Edo Rusyanto's Traffic

trotoar kalibata sebelum dan sesudah

MAU lihat tingkat kedisiplinan masyarakat kita? Gampang, tengok saja jalan rayanya. Bagaimana lalu lintas jalan di sekitar kita?

Potretnya amat jelas, jika lalu lintas jalannya disiplin, aman, nyaman, dan selamat, amat mungkin tingkat kedisiplinan masyarakatnya cukup bagus. Tapi, jika justeru sebaliknya, yakni lalu lintas jalan yang saling serobot, merampas hak pengguna jalan yang lainnya, dan enggan antre, mudah ditebak bahwa kedisiplinan masyarakatnya juga berantakan. Maklum, jalan raya adalah tumpahan dari sistem yang ada di masyarakat. Mulai dari sistem pendidikan, sosial, budaya, hukum, hingga sistem politik.

Saat budaya enggan antre amat rapuh, jadilah aksi mentalitas jalan pintas alias doyan menyerobot menjadi kian subur. Praktik jalan pintas bisa dengan mudah ditemui di masyarakat kita pada saat ini. Lihat saja misalnya, pemberian uang semir, uang rokok, hingga uang jasa untuk mendapat pelayanan lebih dari yang semestinya. Minta didahulukan, enggan antre.

Padahal, perilaku tidak disiplin di jalan raya yang tercermin dari aksi ugal-ugalan seperti…

Lihat pos aslinya 356 kata lagi