Edo Rusyanto's Traffic

ENAM puluh lima hari, sebanyak 65 jiwa tewas melayang sia-sia akibat kecelakaan maut yang melibatkan minibus, bus, sepeda motor, dan truk. Belum lagi ratusan lainnya menderita luka berat dan luka ringan.

Betul, kejadiannya di Indonesia. Jagal jalan raya masih merajalela di negeri kita tercinta, Indonesia. Tahun lalu, korban tewas rata-rata tiap jam tiga nyawa.

Awal 2013 menjadi catatan kelam bagi kita semua. Duka anak negeri terus menggelayuti langit Ibu Pertiwi. Bertubi-tubi.

Angka 65 korban tewas akibat kecelakaan tersebut berasal dari kecelakaan maut yang melibatkan angkutan umum dan pribadi. Data itu dikumpulkan dari pemberitaan di media massa.

Jeritan menyayat hati melengking dari berbagai sudut kota. Sebut saja misalnya kasus minnibus menabrak angkutan kota (angkot) Pariaman, Sumatera Barat pada 15 Januari 2013. Sebanyak tujuh orang tewas dan 19 luka-luka. Di antara korban adalah para siswa sekolah.

Kecelakaan lalu lintas jalan memang tak pandang bulu. Siapa pun, dari status ekonomi manapun, strata pendidikan…

Lihat pos aslinya 215 kata lagi