Archive for Maret, 2014



modus kejahatan

Iwanbanaran.net | Warung Otomotif

banner-460x110 (6)

20140320_111504 Motor bro Aditya bersanding dengan plat nomer Semarang….

Bro dan sis sekalian…..perampasan motor kembali marak terjadi. Modus anyar mengatas namakan debt collector leasing yang menuding motor adalah milik salah satu leasing tertentu dan telat membayar sehingga kudu ditarik oleh mereka. Herannya…..komplotan ini mempunyai nomer mesin serta plat nomer tunggangan kita. Weleh….koq bisa ya. Berikut kejadian nyata yang dialami bro Aditya dari Majalengka Jawa Barat…..

AHM Oil EksNus 460x110uk460x110

Lihat pos aslinya 540 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

busway motor 2

SIAP-SIAP bagi pelanggar rambu dan marka untuk kena semprit denda maksimal. Undang Undang (UU) No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) bilang, denda maksimal untuk pelanggaran seperti itu sebesar Rp 500 ribu. Ada pilihan lain, yakni kurungan badan selama maksimal dua bulan. Dua-duanya pilihan sulit.

Nah, salah satu kasus pelanggaran yang bakal bisa kena aturan itu adalah masuk ke jalur Transjakarta atau yang kondang disebut busway. Jalur khusus untuk bus Transjakarta hadir sejak 2004 dan disediakan khusus untuk angkutan tersebut. Walau, belakangan juga bisa dimanfaatkan oleh bus APTB dan bus sedang Kopaja rute tertentu.

Di setiap memasuki jalur Transjakarta biasanya ada rambu atau marka jalan yang menegaskan bahwa jalur tersebut adalah khusus bus Transjakarta. Jalur yang memang bukan untuk kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil roda empat.

“Denda yang diterapkan maksimal supaya masyarakat segera sadar dan menghargai pengguna jalan yang lainnya,” ujar Kasubdit Gakum Ditlantas…

Lihat pos aslinya 210 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

anak bertiga tak helm jakarta

BELAKANGAN ini dengan mudah kita melihat anak-anak di bawah umur yang berseliweran menunggang sepeda motor di jalan pemukiman. Bahkan, dia tak sendiri. Kadang berdua, bertiga, dan ada juga yang berempat. Kini, tak hanya anak laki-laki, anak-anak perempuan pun asyik mahsyuk menggelinding di atas roda.

Pemandangan seperti itu bukan lagi monopoli warga perkotaan, di pelosok-pelosok desa pun adegan anak di bawah umur menunggang sepeda motor mudah ditemui. Lama-lama saya berpikir bahwa mereka lahir dari rahim masyarakat yang permisif. Anak-anak di bawah umur menjadi korban sistem yang ada. Mereka lahir ketika para orang tua permisif, ketika sistem transportasi umum belum maksimal, saat sekolah tak mentransformasi nilai-nilai keadaban, dan ketika para penegak hukum juga permisif. Anak-anak pun menjadi sisi kelam di jalan raya. Ironisnya, mereka bisa terjebak dalam petaka jalan raya. Di tabrak atau menabrak.

Di wilayah Polda Metro Jaya yang mencakup Jakarta dan sekitarnya, fakta memperlihatkan hal itu. Anak-anak di bawah umur…

Lihat pos aslinya 408 kata lagi


setuju

Edo Rusyanto's Traffic

poster kopcau ke 17_pesta demokrasi 2014

SEBUAH pesan tertulis via what’s app masuk ke telepon seluler (ponsel) saya, Minggu (23/3/2014) sore. Pengirim pesan menceritakan soal penindakan terhadap peserta kampanye yang melanggar aturan lalu lintas jalan.

Dalam pesan tertulisnya, Kepala Subdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Hindarsono menjelaskan, pihak melakukan 52 penilangan dan 10 teguran pada pelaksanaan kampanye Minggu. “Mereka berasal dari tiga parpol, yakni Nasdem, Gerindra, dan Demmokrat,” jelas dia.

Penindakan kali ini menilang 52 orang yang mencakup 49 karyawan swasta dan tiga sopir. Polisi menilang 12 surat izin mengemudi (SIM), 39 surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan menahan satu sepeda motor.

Sementara ituu, berdasarkan jenis kendaraan bermotor, kata dia, mencakup satu mobil pickup, tiga angkutan umum Mikrolet, dan 48 sepeda motor.

“Jenis pelanggaran terbesar adalah pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm, yakni 92,3% dari total pelanggaran yang ada,” tegas AKBP Hindarsono.

Selebihnya, kata dia, pelanggaran kelebihan muatan empat kasus…

Lihat pos aslinya 178 kata lagi


yap benar sekali

Iwanbanaran.net | Warung Otomotif

banner-460x110 (3) image

Wajahnya yang polos terlihat bingung saat motor kudu menghadapi kondisi ramai. Bergoyang kikuk mempertahankan keseimbangan…..minggir-minggir takut kesenggol kendaraan lain. Sedang sosok kecil yang dibonceng cuek dengan kondisi tersebut…..mempermainkan kakinya tanpa kuatir dihantam kendaraan dari belakang. Mayoritas biker menoleh….dan berinisitif memberikan ruang lebih kepada mereka. Kecemasan terlihat dari muka yang melintas…..
460x110rev(1)uk460x110

Lihat pos aslinya 212 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

pedestrian di ambassador

BELUM hilang dari ingatan banyak orang kasus Tugu Tani. Ketika itu, 22 Januari 2012 pagi, sembilan pedestrian tewas dan tiga luka parah ditabrak mobil di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Sang pengemudi akhirnya diganjar sanksi pidana penjara 15 tahun akibat kecelakaan maut tersebut.

Risiko yang dipikul para pedestrian di Jakarta dan sekitarnya bisa diukur dari data Ditlantas Polda Metro Jaya. Data itu menyebutkan bahwa pada 2013, setiap empat hari ada satu pedestrian yang tewas akibat kecelakaan di jalan.

Dari keseluruhan korban tewas akibat kecelakaan tahun 2013 di Jakarta, sebanyak 11,68% adalah para pedestrian.

Ya. Rentannya pedestrian sebagai korban kecelakaan lalu lintas jalan bukan hanya persoalan Indonesia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan yang bertajuk ‘Global Status Report on Road Safety 2013’, menyebutkan bahwa hampir seluruh dunia punya problem soal pedestrian. Rentannya pedestrian terlihat dari laporan tersebut, yakni sebanyak 22% dari 1,24 juta korban tewas akibat kecelakaan adalah para pedestrian. Artinya…

Lihat pos aslinya 144 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

IMG13443-20120202-1248

TABRAK lari menjadi persoalan cukup serius. Gak percaya? Coba simak data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) tahun 2013. Ternyata, tahun itu setiap hari ada 34 kasus tabrak lari.

Ironisnya, kecelakaan lalu lintas jalan yang pelakunya melarikan diri alias tabrak lari, tiap hari merenggut sembilan jiwa. Artinya, 22,22% dari total korban tabrak lari di Indonesia harus berujung pada kematian.

Tunggu dulu. Persoalan tabrak lari juga menyisakan kepedihan bagi mereka yang menderita luka-luka. Tiap hari, rata-rata ada sepuluh anak negeri yang menderita luka berat lantaran tabrak lari. Belum lagi mereka yang luka ringan, jumlahnya rata-rata 23 orang.

Kasus tabrak lari mencerminkan bagaimana orang dengan mudahnya lepas tanggung jawab. Bisa jadi seorang pelaku kecelakaan menghindar lantaran takut dihakimi warga sekitar. Namun, jika seperti itu permasalahannya, sang penyebab kecelakaan bisa membantu korban dengan cara yang berbeda. Misalnya, memberi santunan atau membantu biaya pengobatan sang korban. Persoalannya adalah sudah menyebabkan kecelakaan, lalu…

Lihat pos aslinya 207 kata lagi


Ya harus sadar diri dengan keselamatan berkendara 😉

Edo Rusyanto's Traffic

pebalap dani pedrosa sentul

COBA tengok di sekeliling kita. Belasan, puluhan, bahkan ratusan pesepeda motor yang belum memakai alat perlindungan diri secara maksimal. Masih banyak yang tidak memakai helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu.
Risiko bersepeda motor lebih tinggi dibandingkan menggunaan mobil. Pasti pernah dengar jargon, pemobil itu daging dibungkus besi, sedangkan pesepeda motor, besi dibungkus daging. Maksudnya, sang penunggang kuda besi risikonya lebih tinggi untuk saat terjadi benturan. Ruangnya terlalu ‘telanjang’ dibandingkan pemobil yang terlindungi kerangka besi roda empat.

Undang Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) hanya mewajibkan pesepeda motor memakai helm pelindung kepala, tapi rasanya kita perlu melindungi diri secara maksimal. Jaket misalnya, untuk mengurangi risiko terserang masuknya angin secara langsung ke dalam tubuh. Bayangkan jika tubuh kita diterpa angin secara terus menerus, lama-lama bisa masuk angin.

Helm yang berfungsi melindungi isi kepala kita, jenisnya sudah diatur menurut UU 22/2009 tentang LLAJ, yakni helm yang berstandard…

Lihat pos aslinya 155 kata lagi

%d blogger menyukai ini: