Edo Rusyanto's Traffic

kopcau poster 13 represif

TRAGIS. Cuma itu yang keluar dari mulut seorang teman saat membaca berita tabrakan maut di jalan layang non tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2014). Seorang wanita yang menjadi penumpang sepeda motor skutik tewas. Ironisnya, dia sedang mengandung.

Ya. Peristiwa yang terjadi pada Senin (27/1/2014) sekitar pukul 22.30 WIB itu mengundang banyak perhatian publik. Korban meninggal dunia saat kejadian posisinya dibonceng oleh sang suami. Sepeda motor meluncur dari arah Kampung Melayu menuju Tanah Abang. Entah mengapa, sang suami memilih JLNT yang notabene tidak memperbolehkan sepeda motor melintas di jalan senilai Rp 2 triliun itu. Media online menyebutkan, menjelang penghujung JLNT ada razia. Sang pengendara banting stir, lawan arus sehingga akhirnya bertabrakan dengan mobil yang memang sedang di dalam jalur yang semestinya. Sang perempuan pun terlontar. Jatuh dari atas JLNT yang ditaksir berketinggian 15 meter. Belakangan disebutkan bahwa sang pengendara tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Kisah tragis lantaran petaka jalan…

Lihat pos aslinya 476 kata lagi