Archive for Mei, 2014



Edo Rusyanto's Traffic

tabrakan mobil di rcti

KECELAKAAN lalu lintas jalan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Tahukah kita bahwa di Indonesia ternyata jam paling rawan terjadinya kecelakaan justeru di rentang jam 12.00 hingga 18.00. Mengapa siang hingga sore hari menjadi rawan?

Mari kita lihat dahulu data yang dilansir oleh Korlantas Polri. Pada 2013, setiap hari rata-rata terjadi 87 kasus kecelakaan pada rentang waktu tersebut. Angka itu setara dengan sekitar 32% dari total kasus kecelakaan yang terjadi pada tahun lalu.

Sekadar mereka-reka, kecelakaan banyak terjadi di area waktu pukul dua belas siang hingga enam sore lantaran saat itu banyak pengguna jalan yang wira-wiri. Jam tersebut adalah saat aktifitas warga kota maupun penduduk Indonesia secara umum. Mereka ada yang mengais rezeki, mencari ilmu, berwiraswasta hingga aktifitas sosial lainnya. Ketika banyak kendaraan yang lalu lalang, bukan mustahil potensi untuk terjadinya kecelakaan juga kian membesar.

Kalau di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya hal itu nyaris tak terlalu keliru…

Lihat pos aslinya 320 kata lagi

Iklan

Edo Rusyanto's Traffic

tabrakan mobil di rcti

KECELAKAAN lalu lintas jalan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Tahukah kita bahwa di Indonesia ternyata jam paling rawan terjadinya kecelakaan justeru di rentang jam 12.00 hingga 18.00. Mengapa siang hingga sore hari menjadi rawan?

Mari kita lihat dahulu data yang dilansir oleh Korlantas Polri. Pada 2013, setiap hari rata-rata terjadi 87 kasus kecelakaan pada rentang waktu tersebut. Angka itu setara dengan sekitar 32% dari total kasus kecelakaan yang terjadi pada tahun lalu.

Sekadar mereka-reka, kecelakaan banyak terjadi di area waktu pukul dua belas siang hingga enam sore lantaran saat itu banyak pengguna jalan yang wira-wiri. Jam tersebut adalah saat aktifitas warga kota maupun penduduk Indonesia secara umum. Mereka ada yang mengais rezeki, mencari ilmu, berwiraswasta hingga aktifitas sosial lainnya. Ketika banyak kendaraan yang lalu lalang, bukan mustahil potensi untuk terjadinya kecelakaan juga kian membesar.

Kalau di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya hal itu nyaris tak terlalu keliru…

Lihat pos aslinya 320 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

kopcau brotherhood

SETIAP tanggal 20 Mei Indonesia merayakan Hari Kebangkitan Nasional. Hari yang dijadikan momentum untuk memompa nasionalisme tersebut kini memasuki usia ke 106 tahun jika dihitung sejak 1908.
Berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 menjadi momentum bagi anak bangsa untuk membongkar cengkeraman kolonial Belanda. Semangat terus bergulir pada 28 Oktober 1928 hingga puncaknya pada 17 Agustus 1945, saat proklamasi dikumandangkan ke seantero dunia. Indonesia merdeka.

Kemerdekaan membawa kehidupan pada situasi yang jauh berbeda. Kini wajah Indonesia dipenuhi dengan seabrek problema sebagai konsekuensi pertumbuhan ekonomi. Benar bahwa ekonomi Indonesia bisa bertumbuh 5-6% per tahun. Benar bahwa Indoesia punya tingkat konsumsi otomotif yang tinggi, bahkan hingga konsumsi properti yang luar biasa. Di setiap sudut kota kita menjumpai beragam kemajuan. Tapi di tempat yang sama kita menjumpai sejumlah persoalan, termasuk di jalan raya.

Nasionalisme memiliki substansi mencintai negera beserta isinya. Mencintai Tanah Air bermakna juga saling toleran dengan sesama anak bangsa. Tak heran…

Lihat pos aslinya 266 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

agenda capres 2014

ADA sebuah artikel menarik dari harian ekonomi Investor Daily yang terbit di Jakarta, Rabu, 21 Mei 2014. Artikel yang disajikan di halaman utama koran itu mengupas visi dan misi calon presiden (capres) yang bertarung dalam pemilihan presiden pada 7 Juli 2014.

Dalam salah satu point visi dan misi capres Joko Widodo (Jokowi) yang berpasangan dengan Jusuf Kalla disebutkan bahwa bakal melakukan pengurangan 30% penggunaan kendaraan pribadi. Kita tahu, saat ini mobilitas masyarakat Indonesia, terlebih di kota-kota besar seperti Jakarta, masih mengandalkan kendaraan pribadi. Mulai dari sepeda motor hingga mobil pribadi jenis multi purpose vehicle (MPV) hingga jenis sedan. Sebagai contoh, di Jakarta dan sekitarnya terdapat sekitar 12 juta sepeda motor dan sekitar empat juta mobil.

Ya. Ada dua pasang capres yang akan bertarung. Selain Jokowi, ada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Dalam artikel Investor Daily yang berjudul “Jokowi dan Prabowo Kompak Berniat Merevisi UU Migas” disebutkan juga bahwa pasangan Jokowi berkomitmen…

Lihat pos aslinya 460 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

pesanlaka berponsel

SIANG terus merayap menuju senja. Saya dan sejumlah teman asyik menikmati pemandangan di kiri dan kanan jalan dari balik kaca jendela mobil. Siang itu kami sedang menempuh perjalanan dari Kota Mataram, Lombok menuju Desa Sade, Lombok. Desa yang dituju adalah kawasan wisata yang menonjolkan kehidupan tradisional dengan segala perniknya.

Selain mobil yang saya tumpangi, ada mobil lain yang membawa sejumlah jurnalis televisi. Kedua mobil multi purpose vehicle (MPV) yang membawa rombongan kami melaju di aspal nan mulus. Sesekali kedua mobil terpisah karena kepadatan lalu lintas jalan.

Nah, saat terpisah, panitia acara yang kebetulan ada di mobil yang saya tumpangi meminta stafnya memberitahu pengemudi di mobil yang satunya. Dia meminta sang staf agar memberi tujuan perjalanan siang itu. Tampaknya, belum ada koordinasi matang sehingga mobil yang satunya belum tahu tujuan pasti perjalanan siang itu.

“Saya telpon sopir yang di mobil bu?” Tanya sang staf.

“Iya, beritahu bahwa sebelum ke pantai, kita…

Lihat pos aslinya 430 kata lagi


hmmm

Edo Rusyanto's Traffic

lawan arus bikin laka

MENCARI jalan pintas lumrah. Cerita menjadi lain ketika jalan pintas yang dipilih adalah melabrak aturan. Alih-alih memangkas waktu dan persoalan, situasi justeru menjadi lebih buruk.

Di jalan raya saat jalan pintas berbuah kecelakaan, ceritanya bisa bertumpuk-tumpuk, yakni hilang waktu, kehilangan uang, cedera atau meninggal dunia . Bahkan, bisa-bisa masuk penjara. Amit-amit deh.
Lantas, kenapa mentalitas jalan pintas begitu digandrungi di jalan raya?

Di Jakarta dan sekitarnya, menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, dalam 183 hari, rata-rata terjadi penindakan 265 kasus melawan arus. Lagi-lagi, itu baru kasus yang ditindak, pelanggaran yang terjadi tentu bisa ditebak berapa banyak. Bisa berlipat-lipat jumlahnya.

Jawaban yang paling sering muncul ketika ditanya kenapa melawan arus adalah agar lebih cepat. Atau, males memutar karena jaraknya jauh. Buang-buang waktu. Tuh kan. Manusiawi yah alasannya?

Situasi kehidupan kita saat ini dibelit oleh jargon mencari jalan pintas. Yuk kita tengok. Saat di sekolah kita mendengar dan merasakan…

Lihat pos aslinya 681 kata lagi


sip

Edo Rusyanto's Traffic

bakrie universitas jakarta

SUASANA di sudut Plaza Festival, Jakarta Selatan cukup nyaman. Ada sebuah fasilitas panjat dinding yang dapat dimanfaatkan para penyuka olahraga merayap di tembok. Sedangkan di belakangnya ada hamparan rumput hijau yang menyejukan mata.

Area itu bagian dari kompleks terintegrasi yang terdiri atas ruang komersial, kuliner, olah raga, dan pendidikan. Nah, di salah satu sudutnya berdiri Universitas Bakrie yang siang itu menjadi tujuan saya.

“Kami ingin mengundang Pak Edo selaku ketua RSA Indonesia untuk berbagi soal keselamatan jalan,” ujar Fadhil, ketua panitia seminar keselamatan jalan yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Universitas Bakrie. Pelaksanaan acara sempat tertunda, hingga akhirnya digelar pada Senin, 12 Mei 2014 siang.

Bagi Road Safety Association (RSA) Indonesia syiar keselamatan jalan (road safety) di perguruan tinggi bukan hal baru. Tahun-tahun sebelumnya sudah pernah di beberapa perguruan tinggi seperti di Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Binus. Mahasiswa perguruan tinggi tak hanya berpotensi menjadi pemimpin nusa…

Lihat pos aslinya 535 kata lagi


konsultasi dan gathering

Iwanbanaran.net | Warung Otomotif

460X110px460x110

Bro dan sis sekalian……2 hari lalu komunitas yang tergabung dalam NakedWolves Indonesia menghadiri KPG atau Kawasaki Product Gathering yang diselenggarakan dihotel Morissey Jakarta. Dalam pertemuan ini, Kawasaki Jepang ternyata turun tangan dengan menghadirkan pejabat dari pusat guna berinteraksi untuk membantu menjawab beberapa pertanyaan krusial khususnya perkara Pulsar 200NS. Keluhan-keluhan seputar sang triple spark diangkat dan dijawab secara gamblang. Asyiknya, jika dulu hanya diwakili pajabat KMI…..kali ini komplit dengan pentolannya. Penasaran apa saja yang dibahas??. Berikut beberapa poin yang mungkin perlu IWB share kepembaca setia Iwanbanaran.com…..460x110 GIF

Lihat pos aslinya 543 kata lagi

%d blogger menyukai ini: