Archive for Januari 9, 2014



Edo Rusyanto's Traffic

penjualan motor mobil 2008 2013

INDONESIA memang memikat bagi para produsen kendaraan bermotor. Tak heran jika para pabrikan dari berbagai penjuru dunia rela merogoh kocek triliunan rupiah untuk membangun pabrik perakitan di Nusantara.
Tren penjualan kendaraan bermotor, entah itu sepeda motor maupun mobil, belakangan ini terus meningkat. Pada 2011, Indonesia mencatat rekor baru di penjualan sepeda motor, yakni menyentuh angka delapan juta unit. Angka itu merupakan puncak sepanjang sejarah penjualan sepeda motor di Indonesia. Begitu juga dengan penjualan mobil yang menorehkan angka nyaris sembilan ratus ribu unit.
Setahun kemudian, penjualan mobil mencetak rekor baru, yakni 1,1 juta unit, sedangkan penjualan motor melorot sekitar 7,1 juta unit. Namun, memasuki 2013, penjualan mobil kembali menggeliat, yakni menjadi sekitar 1,2 juta unit. Begitu juga sepeda motor yang ditaksir menyentuh berkisar 7,6-7,7 juta unit.
Bagaimana dengan tahun ini? Tahun 2014, penjualan kendaraan bermotor diprediksi meningkat. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) memperkirakan ada peningkatan sekitar 5% menjadi sekitar delapan…

Lihat pos aslinya 70 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

helm tidak dipakai

MEMAKAI helm atau tidak memakai helm kecelakaan bisa terjadi. Bedanya, pesepeda motor yang memakai helm berpeluang mengurangi risiko yang lebih fatal. Walau, dalam situasi ekstrim, fatalitas bisa menimpa pesepeda motor. Sekali lagi, dalam kondisi ekstrim.
Pemandangan pesepeda motor yang tidak memakai helm mudah dijumpai di sekitar tempat tinggal kita. Ironisnya, salah satu alasan yang sering mencuat adalah jarak yang ditempuh cuma sekitar tempat tinggal. Cuma sekitar kompleks rumah.
“Cuma dekat aja kok, ribet kalau pakai helm.”
Itu kalimat yang sering kita dengar. Apa iya kecelakaan sepeda motor tidak terjadi di sekitar tempat tinggal kita?
Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) bilang, memakai helm standard dengan kualitas baik bisa mengurangi risiko kematian sebesar 40%. Selain itu, bisa mereduksi risiko cedera serius lebih dari 70%. Artinya, memakai helm merupakan ikhtiar untuk menekan fatalitas. Kecelakaan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja.
Lantas, kalau demikian kenapa mempertaruhkan risiko cedera di kepala demi…

Lihat pos aslinya 53 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

IMG01452-20100809-0851

Infrastruktur jalan raya menjadi tulang punggung ekonomi. Distribusi barang dan jasa bertumpu pada infrastruktur jalan. Baik itu pergerakan dari tempat sumber bahan baku, pusat produksi, hingga menuju ke pasar barang dan jasa. Infrastruktur jalan yang bagus juga memengaruhi produktifitas sumber daya manusia (SDM) suatu negara.

Begitu pentingnya infrastruktur, termasuk infrastruktur jalan, berdasarkan studi World Bank (1994) disebutkan elastisitas Produk Domestik Bruto (PDB) terhadap infrastruktur di suatu negara adalah antara 0,07 sampai dengan 0,44. Menurut Bappenas, hal ini berarti dengan kenaikan 1% saja ketersediaan infrastruktur akan menyebabkan pertumbuhan PDB sebesar 7% sampai dengan 44%, variasi angka yang cukup signifikan.

Indonesia setidaknya memiliki 38 ribu kilometer (km) jalan nasional, 48 ribu km jalan provinsi, dan 288 ribu km jalan kabupaten atau kota. Sedangkan panjang jalan nasional tol sekitar 742 km. Dari jumlah keseluruhan jalan nasional, sekitar 11% dalam kondisi rusak berat dan ringan. Butuh perhatian khusus dari pemerintah, dalam hal ini kementerian…

Lihat pos aslinya 660 kata lagi

%d blogger menyukai ini: