Archive for September, 2013



Iklan

Edo Rusyanto's Traffic

PARA konsumen yang membeli sepeda motor secara kredit bisa menyicil via gerai Alfamart. Kini, setahu saya, Alfamart menggandeng Federal International Finance (FIF) dan Wom Finance.
Jurus PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk selaku pemilik merek Alfamart cukup jitu. Kita tahu, umumnya para konsumen sepeda motor ada di pelosok-pelosok yang membutuhkan akses untuk membayar cicilan motor. Maklum, saat ini, cara pembelian system kredit bisa berkisar 80-90% dari total penjualan motor. Hingga Januari-September 2011, sudah sekitar 6,21 juta unit motor yang dipasarkan anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi).
“Sudah lama mas kita menerima pembayaran cicilan kredit motor FIF dan WOM,” tutur seorang wanita penjaga gerai Alfamart, di Cipayung, Jakarta Timur, saat menjawab pertanyaan saya, Selasa (25/10/2011) siang.
Saya melihat pengumuman yang ditempel di kaca pintu masuk Alfamart. Selain menerima pembayaran cicilan motor, Alfamart juga menerima pembayaran tagihan listrik PLN. Alfamart lebih dulu menerima cicilan motor ketimbang pembayaran PLN yang berlaku sejak 18…

Lihat pos aslinya 214 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

INI kali ketiga dalam 10 tahun terakhir saya mengalami kartu ATM ketelan di mesin ATM. Bedanya, kali ini nyangkut di mesin ATM bersama. Bukan di mesin penerbit kartu ATM.
Kejadian Minggu (26/8/2012) sekira pukul 14.30 WIB di Cibubur Junction, Jakarta Timur, bikin repot. Maklum, kartu ATM itu niatnya untuk belanja mingguan.
Kronologis kejadian bermula saat saya memasukan kartu ATM Bukopin ke mesin ATM Bank Mega karena ada logo ATM bersama. Setelah memasukan pin dan jumlah uang yang akan diambil, tiba-tiba mesin re-start. Bahkan, berwarna hitam. Ada tulisan ‘Maaf untuk sementara mesin tidak berfungsi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan.’
Anehnya, saat nasabah pengguna kartu ATM Bank Mega, sang mesin berfungsi.
Saat kejadian, dua petugas satpam gedung pusat perbelanjaan itu membantu saya. Walau, sebatas mengingatkan untuk mengontak Mega Call di 021-79175555.
Setelah menunggu beberapa saat, petugas layanan call centre Bank Mega, Sari (kalau tidak keliru dengar), menyarankan saya menghubungi call centre Bank Bukopin…

Lihat pos aslinya 264 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

SUATU siang rumah saya kedatangan para pemasar kredit sepeda motor. Sang pemasar hanya meninggalkan selebaran alias brosur.
Isinya? Tabel-tabel hitungan kredit. Brosur itu ternyata berasal dari Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). Wow!
Salah satu yang menarik perhatian saya adalah hadiah yang disodorkan sang manajemen BPR. “Beli motor Yamaha berhadiah TV LCD 32′ periode Februari-April 2012” tulis brosur itu.
Tapi, ada tanda bintangnya (*) loh. “Bagi nasabah yang beruntung”. Wah, gak semua konsumen dong.
BPRS Alsalaam yang mengeluarkan brosur itu juga menerapkan biaya administrasi motor Rp 185 ribu. Berhubung saya tidak bertemu sang tenaga pemasar, info lebih jauh belum bisa digali.
Iseng-iseng membaca tabel yang ada di brosur tersebut. Ternyata BPRS itu membiayai produk-produk dari lima ATPM sepeda motor. Kelimanya adalah Honda, Kawasaki, Piaggio, Suzuki, dan Yamaha.
Ternyata ada yang menarik. Pembelian lewat pembiayaan BPRS tersebut selisihnya cukup lumayan loh. Saya belum mengerti kenapa bisa begitu. Coba lihat hitung-hitungan awam di…

Lihat pos aslinya 386 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

foto:edo

SEORANG eksekutif di perusahaan sepeda motor menuturkan, hampir sekitar 90% skema pembelian sepeda motor menggunakan fasilitas kredit. Produk yang diminati terutama adalah tipe bebek. Hanya sedikit konsumen yang membeli secara kredit di segmen sepeda motor sport, terutama untuk kelas 400cc ke atas. Walau, saat ini ada fasilitas kredit untuk pembelian sekelas sepeda motor Harley-Davidson.

Apa faedah membeli sepeda motor secara kredit? Inilah jawaban dari

Lihat pos aslinya 548 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

Gedung Samsat Jakarta Timur, di Jl DI Panjaitan atau By Pass, cukup megah. Bangunan utama terdiri atas empat lantai. Lokasi parkir cukup luas, termasuk untuk sepeda motor. Antrean warga mengurus pajak STNK dan pajak-pajak lain cukup banyak.
Capek antre? Ada beberapa kantin di sudut kantor tersebut. Aneka menu makanan dan minuman ringan sudah menanti.

Seperti yang saya lihat Jumat (27/5/2011) siang. Di lantai dasar gedung utama, merupakan tempat pengambilan formulir dan loket pengurusan pembayaran STNK motor dan mobil. Di luar sana, juga ada layanan drive thru untuk pembayaran STNK motor.
Slogan melayani dengan penuh komitmen terpampang di beberapa banner di lantai dasar. Bahkan, lewat pengeras suara, petugas menganjurkan agar warga menghindari pengurusan lewat calo.

Prosedur STNK Telat
Saya memulai prosedur dengan bertanya pada petugas yang ada di Samsat. Langkah pertama adalah mengambil dan mengisi formulir di lantai dasar. Saat itu, jam menunjukan pukul 13.00 WIB. Formulir berisi nama, alamat, dan…

Lihat pos aslinya 352 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

ANTREAN kendaraan memadati Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan dari arah Cawang menuju perempatan Kuningan, Jakarta Selatan. Persis menjelang perempatan, kepadatan kian menggila pada jam-jam masuk dan pulang kerja. Ruas jalan itu hanya satu sisi dari potret lalu lintas jalan di Jakarta yang tak isi ribuan, bahkan ratusan ribu kendaraan setiap hari.

Tingkat kesabaran benar-benar diuji. Mereka yang tidak lolos ujian memilih jalur pintas. Naik ke trotoar jalan atau merangsek jalur busway.

Pilihan melintas di trotoar jalan hanya memberikan kelegaan sesaat bagi para pesepeda motor. Mereka sedikit lepas dari antrean kendaraan yang mengular. Namun, di sisi lain menciptakan satu lagi kiprah penindasan terhadap pemilik hak sesungguhnya, yakni para pedestrian. Mereka mencabik-cabik hak pejalan kaki.

Tak heran jika kita menyaksikan kiprah Nisya Amalia, pada tahun 2009. Wanita muda yang bekerja di perusahaan swasta itu ‘menghalau’ pesepeda motor dari trotoar jalan di Jakarta. Peristiwa di bawah jembatan Semanggi, Jakarta yang menjadi banyak perbincangan…

Lihat pos aslinya 181 kata lagi


CXRider.com

Menarik ketika membaca postingan Kang Heri disini , mengenai tingkah oknum SPBU yang ‘nakal’ sehingga merugikan konsumennya, Untuk kronologinya dan lokasi kejadian di Semarang pula .

Lihat pos aslinya 526 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

kopcau brotherhood

KERAP kali kita mendengar kata brotherhood. Makna yang mengemuka saat mendengar kata itu adalah, persaudaraan. Di kalangan pesepeda motor, bermakna sebagai persaudaraan sesama penunggang kuda besi.

Hanya saja, esensi persaudaraan yang mencuat di kalangan penunggang kuda besi kadang terbatasi oleh hal tertentu saja. Misal, jenis sepeda motor tertentu, kelompok tertentu, bahkan hanya untuk lingkungan tertentu. Padahal, esensi persaudaraan semestinya bisa lebih luas lagi. Komunitas Kopdar Pengicau (Kopcau) menyebutnya, ‘Brotherhood Merah Putih.’

Persaudaraan yang diusung dan dimaknai oleh Kopcau merujuk pada rekam jejak negeri tercinta, Indonesia Raya. Para pendiri Republik Indonesia mengajarkan bahwa persaudaraan kita ada di dalam batas Republik. Kita semua satu nafas, anak bangsa Indonesia.

Saat para anak-anak muda cikal bakal Republik Indonesia berkumpul di Jakarta pada 28 Oktober 1928, bisa jadi sebuah tonggak besar sejarah Indonesia. Perkumpulan-perkumpulan kepemudaan yang ada saat itu menyatakan sikap bersatu dalam satu bangsa, yakni Bangsa Indonesia. Itulah esensi Sumpah Pemuda yang dikumandangkan dalam…

Lihat pos aslinya 186 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

poster_konsentrasi_kopcau7

NGANTUK saat bersepeda motor berisiko tinggi bagi keselamatan sang pesepeda motor. Tentu, berisiko tinggi juga bagi pengguna jalan yang lain.

Pilihan logis saat ngantuk hanya satu, tidur. Maklum, kantuk yang mendera bisa merusak konsentrasi seseorang. Konsentrasi yang buyar bisa berujung fatal, kecelakaan di jalan. Kalau itu terjadi, bisa dipastikan bakal merugikan banyak pihak, termasuk keluarga tercinta di rumah.

Banyak diantara kita mahfum bahwa tanpa konsentrasi, kemampuan seseorang mengantisipasi situasi di sekelilingnya menjadi minim. Kalau saat berkendara, ujung-ujungnya, bisa menabrak, ditabrak, atau terjatuh. Repotkan.

Ironisnya, kecelakaan itu, tak hanya merugikan sang pesepeda motor. Bisa jadi merugikan para pengguna jalan lainnya. Mereka yang tak bersalah bisa menjadi korban sia-sia di jalan raya.

Saking seriusnya soal ngantuk, negara mengaturnya dalam perundang-undangan. Dalam Undang Undang (UU) No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) mewajibkan seluruh pengendara untuk berkonsentrasi. Salah satu aktifitas yang dianggap berpotensi mengganggu konsentrasi adalah ngantuk sambil berkendara.

Lihat pos aslinya 46 kata lagi

%d blogger menyukai ini: