Edo Rusyanto's Traffic

JAGAT penggiat keselamatan jalan (road safety) seakan tak pernah sepi. Di Indonesia, gerakan mengarah pada pengubahan kebiasaan, yakni dari melanggar aturan menjadi lebih toleran dan tidak arogan di jalan. Hal itu diyakini mampu meredam potensi kecelakaan di jalan.

Tentu saja bagi para pengguna kendaraan bermotor atau pengguna jalan lainnya, aspek fokus dan waspada merupakan hal yang tak terbantahkan. Aspek tadi menopang seseorang untuk mampu berkonsentrasi atau sebaliknya ketika berkendara. Konsentrasi merupakan modal dasar untuk selamat saat berkendara.

Upaya menghindar dari terkaman sang petaka jalan raya perlu terus dilakukan. Maklum, Indonesia punya catatan kelam soal kecelakaan. Tiga tahun terakhir, rata-rata ada 300-an kasus kecelakaan per hari. Buah dari kecelakaan itu getir, tiap hari ratusan orang luka-luka dan 80-an tewas sia-sia di jalan raya.

Kecelakaan bisa terjadi kapanpun, dimanapun, dan menimpa siapa saja. Ikhtiar yang dilakukan untuk memperkecil potensi terjadinya kecelakaan dan mengurangi risiko fatalitas.

Ketika jagal raya menghampiri, saat taring tajamnya…

Lihat pos aslinya 166 kata lagi