Edo Rusyanto's Traffic

S/W Ver: 85.98.90R

KOLEGA saya terpaksa mengizinkan anaknya mengendarai sepeda motor lantaran terpaksa. Salah satu yang memaksa adalah kondisi transportasi publik yang belum memadai. Angkutan publik dianggap berpotensi membuat si anak telat tiba di sekolah.

“Belum lagi risiko terjebak dalam tawuran antara sekolah,” sergah kolega saya itu, di Jakarta, suatu ketika.

Kemungkinan banyak yang mengalami hal serupa seperti kolega saya itu.

Banyak di antara kita yang menyaksikan anak-anak di bawah umur mengendarai sepeda motor. Mereka bahkan ada yang bertiga dan tidak memakai helm pelindung kepala. Kenapa hal itu terjadi?

Sebelum mencaritahu jawaban pertanyaan di atas, barangkali kita bisa menyimak fakta data yang ada di sekitar kita. Data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyodorkan fakta mencengangkan. Setidaknya buat pemahaman saya.

Bagaimana tidak, pada 2012, anak-anak di bawah usia 16 tahun yang menjadi pelaku kecelakaan lalu lintas jalan melonjak drastis. Bila pada 2011 baru 40 kasus, tahun lalu menjadi 104 kasus. Artinya, melonjak 160%…

Lihat pos aslinya 526 kata lagi