Edo Rusyanto's Traffic

poster_konsentrasi_kopcau7

NGANTUK saat bersepeda motor berisiko tinggi bagi keselamatan sang pesepeda motor. Tentu, berisiko tinggi juga bagi pengguna jalan yang lain.

Pilihan logis saat ngantuk hanya satu, tidur. Maklum, kantuk yang mendera bisa merusak konsentrasi seseorang. Konsentrasi yang buyar bisa berujung fatal, kecelakaan di jalan. Kalau itu terjadi, bisa dipastikan bakal merugikan banyak pihak, termasuk keluarga tercinta di rumah.

Banyak diantara kita mahfum bahwa tanpa konsentrasi, kemampuan seseorang mengantisipasi situasi di sekelilingnya menjadi minim. Kalau saat berkendara, ujung-ujungnya, bisa menabrak, ditabrak, atau terjatuh. Repotkan.

Ironisnya, kecelakaan itu, tak hanya merugikan sang pesepeda motor. Bisa jadi merugikan para pengguna jalan lainnya. Mereka yang tak bersalah bisa menjadi korban sia-sia di jalan raya.

Saking seriusnya soal ngantuk, negara mengaturnya dalam perundang-undangan. Dalam Undang Undang (UU) No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) mewajibkan seluruh pengendara untuk berkonsentrasi. Salah satu aktifitas yang dianggap berpotensi mengganggu konsentrasi adalah ngantuk sambil berkendara.

Lihat pos aslinya 46 kata lagi