IMG_0013 Salam wildlife!Maret 2014 rasanya sudah kangen lagi masa-masa touring tapi tidak berfikir untuk explore terlalu jauh akhirnya kita putuskan menjelajah pulau kecil di jawa timur berdasarkan saran rekan-rekan suetoclub. Yup seperti biasanya tradisi Sueto  tidak mengulang apa yang telah dijelajah karena masih banyak tempat-tempat baru yang harus di explore secara gamblang dan unik.

Tempat yang kami tuju kali ini bernama Gili Ketapang terletak di sebuah desa dan pulau kecil di Selat Madura, tepatnya 8 km di lepas pantai utara Probolinggo. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan SumberasihKabupaten ProbolinggoJawa Timur. Luas wilayahnya sekitar 68 ha, dan jumlah penduduknya 7.600 jiwa (2004), yang sebagian besar adalah Suku Madura dan bermata pencaharian sebagai nelayan. Penduduk pulau ini dikenal relatif makmur. Gili Ketapang merupakan salah satu tujuan wisata alam di Kabupaten Probolinggo.

Pulau terebut dihubungkan dengan Pulau Jawa dengan perahu motor melalui Pelabuhan Tanjung TembagaKota Probolinggo, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Menurut legenda setempat, pulau ini dulunya menyatu dengan daratan Desa Ketapang (Pulau Jawa), yang kemudian secara gaib bergerak lamban ke tengah laut, karena gempa yang dahsyat akibat letusan Gunung Semeru. Nama Gili Ketapang berasal daribahasa Maduragili yang artinya mengalir, dan Ketapang merupakan nama asal desa tersebut.

Perjalanan kami bagi 2 hari kloter pertama dan kloter ke 2. Yup berangkat dari Surabaya-Probolinggo hanya 2 jam perjalanan saja. Kemudian dilanjutkan menuju pelabuhan Tanjung Tembaga, nah bagi yang membawa transportasi pribadi ada tempat parkir. Kemudian menunggu kapal yang berangkat ke gili Ketapang kebetulan saat itu sudah ramai dan kapal langsung berangkat tapi biasanya bila kita adalah penumpang awal otomatis kita harus menunggu dulu sampai penumpang penuh. Seumpama ada yang berminat menyewa kapal untuk private juga bisa di negosiasikan oleh nelayan setempatkok.

Advantage Preview :

Untungnya cuaca saat itu sangat cerah dan memang ini bisa disebut “best moment” untuk menikmati keindahan pulau dan pantai karena saat cuaca cerah lautpun menjadi tampak biru jernih kemudian mendekati pesisir semakin bening menghijau dan pasir pantai pun menunjukkan keindahan yang sebenarnya di dukung pemandangan gunung-gunung di jawa timur yang tampak dari kejauhan. Pokoknya wowlah gili Ketapang ini dan sebenarnya tak kalah dengan gili-gili yang sudah tenar seperti di Lombok. Perjalanan sebenarnya bisa di potong tak perlu turun ke pelabuhan kalau anda datang dengan menggunakan kapal saat di pagi hari langsung menuju pantai barat atau kita sebut pantai “Yang” saja. Tapi tak apalah untuk melanjutkan ke dermaga karena kami memang ingin benar-benar menikmati pulau ini dan mengetahui passion perjalanan ini. Sesampai di dermaga kami memilih jalur ke kanan menuju pantai barat “Yang” Karena memang sangat tertarik dengan pantai pasirnya yang sangat putih. Perjalanan dari dermaga ke pantai barat membutuhkan waktu kurang lebih 30menit jalan kaki.

Negative Preview :

Saat menyusuri perkampungan penduduk di sinilah segi negative previewnya meskipun mempunyai kekayaan alam yang indah tapi penduduk sekitar dan terlihat mendukung pelestarian pulau tersebut terlihat dari banyaknya sampah yang berserakan di sekitar jalan, kotoran kambing, bahkan kambingnya sendiri berkeliarang, bau kambing dimana-mana, kurangnya ketersediaan tempat samapah dan bahasa orang lokal sendiri yang mungkin akan sulit kita pahami karena mereka rata-rata masih original menggunakan bahasa Madura  mungkin kalau orang jawa timur sendiri akan terbiasa akan hal tersebut. Bagiku saat melewati perkampungan ini kita akan terasa bahwa kita berada di kandang kambing karena kambing dibiarkan liar dan bebas tidak dikandangkan bisa disebut ini perkampungan kambing tapi bagiku ini masih gak masalah tapi yang menjadi masalah adalah kebersihaan pengelolaan sampah di perkampungan itu sendiri karena mungkin pertama akan menimbulkan penyakit dan mengotori lingkungan yang aku pikir sebenarnya pulau ini sangat indah dengan keajaiban dua sudut pantainya. Akhirnya kami sampai pantai barat “Yang” berikut dokumentasinya IMG_20140329_101710 IMG_20140329_102119

IMG_20140329_102130

IMG_20140329_105345

DSC_0413

IMG_20140329_140827

IMG_20140329_111854

 

IMG_20140329_112819

IMG_20140329_112616   DSC_0419

IMG_9904

IMG_9865

IMG_9857

IMG_9844

IMG_9820

IMG_0163

IMG_0148

IMG_0005

IMG_0018

IMG_0063

IMG_0074

IMG_0113

IMG_0118

Dan ini videonya :

Karena waktu sudah semakin sore kami akhirnya kembali ke dermaga dan menuju Surabaya. Akhirnya untuk perjalanan kloter 1 selesai kemudian esoknya baru dilanjutkan ke perjalanan kloter 2 menjelajahi pantai timur “Ying” termasuk gua kucing di cerita perjalanan sueto part 2 🙂 see you next chapter bro..

Iklan