawi

HAMPIR semua pengguna jalan memikul risiko ketiban sial. Terjerembab dalam kecelakaan lalu lintas jalan. Tidak terkecuali mereka para pengguna mobil.

Ternyata, risiko berkendara dengan alat transportasi roda empat atau lebih ini, tak kalah dibanding bersepeda motor. Bahkan, korban yang ditimbulkannya justeru lebih besar.

Coba saja simak data laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang bertajuk ‘Global Status Report on Road Safety 2013’. Kecelakaan lalu lintas jalan merenggut sekitar 1,24 juta jiwa. Itu merujuk pada korban kecelakaan tahun 2010.

Artinya, tiap jam, kita disodori fakta 141 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan di dunia. Ironisnya, sekitar 31% adalah para pemobil, baik selaku pengemudi atau penumpang. Tiap jam, sekitar 44 pemobil tewas akibat kecelakaan.

Korban tewas akibat kecelakaan dari kalangan pemobil lebih besar dibandingkan dari kalangan pemotor. Jika tiap jam 44 pemobil tewas, dari kalangan pemotor sekitar 32 jiwa. Korban dari kalangan pemobil merupakan yang tertinggi dari seluruh pengguna jalan.

Ya. Pemobil…

Lihat pos aslinya 437 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

PASTI belum hilang diingatan kita tragedi Tugu Tani, Jakarta Pusat. Peristiwa di pagi hari, 22 Januari 2012 itu, menjadi catatan hitam bagi para pedestrian di Indonesia.

Ya. Sebanyak 12 pedestrian sedang melintas di trotoar dihantam minibus. Kecelakaan maut itu merenggut sembilan korban jiwa dan tiga orang luka parah. Duka pedestrian.

Sekalipun sang pengemudi minibus pemicu kecelakaan maut divonis 15 tahun penjara, duka keluarga korban nyaris tak pernah sirna. Hukuman atas perbuatan mengemudi yang brutal itu, diharapkan membuat efek jera. Bagi siapapun yang memicu kecelakaan, siap-siap meringkuk di hotel prodeo. Untuk waktu lama, menebus dosa yang tak terperikan.

Di jagat raya, pedestrian digolongkan sebagai pengguna jalan yang rentan kecelakaan. Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) memasukan pedestrian dan pesepeda dalam kelompok rawan kecelakaan. Ancaman paling telak datang dari para pengemudi mobil yang ugal-ugalan. Pengemudi yang tidak berkonsentrasi dan memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi.

Laporan WHO yang bertajuk ‘Global Status Report on…

Lihat pos aslinya 190 kata lagi


Kali ini Cerita dari sahabat Hilmy Suetoclub ..

DSC03242

Maret adalah bulan liburan loh , bayangkan ada liburan yang sangat panjang dari sabtu sampai selasa (4 hari) .. sayangnya untuk 4 hari itu , kami disibukkan untuk tugas dari kampus. akhirnya event SUETO kami adakan hari senin tanggal 11 maret 2013 dengan berangkat selepas shalat isya’ sampai esoknya 12 maret 2013 malam hari. event tersebut adalah perjalanan ke seven source waterfall , dan insya Allah postingan tentang seven source sudah terbit di group facebook sueto.

nah ,, gimana sih rasanya kalo ada liburan sepanjang itu tapi kitanya ga bisa menikmati dengan baik? pasti bete banget kan? hehehe ..

oke , saya hilmy , salah satu dari 4 orang pendiri SUETO ,, berencana mengeksplor wisata yang ada di utara jawa. jujur saja, sampai saat ini SUETO adalah organisasi extreme touring yang sudah dikenal se-Indonesia dengan spesialisasi eksplorasi bagian samudera hindia. tanggal 12 maret 2013 adalah liburan hari terakhir, rencana saya adalah ke pulau bawean di gresik. dan ketika saya planning timeline perjalanannya, waktu yang dibutuhkan tidak bisa sehari.
segera saya kontak hima , calon istri saya , yang kebetulan sedang tidak sibuk untuk hari itu. saya mengajaknya untuk mengunjungi hutan penangkaran mangrove (bakau).
saya tau , dia hanya tau kalo hutan mangrove ada di bosem wonorejo. kali ini saya ingin mengajaknya ke hutan mangrove di pulau madura !!

tujuan kami adalah: NEPA. nepa adalah sebuah desa yang bertempat di wilayah banyuates kabupaten sampang , madura.
disana adalah hutan penangkaran mangrove (bakau) pulau madura.
kami berangkat dari Mulyorejo pukul 11.00 wib, kemudian ke asrama mahasiswa sebentar untuk menyerahkan tugas laporan ke arip. setelah itu kami berangkat dengan kecepatan maksimal 60 km/jam menyisiri utara madura.

kami melewati jembatan terpanjang di Indonesia ..

sampai di bangkalan , kami sempat berputar-putar karena adanya jalur satu arah yang membingungkan ..
fiuhh , akhirnya sampai di daerah ArosBeye pukul 12.45 wib , saya memutuskan untuk beristirahat sebentar untuk sarapan , yupp kami belum sarapan pagi 🙂
di daerah ini kami juga membeli bensin terlebih dahulu .. oke , perlu diketahui perjalanan ini membutuhkan 7,77 liter bensin premium untuk ukuran Supra X 125 , yang artinya butuh setidaknya 35ribu untuk pulang-pergi dan itu nge-press habis waktu sampai surabaya lagi.

setelah sarapan di warung ijo dan sholat dhuhur berjama’ah di mushola tepat dibelakang warung ijo , kami melanjutkan perjalanan , sampai tanjung bumi pukul 14.10 wib kami istirahat sejenak , untuk mengetahui apakah telah sampai di tanjung bumi atau belum , dapat temen-temen extreme SUETO lihat menara mercusuar dan pantai yang tenang , pantai ini merupakan tipikal tanjung , sehingga temen-temen tidak dapat menemukan pasir disini , biasanya setiap menjelang siang hari ada nelayan yang berjalan hampir mendekati menara mercusuar untuk menjaring ikan. perlu diketahui temen-temen extreme SUETO bahwa dari ArosBeye sampai kawasan ini, jalanan cukup rusak, berlubang dan bergelombang.
tanjung bumi merupakan perbatasan kabupaten bangkalan dengan kabupaten sampang.
( INI FOTO PANTAI TANJUNG BUMI )

 

pom bensin ArosBeye

pantai tanjung bumi (4)

pantai tanjung bumi (2)

DSC03267

DSC03248

DSC03244

DSC03241

( INI FOTO MERCUSUARNYA )

pantai tanjung bumi (6)
disini kami melanjutkan perjalanan , sekitar beberapa meter ke arah timur kami menjumpai gapura selamat datang di kabupaten sampang. setelah tugu sampang , kami memasuki kawasan Banyuates .. yupp, kami sampai !!
ada beberapa jalur menuju daerah nepa. tapi, inget ini ..
sebelum naik jembatan panjang , langsung belok kiri .. tepat sesaat awal tanjakan jembatan , belok kiri.
jalurnya lumayan cukup untuk satu mobil saja .. bisa dibayangkan ketika ada dua mobil arah berlawanan ada dijalur ini maka salah satu harus mengalah untuk mundur terlebih dahulu ..
disisi jalan menuju lokasi hutan nepa terdapat sawah ladang , dan disisi kanan dijumpai perahu nelayan. untuk mengitari dan mengamati mangrove (bakau) maka kita harus menyewa perahu kecil milik nelayan.
kali ini kami cukup mengamatinya dari jauh.
ternyata di desa Nepa ini tidak hanya menawarkan wisata bakau , tetapi juga terdapat hutan kera seperti halnya sangai di bali. selain itu juga pantai nepa yg tenang dan bersih ..
three in one nih ceritanya. mengunjungi hutan bakau (rawa-rawa) , dapet bonus hutan kera plus pantai yg bagus banget ..
kawasan ini murni GRATIS , kecuali biaya parkir dan tour guide dadakan 🙂
ceritanya , kami (saya dan calon istri saya) seketika menjumpai orang sekitar (warga desa nepa) di dalam kawasan hutan kera yang meminta uang dengan cara memberi jasa sampai tempat makam. dan kami tidak dapat menolak (memang tidak diizinkan untuk menolak ; sifatnya harus ; memaksa).
hah? makam? yupp!! hutan kera tuh identik dengan makam prabu segoro , konon katanya kera di kawasan ini adalah anak buah dari prabu segoro ini .. hmm , ceritanya koq mirip kera sakti dari gunung hua kow ya? hehehe ..
kami beri 15 ribu untuk jasanya. biaya parkir sebesar 2000 untuk roda dua dan 5000 untuk roda empat.
kesempatan loh , roda tiga dan roda enam tidak membayar , jadi temen-temen bisa bawa becak ato bajaj kesini , GRATIS !!

( INI FOTO2 SAAT BERADA DI PARKIR , MENUJU HUTAN , DI HUTAN )

DSC03240

DSC03243

DSC03250

DSC03261

DSC03258

DSC03255

DSC03262

kami sampai di desa Nepa pukul 14.25 wib. setelah puas di hutan kera , kami menyusuri pantai ini dan berhenti sejenak memandangi ombak dan berbincang mesra (yang jomblo jangan envy loh yaa , hahaha *lirik admin dicky tom*). sebagai catatan , dari desa nepa ada waduk nepa yang berjarak 4KM dari tempat ini , sedangkan ketika saya lihat jam tangan spesial , tepat menunjukkan pukul 15.55 wib. dan sepertinya pada event besar SUETO , saya akan mengajukan tempat waduk Nepa untuk dikunjungi sebelum ke pantai lombang yang terkenal di mata wisatawan asing sebagai surganya pulau madura itu 🙂  *ini mungkin karena mereka tidak mengetahui bersihnya pantai Nepa*

sebagai catatan , pantai Nepa jarang dikunjungi turis ataupun wisatawan karena letaknya yang terpencil dan yang terkenal adalah hutan bakau (mangrove) nya daripada pantai itu sendiri, sehingga hutan kera maupun pantai Nepa benar-benar bersih.

sebelum balik , kami menyempatkan diri untuk mengabadikan momen berdua di pantai Nepa.

( INI FOTO KAMI BERDUA .. SERASI BANGET !! )

BFMRFStCYAAmKGt

kami tepat balik pukul 16.00 wib menuju surabaya. seketika melewati jalan bergelombang dan berlubang tadi , akhirnya ban sepeda motor saya bocor. kemudian kami menuntun sejauh sekitar 1 KM di kawasan tanjung bumi.
kami asharan berjama’ah di klakah , di masjid sekolah SDN Klampis Timur , jalan raya klampis , pada pukul 17.30 wib.

lalu saat kami melanjutkan perjalanan menuju surabaya , kami mendapatkan kabar dari teman kami di surabaya jika surabaya diguyur hujan deras. dan ketika saya memandang awan di daerah barat memang sangat gelap, seketika hujan turun begitu lebat. kami berhenti di masjid jami’ nurus salam daerah Gebang , bangkalan , Madura pukul 18.20 , dengan niat sekalian sholat maghrib. Masjid ini begitu besar dan luas , jika temen-temen ingin istirahat , saya sarankan di masjid ini. halaman parkiran juga begitu luas dan mampu menampung 5 buah bis sekaligus.

Setelah 30 menit kami di masjid tersebut , dan hujan telah dirasa sedikit reda ,kami melanjutkan perjalanan pada pukul 18.50 wib. dan dinner  berdua (bener2 berdua karena kami pengunjung paling terakhir) di rumah makan sebelah bebek sinjay pada pukul 19.15 – 19.45 wib. kami tidak membayar parkir karena pak parkir sudah pulang .. yupp , kami bener2 dateng tepat disaat rumah makan tersebut tutup.

( INI FOTO KARCIS TOL MASUK DARI MADURA DENGAN BIAYA Rp.3000 )

IMG00301-20130319-0051

sampai mulyorejo tepat pukul 21.00 wib disambut minuman energen panas setelah melewati hujan badai bersama ..

hari itu , susah senang kami jalani bersama .. ahh , bersyukur saya memiliki dia 🙂

BFMQce5CYAAfQxI a9e4c4935ffb1bfe0060b7d8085ddb8d

 

 


Edo Rusyanto's Traffic

korban kecelakaan di dunia who 2010

TIAP jam kita disodori fakta 141 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan di dunia. Dari korban tersebut, sekitar 32 di antaranya adalah para pesepeda motor. Korban dari kalangan pemotor mencapai 23% dari total korban tewas akibat kecelakaan di dunia yang menelan 1,24 juta jiwa.

Data tersebut saya kutip dari laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang bertajuk ‘Global Status Report on Road Safety 2013’. Badan itu merujuk pada data kecelakaan tahun 2010.

Laporan tersebut juga menyebutkan, para pengendara sepeda motor adalah sepertiga dari korban tewas akibat kecelakaan di Asia Tenggara dan Pasifik Barat. Belakangan juga mencuat di Afrika dan Amerika.

Luka kepala dan cedera leher merupakan penyebab utama dari kecacatan dan kematian terhadap para pengendara sepeda motor. Di Eropa, cedera kepala berkontribusi sekitar 75% terhadap kematian para pemotor. Sedangkan di negara-negara tertinggal dan berkembang, diperkirakan hingga 88%.

Memakai helm standard dengan kualitas baik bisa mengurangi risiko kematian sebesar 40% dan…

Lihat pos aslinya 103 kata lagi

%d blogger menyukai ini: