FA-Brosur CS1 revisi convert

Salam Wildlife!sedikit out of topik dari tema blog tapi mungkin saya ingin membagi hasil jurnal waktu penelitian skripsi saya dulu mungkin bisa menjadi wacana yang berharga bagi pembaca sekalian. Selama 1 tahun saya meriset tentang perkembangan salah satu varian Honda yang mungkin bisa dikembangkan desainnya akhirnya saya memutuskan untuk meneliti Honda CS1 salah satu varian yang desainnya unik dari segi styling bentuk saja.

Redesain Honda CS1(City Sport One) Dengan Konsep Racing Sport Underbone

ABSTRAKSI – All New Honda CS1 (City Sport One) adalah pengembangan desain dan konsep baru dari Honda CS1 sebelumnya, dengan tujuan yaitu untuk memperbaiki image Honda CS1 yang salah dalam mindset konsumen dari segi brand juga kategori tipe motor yang masih awam dibenak konsumen.

Dalam perancangan Honda CS1 ini, pendekatan terhadap tren dan minat konsumen terhadap desain baru dijadikan konsep awal. Pengembangan desain yang dilakukan khususnya pada tampilan bentuk serta warna, agar menarik untuk dilihat dan menampilkan ciri khas dari city sport juga mengembalikan kategori Honda CS1 ke kategori underbone agar image lebih tertanam di mindset konsumen.

Sedangkan dalam pengembangan konsep baru Honda CS1 ini lebih ditujukan kepada pengguna usia dewasa muda atau remaja yang mapan untuk penggunaan beraktifitas dalam kota. Penggabungan fungsi kendaraan urban yang lebih berkarakter racy dan sport  akan  menjadi tujuan akhir penelitian ini sehingga dapat menarik minat masyarakat akan kehadiran desain baru Honda CS1.

KATA KUNCI – New Image, Sporty-Racy-Streamline

I. PENDAHULUAN

Pada tahun 2008 AHM (Astra Honda Motor) meluncurkan All New Honda CS1 (City Sport 1), motor yang benar-benar baru perpaduan motor bebek underbone dan motor sport (crossover). Honda CS1 merupakan motor jenis underbone pertama Honda dengan menerapkan lampu tidak mengikuti setang. Direktur Marketing AHM Johanes Loman menambahkan, karakter CS1 ini untuk memenuhi konsumen yang ingin tampil beda, menginginkan motor sport yang powerful, namun tetap membutuhkan kenyamanan tinggi.

Fenomenanya reputasi motor city sport Honda CS1 yang memperoleh penghargaan dari salah satu media khusus otomotif pada tahun 2008 itu ternyata tidak berpengaruh terhadap penjualannya yang terus menurun dari tahun-ketahun. Desain Honda CS1 yang saat itu kurang mendapat apresiasi dari konsumen menjadi penyebab utama yang akhirnya menjadi celah bagi kompetitor sejenis untuk merebut pangsa pasar. Kenyataan ini menunjukkan bahwa selera masyarakat Indonesia terus berkembang sesuai tren yang ada sehingga pengolahan bentuk keseluruhan Honda CS1 yang menarik serta lebih fresh.

Permasalahan utama dari Honda CS1 dilihat dari grafik penjualan yang terus menurun adalah kalah bersaing dengan kompetitor. Bila dilihat dari aspek desain Honda CS1 dengan kompetitor bentuk Honda CS1 kurang mendapat apresiasi dari masyarakat sehingga  keinginan Honda CS1 menjadi trend setter tidak sesuai tren saat itu. Permasalahan kedua terletak posisi berkendara untuk sepeda motor beraura sport seharusnya posisi setang pengemudi diharapkan menganut desain motor sport bergaya balap tapi pada desain Honda CS1 setang masih menganut model setang bebek konvensional meskipun secara kenyamanan lebih menguntungkan tetapi dari segi gaya berkendara balap dinilai konsumen kurang sehingga perasaan akan mengendarai motorsport terasa kurang terpenuhi dibenak para konsumen.

Tujuan meredesain Honda CS1 adalah memenuhi nilai kebaruan dari segi styling untuk masyarakat Indonesia dan dengan new image sebagai langkah untuk merebut hati konsumen penggemar motor sport underbone sebagai perbaikan dari produk sebelumnya yang kurang dari segi desain.

II. METODELOGI

  1. Langkah awal yang dilakukan adalah wawancara metode pengumpulan data ini dilakukan dengan proses tanya jawab langsung kepada pihak yang terkait yaitu pihak Honda, tentang hal-hal yang berkaitan dengan judul.
  2. Langkah kedua adalah menangkap fenomena style dan kebutuhan otomotif yang menjadi trend di masyarakat dengan metode pengamatan berupa foto, gambar dan pengamatan langsung produk yang ada dilapangan. Dengan adanya fenomena – fenomena tersebut ada peluang pengembangan desain sebagai penunjang redesain Honda CS1.
  3. Metode pengumpulan data dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan yang diisi oleh para responden dengan sampling wilayah kota Surabaya. Metode survey kuisioner ini menggunakan sampling acak guna mengetahui minat dan kebutuhan
  4. Penelitian lapangan (observasi) penelitian dengan cara berhubungan langsung dengan obyek yang diteliti. Cara- cara yang digunakan adalah survey kuisioner  dan wawancara.
  5. langkah berikutnya berupa pencarian bentuk dengan cara eksporasi sketching gambar desain
  6. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan alternatif dengan cara pembobotan pada tiap sketsa gambar  yang telah dibuat .
  7. 7.       langkah berikutnya dengan  sampel kuisioner  kepada beberapa pengguna sepeda motor untuk memilih final desain.
  8. 8.       Hasil akhir berupa gambar 3d presentasi  final desain.

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

  1. A.      Konsep Desain

Konsep utama yang diterapkan dalam perancangan ini adalah:

  • Konsep Racy , Gaya berkendara balap Motor sport/racing memiliki kesan kaki menekuk tinggi posisi kaki lebih dekat ke tubuh untuk meningkatkan ground clearance saat menikung, dan mencapai panjang atau handle bar dengan kontrol tangan, dimana posisi tubuh dan pusat gravitasi mengarah ke depan, di atas tangki bahan bakar sehingga pengendara tampak membungkuk dan mengurangi tekanan angin.
  • Konsep Bentuk Sporty , yaitu Jenis kendaraan yang lahir untuk orang yang suka bergaya balap, berolahraga atau sporty dimana mengedepankan sebuah gaya untuk tampil gagah dan cepat dalam beraktifitas sehari-hari. Membuat tipe ini lebih mengedepankan performa, kecepatan dan efektifitas.
  • Streamline Desain, Gaya arsitektur yang menekankan bentuk melengkung, garis horizontal panjang, dan kadang-kadang elemen laut.
  • Desain Baru Underbone yang Fungsional, Underbone adalah sepeda motor kecil yang dibangun di atas kerangka yang sebagian besar terdiri dari sebuah pipa berdiameter besar atau di Indonesia biasa disebut kendaraan bebek yang tentunya mempunya ciri khas yaitu sebagai kendaraan yang fungsional sehingga selain faktor bentuk, faktor fungsional juga ikut mengalami inovasi desain.

B.      Studi Kebutuhan

Desain diawali dari masalah yang telah dianalisa awal dan analisa kompetitor serta perbandingannya dengan desain Honda CS1 yang terdahulu. Masalah desain Honda CS1 dinilai memiliki bentuk yang kurang diapresiasi masyarakat dengan baik dimasyarakat karena dengan adanya kompetitor yang mengeluarkan desain dengan gaya yang lebih fresh.

IMG_0001

Gambar1. Objective Tree

C.      QFD(Quality Function Development)

IMG_0002

Gambar 2. Tabel QFD

Kesimpulan

Dari data diatas dapat dilakukan analisa dan studi terhadap aspek teknis dari desain  New Honda CS1  berdasarkan tingkat prioritasnya. Studi analisa kebutuhan terhadap aspek teknis dilakukan dengan mengelompokkan aspek teknis yang akan dianalisis maupun studi berdasarkan dari Objective Tree kemudian di tentukan pembagian sub bagian QFD item tersebut masing-masing part akan dikembangakan berdasarkan tingkat prioritasnya.

 D.      Eksplorasi  Sketsa Ide Awal

IMG_0007IMG_0008

IMG_0001 IMG_0002 IMG_0003

Gambar 3. Perkembangan tarikan garis dari desain terdahulu

jjzsbjzbo

Display2

IMG_0011

IMG_0010

IMG_0008

IMG_0009

IMG_0002

IMG_0005

IMG_0003

IMG_0001

IMG_0001

Gambar 4. Thumbnail sketch

E. Analisa Egonomi

Faktor ergonomis geometri sepeda motor yang menentukan postur duduk meliputi ketinggian, sudut dan lokasi pijakan kaki, kursi dan sudut setang pada handle bar. Faktor dalam geometri fisik pengendara yang berkontribusi terhadap posture tempat duduk termasuk tubuh, lengan, paha dan panjang kaki juga tinggi pengendara secara keseluruhan.[1]


[1] Foale, Tony (2006). Motorcycle Handling and Chassis Design. Tony Foale Designs.

08-00adjust

48633_f260

IMG_0003

Gambar 5. Setiap perubahan posisi mempengaruhi ergonomi berkendara yang menjadi acuan mendesain sport underbone

F.    Analisa Tren

       Studi analisa ini bertujuan untuk menganalisa trend yang berkembang dimasyarakat khususnya dalam hal produk. Trend lain seperti fashion trend, dan benda  produk adalah saling berkaitan Karena sekarang produk sangat berkaitan dengan trend dan lifestyle yang mengelilinginya. Analisa ini adalah untuk mendapatkan pattern atau corak tren yang berkembang saat ini guna disesuaikan dengan konsep perancangan Honda CS1 kali ini. Berikut adalah paparan mengenai trend fashion di dunia :

EXO 1

sportXX

Gambar 6. Trend Fashion dan otomotif

Tren yang dipakai untuk produk saat ini adalah dari produk – produk impor luar negeri yang dipasarkan di Indonesia. Hal ini dikarenakan Indonesia masih belum mampu untuk membuat sebuah trend produk yang bakal mempengaruhi tren produk tersebut di luar negeri. Selain itu ada kecenderungan pula, sifat masyarakat Indonesia yang lebih suka produk impor. Karena masyarakat lebih menyukai produk dengan kombinasi optimal dari kekhasan produk itu sendiri dan juga segi kebaruannya. Mengenai trend yang terjadi pada era 2000-2020. Desain tahun 2000 memiliki bentukan desain yang masih merupakan pengembangan dari desain era 90an, New Classic serta Edge Body ( garis-garis tegas ) yang biasa tergambar dalam desain dari sepeda motor balap superbike, selain itu juga Retro. Mendekati era 2020 diprediksi desain akan beraliran organic serta pengembangan dari edge body serta new classic.

G. Alternatif Desain

Table 1. Table Pembobotan

IMG_0004

Kesimpulan: hasil pembobotan dan analisa sketsa adalah terpilihnya alternatif pertama untuk dikembangkan pada tahap pengembangan desain

H.      Pengembangan Desain

  1. Pengembangan Desain Head lamp

Desain pada bagian bodi bagian depan memiliki beberapa ciri khusus yang dapat memberikan citra khusus pada desain produk dengan karakter sporty, sehingga bentuk dan penempatan beberapa part harus disesuaikan agar dapat tetapmemberikan ciri dan karakter Honda akan tetapi juga dapat memberi kesan sporty dan cepat pada desain sebuah sport underbone.

IMG_0005

Gambar 7. Pengembangan fungsi dan tata letak head lamp

  1. Pengembangan Desain Peletakan Helm

Dari beberapa masalah yang di dapat di beberapa tipe motor dengan konsep yang sama,peletakan dan tempat penyimpanan helm juga menjadi masalah,pada desain ini disediakan beberapa pilihan cara dan tempat peletakan helmet yang mudah dan aman.

IMG_0006

Gambar 8. Peletakan Helm (Optional Design)

 

  1. Pengembangan Desain Bagasi

Pada sistem penyimpanan yang terletak  tepat dibagian bawah seater merupakan fiture yang jarang dimaksimalkan secara fungsional pada tipe sport underbone,pada hal kebutuhan terhadap ruang penyimpanan sagatlah diperlukan pengembangan inovasi yaitu dengan keberadaan desain tangki BBM yang berada di luar bagasi memungkinkan kegunaan bagasi untuk menyimpan barang dan tool box bisa lebih fungsional.

 portil053

Gambar 9.Penambahan fungsi bagasi

 I.      Final Desain

Hasil final desain berupa gambar 3d model,dengan bentuk dan konsep yang lebih memberikan kesan  sporty, racy dan cepat pada sebuah desain sport underbone.

Display4

cad dimensi detail cad dimensi part1 cad dimensi part2 cad dimensi part3 cad dimensi part4 cad dimensi part5 cad dimensi part6 cad dimensi part7 cad dimensi potongan cad dimensi tampak1 cad dimensi tampak2 cad dimensi tampak3 cad dimensi tampak4 cad explode

 pearl white pearl white2 pearl white5

Gambar 10. Final Desain Gambar Teknik dan Tampilan 3Dimensi

 portil054

Gambar 11. Hasil Desain Prototype Final

J.      Varian Warna

Varian warna didapat melalui analisa warna yang mengacu pada tren warna yang berkembang di Indonesia kemudian di aplikasikan ke dalam desain final sesuai dengan konsep warna yang menampilkan kesan sporty dan racy.

portil055

 Display7

Gambar 12. Varian warna pada desain final

K.      Mock Up/Prototype 

Sesudah melalui tahap trial dan error pada modeling kemudian dilanjutkan dengan  tahap prototype atau Mock Up dengan dimensi benda produk 1 : 1 agar bisa dinikmati secara visual dan di uji durabilitasnya sebelum masuk ke tahap produksi masal.

149421_3928131776535_1087471659_n

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Beberapa poin – poin yang bisa dirangkum menjadi sebuah kesimpulan dalam perancangan ini antara lain :

  • Kebutuhan akan desain sepeda motor bebek sporty, racy dan mengikuti trend yang berlaku dimasyarakat adalah mutlak jika ingin dilihat oleh calon konsumen. Dengan hasil redesain Honda CS1 yang sudah diperbaiki dan memenuhi keinginan konsumen akan perbaikan desain yang mengikuti bentuk pendahulu Honda CS1 yaitu Honda Nova Sonic agar tampak lebih fresh sehingga dapat bersaing dengan kompetitor sejenis secara desain, performa dan harga yang lebih valuable.
  • Untuk inovasi pada fitur terbaru redesain ini adalah sepeda motor sport yang mengutamakan aspek fungsional seperti kapasitas tangki BBM yang lebih besar dari pendahulunya juga peletakan yang lebih terjangkau, kemudian bagasi yang lebih luas untuk menaruh perlengkapan lain semisal jas hujan, kemudahan untuk menaruh helm juga disematkan dengan fitur aksesoris pengait helm model baru sehingga tampak lebih praktis

Saran

Beberapa poin – poin yang bisa menjadi saran untuk perancangan selanjutnya antara lain :

  • Untuk perkembangan desain ke depan sebaiknya disesuaikan dengan tren yang berkembang dan kebutuhan konsumen akan sepeda motor jenis bebek sport.
  • Pengeksplorasian bentuk harus dilakukan secara continue agar model desainnya berkembang sebelum produk memasuki siklus titik jenuh.
  • Lebih memfokuskan kepada apa dan siapa yang dituju karena jika produk punya banyak kompetitor akan lebih segmented sehingga nantinya market yang dituju jelas.
  • Sebaiknya perkembangan desain diikuti perkembangan dari sektor mesin meskipun sedikit.

DAFTAR PUSTAKA 

BUKU

Dreyfuss, Henry ( 1976 ) The Measure of man, Human factor in Design,McGraw Hill, USA

Kobayashi, S ( 1995 ) NCD

Kotler, Philip ( 2002 ) Manajemen Pemasaran, Buku 1 dan 2, RENHALLINDO, Jakarta.

Panero, Julius. & Martin Zelnik ( 2003 ) Dimensi Manusia Ruang dan Interior, Erlangga, Jakarta.

Smith, Terry & John Zellner (March 2006) A Three Dimensional Analysis of Riding Posture on Three Different Styles of Motorcycle. International Motorcycle Safety, California.

Foale, Tony (2006). Motorcycle Handling and Chassis Design. Tony Foale Designs.

LAPORAN / STUDI

Fauzia, Virega.2011.Desain Toyota Avanza Generasi ke-2 tahun 2015 Dengan Konsep Sport MPV Family Berkarakter Keris Jawa. Despro-ITS,Surabaya.

Kumara Y.P.2010 Laporan Tugas Akhir Desain New Yamaha Mio 2010. Despro – ITS,Surabaya.

INTERNET

http://suprichusnul.multiply.com/journal/item/1346/IL_PHENOMENON_HONDA_CS1/Diakses : 06-10-2012/11.10WIB

http://m.inilah.com/read/detail/21581/motor-crossover-honda-meluncur/Diakses : 12-10-2012/09.13WIB

http://www.aisi.or.id/statistic/Diakses : 09-08-2012/16.07WIB

http://tmcblog.com/2010/09/13/honda-cs1-zero-distribution-and-facelift-plan-adakah-hubungannya/Diakses : 13-09-2010/08.33WIB

http://tmcblog.com/2011/01/09/bagaimana-menurutmu-jika-form-factor-cs1-balik-ke-asal/Diakses : 09-01-2011/11.13WIB

http://world.honda.com/CBR250R/Diakses : 20-04-2012/20.30WIB

http://world.honda.com/CBR1000RR/styling/index.html/Diakses : 28-06-2012/18.40WIB

http://www.blackxperience.com/index.php?page=bia-contestant-detail&biacid=167/Diakses : 14-09-2012

http://www.astra-honda.com/index.php/product/Diakses : 20-08-2011/21.09WIB

http://www.studentmagz.com/2011/05/trend-fashion-2011-indonesia.html/Diakses : 12-05-2011/15.14WIB

http://iwanbanaran.com/2013/01/13/koq-honda-cs1%EE%9A%95%E2%80%8E%E2%80%8B%E2%80%8B%E2%80%8B%C6%8Daa%EE%9A%95-ada-suaranya-yah/Diakses : 13-01-2013/13.45WIB

http://ridertua.com/tag/honda-cs1/Diakses : 15-07-2012/22.41WIB

Yang Terakhir Banner dan Video :

2954_3928077935189_720493166_n

Video Animasi :

Di bawah ini motornya sudah saya modifikasi lagi buat dipakek sehari-hari

IMG_20130929_121021 IMG_20130929_121123 IMG_20130929_121146 IMG_20130929_121410 IMG_20130929_121337 IMG_20130929_121410 IMG_20130929_121441 IMG_20130929_121513 IMG_20130929_121550 IMG_20130929_122024

Masalah utama saya pada waktu membuat model prototype 1 : 1 adalah kurang rapinya pengerjaan karena saya kerjakan sendiri dengan bantuan 1 orang tukang fiber sehingga hasilnya tidak begitu maksimal  dengan waktu pengerjaan yang sangat singkat. Mudah-mudahan yang saya posting berguna dan bermanfaat mohon maaf bila ada dinamika ketidak cocokan selera dengan produk yang saya riset dan redesain secara personal. Sekian terima kasih🙂