Edo Rusyanto's Traffic

overtake

BEBERAPA hari terakhir sempat menemui dua kasus yang cukup menggelitik sekaligus memilukan. Insiden kecelakaan saat berbelok. Tak ada fatalitas yang buruk, hanya luka ringan yang diderita sang korban.

Insiden pertama terjadi pada malam hari. Seorang pesepeda motor tiba-tiba keluar dari gang, tanpa tedeng aling-aling langsung tancap gas. Boro-boro ngasih lampu sein, si pesepeda motor langsung bablas. Tancap gas. Nyaris terjadi ciuman. Pengguna jalan sedikit lega.

Nah, insiden kedua lebih buruk. Pesepeda motor melaju dengan kecepatan berkisar 60-70 kilometer per jam (kpj). Lalu, sedikit melambat saat hendak berbelok. Sayangnya, ada pengendara mobil yang mengambil lajur terlalu ke kanan. Si pesepeda motor praktis kalang kabut, mencoba mengerem sejadi-jadinya. Tetap saja, dia tersungkur. Ada luka robek di kaki bagian kiri dan memar di lengan bagian kiri.

“Saya terlalu percaya diri, tidak memperhatikan ada mobil dari arah berlawanan yang kebetulan mengambil lajur terlalu ke kanan,” kata sang pesepeda motor.

Kewaspadaan Digandakan

Saat hendak berbelok…

Lihat pos aslinya 153 kata lagi