IMG_1273

Hi Salam Wildlife!Kali ini perjalanan mengisi libur lebaran 2013 sekalian merasakan serunya mudik, maklum gak pernah mudik dulu-dulu gak punya kampoeng halaman.

Setelah Lebaran saya putuskan untuk touring ke air terjun dolo dan irrengolo yang ada di Kediri soalnya sekalian mampir Jombang jadi ada tempat istirahatlah. Meskipun tempat ini sudah terkenal tapi saya belum pernah kesana jadi bolehlah dicoba tracknya itung-itung buat menambah wacana buat blog.

Berangkat pagi hari dari Sidoarjo menuju ke Mojowarno Jombang lewat jalur Mojosari karena lebih dekat boleh pilih arah Sidoarjo-Mojosari yang lewat Wonoayu atau yang lewat Tulangan kalau berangkat sih kayaknya lebih dekat yang lewat Tulangan pulang baru lewat yang Wonoayu.

Waktu sampai di daerah Mojoagung jalanan di sini biasa memang agak macet karena masih banyak pembangunan jalan, pasar dan penyempitan jalan waktu melewati jembatan biasa penyempitan jalan tapi meskipun macet tetap lancar ambil arah Pare sebelum kota Jombang dan akhirnya tiba deh Mojowarno buat istirahat sebentar buat menjemput kekasih yang lagi dirumah neneknya berangkat jam 06.40 sampai Mojowarno sekitar  jam 08.00.

Kemudian jam 09.40 berangkat dari Mojowarno lewat jalur arah Kelud(Ngoro) terus ke arah Pare lanjut ke arah kota Kediri terus istirahat makan sampai jam sekitar jm 11.15 kemudian perjalanan diteruskan menuju kecamatan Moro melewati jalan Besuki lalu lintas waktu itu lumayan padat tapi lancar. Dari Besuki menuju desa yugo jalanan langsung menanjak terus sampai pos tiket masuk kawasan wisata air terjun dolo. Bayar tarif masuk sekitar Rp 12.000, 2 orang  sekalian sepedamotornya.

Lanjut melewati track menanjak yang seru sekali bagi saya pemandangan sampai air pemberhentian air terjun juga bagus. Saya sedikit teringat tracknya ini sedikit mirip seperti track tanjakan di Tawangmangu, Magetan berliuk-liuk tapi santai mungkin beberapan kali ada tikungan tajam tapi bolelah dicoba.

Saat di perjalanan kami memilih menuju air terjun dolo dulu meskipun air terjun irrenggolo lebih dekat dari pos masuk wisata. Sampai diparkiran bayar tarif parkir Rp 2000,- terus siap-siap melalui tracking turun tangga disinilah banyak orang sambat(mengeluh) menuju air terjun dolo turun aja sudah mengeluh apalagi track naiknya, bagi saya tak seberapa tak seberat waktu mendaki untuk menuju puncak gunung  yang jalannya pun acak dan harus buka jalan baru tapi ini kekasih saya sudah  mau nangis-nangis minta gendong padahal kalau difoto sudah kayak capeknya hilang saja biasa narsis mengalahkan segalanya hahaha.

Setelah menuruni banyaknya anak tangga sampailah kami di depan air terjun dolo. Situasinya saat itu sangat ramai terus pemandangannya bagus tapi kami tak seberapa terkesan karena sampat kotor plastiknya dan kebersihannya kurang dijaga oleh pengelola lingkungan setempat meskipun air aliran air terjunnya masih tergolong jernih disinilah kami berpikir sesuatu. Sambil melihat-lihat spot yang bagus buat didokumentasikan kita jalan-jalan mengelilingi area air terjun dapet spot yang bagus langsung narsis.

 

 

 

Setelah puas mengabadikan momen kamipun langsung prepare menuju air terjun selanjutnya. Sudah tak terbayang bagaimana kesan saat naik tangganya sangat seru!lihat pemandangan orang-orang sekitar atau wisatawan lain dengan berbagai gaya mengolah kecapekan mereka sampai berhasil kembali ketempat parkiran.

 

 

 

Acara selanjutnya menuju air terjun irrenggolo yang kami ceritakan tadi lebih sebelum air terjun dolo. Mungkin kekasih saya ini tenaganya sudah terkuras habis saat di kawasan air terjun sebelumnya mukanya sudah menunjukkan capek yang tak karu-karuan tapi seru masih bisa bercanda karena dia memang belum pernah secapek ini ditempat wisata alam yang seperti ini.

Sampai di parkiran air terjun irrenggolo kami sempat salah arah saat tracking menuju air terjun maklum wisatawan di air terjun ini jauh lebih sepi dari pada air terjun sebelumnya. Akhirnya kami menemukan track sebenarnya dan perjalanannya untuk mencapai air terjunpun tak sejauh dari air terjun dolo.

Sesampainya di Air terjun baru disini kami bisa bilang Wow!masih alami alirannya pun masih bening struktur air terjunnya juga bagus sangat berseni dengan keunikan batu-batu yang mengantarkan aliran air yang mengalir meskipun tetap ada sisa-sisa sampah berserakan tapi sedikit tak sebanyak di air terjun sebelumnya mungkin dikarenakan tempat ini tak seramai air terjun sebelumnya.

 

 

Karena hari sudah mulai gelap dan perjalanan pulang kami masih jauh akhirnya kami tak sempat berlama-lama di kawasan air terjun irrenggolo ini. Kamipun langsung bersiap-siap menuju parkiran dan pulang ke Mojowarno meskipun sempat mampir makan malam di kota Kediri sebelum pulang.

Sampai Mojowarno istirahat baru paginya pulang menuju Sidoarjo buat kembali berutinitas untuk hari seninnya.

IMG_1215

IMG_1253

IMG_1319

 

IMG_1349

 

 

IMG_1365

 

IMG_1392

IMG_1399

IMG_1404

IMG_1405

IMG_1407

IMG_1462

IMG_1495

 

IMG_1517

IMG_1553

IMG_1577

 

Berikut Videonya :

 

Catatan :

Sebenarnya kedua air terjun ini masih bisa dibilang alami karena aliran airnya masih jernih tapi sampah-sampah di sekitar itu jangan sampai mengotori tempat wisata yang indah seperti ini di tempat wisata manapun di Indonesia ada baiknya kita sabagai wisatawan membawa plastik tersendiri untuk menampung sampah yang kita hasilkan sendiri misalnya seperti botol air minum atau tempat makanan kemudian yang membawa anak kecil dibawah umur itu sering-sering diingatkan untuk tak membuang sampah sembarangan. Dikarenakan menurut pendapat saya yang telah banyak mengunjungi kawasan wisata Indonesia adalah seperti ini sebagus atau sealami apapun tempat itu jika tidak dijaga kebersihannya ya tidak akan menjadi tempat yang indah lagi untuk dikunjungi dan semakin banyak tempat yang tadi bagus buat dikunjungi kemudian kotor oleh tangan kita sendiri semakin sedikit juga kita kan menemukan tempat-tempat yang bagus untuk masa depan dan keturunan kita kelak. Generasi yang akan datang takkan pernah bisa merasakan keindahan alamnya sendiri khusunya di negaranya sendiri di Indonesia akhirnya lebih memilih berpergian keluar negeri yang lingkungan wisatanya lebih bagus dan bersih. Padahal Indonesia ini adalah secuil tanah surga masak kita hanya bisa menikmati wisata-wisata buatan yang dikelola oleh pihak-pihak asing saja tanpa tahu keindahan alami Indonesia yang sebenarnya. Saya tak ingin air terjun ini menjadi rusak padahal sebenarnya indah seperti air terjun yang saya temukan di Nongkojajar Pasuruan yaitu Coban Waru bisa mampir ke link ini

Sekian terima kasih terus jelajah, temukan, jaga dan lestarikan  kekayaan alam Indonesia sebagai orang Indonesia.

Iklan