IMG_1967

Hi salam wildlife!Kali ini edisi tamasya karena ya cukup berada di wahana baru di Kota sendiri SNC yaitu Surabaya night Carnival yang mulai di buka tanggal 28 juli 2014 dan sempat di tutup SURABAYA – Kemeriahan Surabaya Carnival Night Market (SCNM) tidak bertahan lama. Baru dibuka pada Senin lalu (28/7), pemkot langsung mengambil sikap untuk menutupnya sementara. Dalihnya, tempat wisata baru tersebut belum melaksanakan rekomendasi yang tercantum dalam analisis mengenai dampak lingkungan lalu lintas (amdal lalin).

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan bahwa sebenarnya pemkot tidak langsung bersikap tegas untuk memerintahkan penutupan. Namun, lebih dahulu mengirimkan surat teguran pada Jumat lalu (25/7). ”Kami melakukan itu karena banyak rekomendasi yang belum dilaksanakan,” jelas Irvan, Selasa (29/7).

Rekomendasi tersebut, antara lain, lahan parkir yang luas dan alur lalu lintas sehingga arus kendaraan yang keluar dan masuk tidak menumpuk menjadi satu. ”Selama ini keluar masuknya dari arah kota masih jadi satu dari depan korem,” ungkap Irvan.

Bahkan, lanjut dia, frontage road samping korem, yang seharusnya digunakan untuk kendaraan yang menuju tol, malah dipakai dua arah oleh para pengunjung. Akibatnya, kemacetan hebat tidak terhindarkan. Ketika hari pertama buka, lanjut dia, kemacetan parah terjadi hingga pukul 23.30. Bahkan, dampak kemacetan tersebut terjadi hingga Sidoarjo.

Kondisi yang sama tercipta di bundaran Waru. Sebab, banyak kendaraan yang mencoba masuk ke Surabaya Carnival melalui akses Jalan Brigjen Katamso atau dekat pabrik paku, Waru. ”Melihat dampak kemacetan itu, kami pun bersama pemkot memutuskan untuk menutup akses ke tempat tersebut,” jelas Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Raydian Kokrosono.

Penutupan dilakukan dengan pemasangan palang kuda di beberapa titik. Misalnya, di lintasan kereta api tanpa palang pintu Kertomenanggal dan di FR Siwalankerto. ”Kami melakukan langkah ini setelah berdiskusi dengan pemkot dan Ditlantas Polda Jawa Timur,” kata Raydian.

Karena itu, tindakan tegas tersebut tidak asal diambil. Selain dampak kemacetan, tindakan itu diperkuat dengan belum lengkapnya dokumen amdal lalin SCNM. Dari hasil pemeriksaan pemkot dan kepolisian, ternyata manajemen tempat rekreasi itu belum memenuhi syarat untuk lahan parkir dan akses keluar-masuk kendaraan.

Belum terpenuhinya dokumen persyaratan amdal lalin itu juga dinilai sebagai penyebab kemacetan. Sebab, tingginya antusiasme warga untuk berlibur ke tempat tersebut tidak diimbangi dengan area parkir yang mencukupi.

Tidak mau kemacetan semakin parah, dishub pun menutup sementara tempat hiburan baru itu. Penutupan dilakukan pukul 16.00 kemarin, dinas perhubungan masih menunggu pengunjung berkurang. ”Maunya kami lakukan pagi, tapi bagaimanapun pengunjung sudah telanjur membeludak,” ungkapnya.

Untuk memastikan hal tersebut, dinas perhubungan dan kepolisian all-outbekerja. Kepala Dinas Perhubungan Eddi turun tangan langsung untuk memantau perkembangan penutupan di sana.

Mendatangi tempat-tempat wisata pada hari libur Lebaran seperti saat ini merupakan aktivitas kebanyakan warga Surabaya. Selain mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS), warga mengisi libur Lebaran dengan berwisata ke Kenjeran. Nah, karena kebetulan di Surabaya ada destinasi wisata baru, tak heran SCNM menjadi sasaran serbuan pengunjung.

Head of Marketing dan Humas Surabaya Carnival Thomas Andriyanto mengungkapkan bahwa membeludaknya pengunjung bukan sesuatu yang terduga. ”Saya juga tak memprediksi pengunjung sebanyak kemarin,” kata Thomas. Namun, pihaknya tetap menghargai langkah aparat yang berwajib. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemkot dan kepolisian untuk mengurus amdal lalin tersebut. Thomas mengungkapkan, sebenarnya pihaknya juga tidak asal beroperasi. Manajemen telah menyiapkan lahan parkir yang luas di samping tempat hiburan anyar itu. ”Kami akan terus berkomunikasi dengan mereka (pemkot),” ungkapnya. http://www.jawapos.com/baca/artikel/5233/Surabaya-Carnival-Night-Market-Ditutup

Yup akhirnya surabaya mempunyai wahana tandingan selain THR meskipun THR sendiri masih potensial untuk dikembangkan..SCNM ini layaknya ancol,trans studio mungkin kalau di malang jatimpark1 atau seperti WBL lamongan.Ya waktu itu memang sambil mengisi liburan mencoba mampir saja ke tempat ini meskipun saya inginkan itu sebenarnya pembangunan lahan hijau misalnya hutan kota di central park New York USA atau hyd park seperti di Londo UK lebih menjaga keseimbangan alam sih menurutku lo ya..

one-hyde-park-view-candya

central-park

bentuk-hutan-kota

ball-david-aerial-view-of

180px-hyde-park-from-the

“Hutan kota atau taman kota saat ini banyak dimanfaatkan untuk tujuan memperindah kota,penghijauan,resapan air,menanggulangi pencemaran dari emisi udara dan manfaat lainnya.Manfaat inilah yang memberi inspirasi dan melatarbelangi pembangunan hutan kota disuatu negara dan mendorong pemerintah suatu negara untuk terus mengembangkan atau menciptakan hutan kota atau taman kota yang inovatif dan kreatif dalam perencanaan program tata ruang kota yang refresentatif.Program pembangunan hutan kota atau taman kota telah lama dilakukan ratusan tahun yang lalu dipelbagai negara dengan konsep yang berbeda-beda disetiap negara sesuai kondisi wilayah,dana dan manejemen serta sesuai kemampuan yang dimiliki suatu negara.Pembangunan hutan kota atau taman kota telah dilakukan sejak sekitar tahun 1800an taman st james park di london misalnya kemudian taman central park mahattan new york yang menghabiskan waktu hampir 25 tahun dalam pelaksanaan pembangunannya dan ribuan hutan atau taman kota lainnya dipelosok dunia.Pembangunan hutan atau taman kota yang kian fenomena dipelbagai dunia pada dasarnya untuk kepentingan masyarakat suatu negara itu sendiri dan program pelestarian lingkungan yang proporsional .” http://nantly.mywapblog.com/melihat-dari-dekat-hutan-kota-di-luar-ne.xhtml

Yap memang hutan kota selain bisa dibuat tempat rekreasi yang tenang bisa menjadi tempat ajang seni budaya Indonesia yang bertemakan outdoor atau alam. Meskipun SCNM ini juga punya fasilitas indoor  untuk seni budaya juga tapi menurut saya ya masih lebis bagus dibuat konsep hutan kota saja karena perkotaan mungkin identik dengan kuranya udara segar. Memang sih kota Surabaya ini kurang hiburan bila liburan orang-orang pada ke Malang semua selain udaranya yang dingin  banyak taman hiburan dan museum disana yang bisa dijadikan tempat rekreasi khusunya di kota Batu. Jadi menurut saya maklum kalau ada model taman hiburan sejenis pasti ramai dan pengunjungnya membludak.Tapi untuk awal pembukaan kok rasanya HTMnya terlihat masih agak mahal ya?opini pribadi sih…

Coba liat tarifnya :

Biaya masuk per orang tanpa fasilitas wahana : Rp 20.000,-(Dewasa dan anak-anak)

Biaya full permainan semua paket kecuali lampion : Rp 425.000,-/orang waktu itu diskon jadi Rp 150.000/orang karena masih dalam libur lebaran gak tau lagi kalau sudah gak liburan atau hari biasa

Biaya naik perwahananya juga beragam dari Rp 15.000,- sampai Rp 30.000,-

juga ada tiket terusan Kids Kingdom sebesar Rp. 75.000,-.

Wahana Suroboyo Carnival Night Market :

  • Adult Bumper Car
  • Lampion Garden
  • Rumah Hantu
  • Shooting Gallery
  • Ferris Wheel Plaza
  • Children Rides
  • Rumah Seni
  • Rumah Kerang
  • Laser Tag
  • Rumah Unik
  • Japan Coaster
  • Mine Coaster
  • Mini Bumper Car
  • Dome
  • Family Rides
  • 4D Cinema
  • Go Kart
  • Air Bike
  • Midway Games
  • Kids Kingdom
  • Museum Lilin (serupa Madame Tussauds)

Bazaar kuliner Suroboyo Carnival Night Market :

  • Mlaku Mlaku Nang Tunjungan (spesialis masakan Jawa)
  • Kampoeng Arab Ampel (khusus makanan Arab)
  • Pecinan Kembang Jepun (menyajikan kuliner Cina)

Wahana-permainan-Suroboyo-Carnival-Night-Market

Map-wahana-Suroboyo-Carnival-Night-Market

 

Apalagi biaya akomodasi jajanan di dalam tahu sendiri lah ditempat seperti in harga food and beverage pasti lebih mahal jadi lebih saya sarankan sih bawa makanan minuman sendiri saja dari rumah. Macam wahananya juga beragam ada pasar malam, gedung seni budaya, entertaiment park, area bermain anak kecil dll..Selebihnya ya bisa dilihat sendiri di foto-fotolah tempatnya…

IMG_2120

IMG_2064

IMG_2045

IMG_1996

IMG_1990

IMG_1957

IMG_1952

IMG_1920

 

IMG_1938

Jadi yang mau ke Surabaya monggo bisa mampir ke SCNM (Surabaya Carnival Night Market) yang terletak di Jl. Ahmad Yani No. 333 Waru, dengan luas area sekitar 8 hektar.

Peta-lokasi-Suroboyo-Carnival-Night-Market

Info dan kontak :

  • Telp. : 031-8483 131 | 031-8433 232
  • Twitter : @SuroboyoCNM
  • Facebook : Suroboyo Carnival Night Market