Edo Rusyanto's Traffic

laka lantas di tv

LIMA tahun terakhir, dana yang dikeluarkan untuk korban kecelakaan transportasi mencapai Rp 6,63 triliun. Angka itu setara dengan bantuan pendidikan bagi 767.508 siswa sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) selama tiga tahun. Bisa dibayangkan, dari 767 ribuan siswa tersebut bisa jadi merupakan calon-calon pemimpin bangsa.
Oh ya, besaran biaya pendidikan itu untuk merujuk pada bantuan pendidikan bagi para siswa SLTA di dalam program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Dalam program itu, setiap siswa mendapat bantuan sebesar Rp 240 ribu per bulan atau Rp 2,88 juta per tahun. Artinya, dalam tiga tahun tiap siswa membutuhkan Rp 8,64 juta.

Kembali lagi soal santunan bagi korban kecelakaan transportasi. Angka Rp 6,63 triliun merupakan santunan yang dikeluarkan oleh PT Jasa Raharja selama 2008-2012. Badan usaha milik negara (BUMN) tersebut memang berkewajiban memberikan santunan sesuai amanat undang-undang (UU). Dana santunan berasal dari sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) dan iuran para pengguna transportasi.

Dari total…

Lihat pos aslinya 218 kata lagi