Edo Rusyanto's Traffic

marka garis lurus

WASPADA. Mendahului saat berkendara di jalan butuh kepastian. Bahkan, butuh ekstra waspada. Lengah sesaat, bisa-bisa berujung pidana. Tulisan ini berangkat dari kisah nyata.

Apa yang dialami Razaksi, sebut saja begitu, cukup memprihatinkan. Suatu senja, sepulang bekerja pria berusia empat puluhan tahun itu melenggang dengan sepeda motornya. Lalu lintas jalan normal, seperti biasanya.

Pada gilirannya, ada sebuah mobil di depan Razaksi. Dia pun mendahului mobil tersebut. Kecepatan ditaksi berkisar 60-70 kilometer per jam (kpj). Tiba-tiba, dari arah berlawanan hadir sebuah sepeda motor yang hendak berbelok ke kanan jalan. Kepanikan melanda Razaksi. Si kuda besi tak terkendali. Brakkk!!

Benturan tersebut membuat penunggang sepeda motor yang ditabrak Razaksi terjatuh. Pertolongan pun diberikan oleh warga yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian. Malang, sang korban tak bisa ditolong. Meninggal dunia.

Razaksi harus menjadi pesakitan. Kasusnya diproses di pengadilan dan lima bulan kemudian divonis lima bulan penjara dengan masa percobaan selama 10 bulan. Pria itu…

Lihat pos aslinya 161 kata lagi

Iklan