Edo Rusyanto's Traffic

pesanlaka berponsel

SIANG terus merayap menuju senja. Saya dan sejumlah teman asyik menikmati pemandangan di kiri dan kanan jalan dari balik kaca jendela mobil. Siang itu kami sedang menempuh perjalanan dari Kota Mataram, Lombok menuju Desa Sade, Lombok. Desa yang dituju adalah kawasan wisata yang menonjolkan kehidupan tradisional dengan segala perniknya.

Selain mobil yang saya tumpangi, ada mobil lain yang membawa sejumlah jurnalis televisi. Kedua mobil multi purpose vehicle (MPV) yang membawa rombongan kami melaju di aspal nan mulus. Sesekali kedua mobil terpisah karena kepadatan lalu lintas jalan.

Nah, saat terpisah, panitia acara yang kebetulan ada di mobil yang saya tumpangi meminta stafnya memberitahu pengemudi di mobil yang satunya. Dia meminta sang staf agar memberi tujuan perjalanan siang itu. Tampaknya, belum ada koordinasi matang sehingga mobil yang satunya belum tahu tujuan pasti perjalanan siang itu.

“Saya telpon sopir yang di mobil bu?” Tanya sang staf.

“Iya, beritahu bahwa sebelum ke pantai, kita…

Lihat pos aslinya 430 kata lagi