Archive for Agustus 13, 2014



Edo Rusyanto's Traffic

pesan laka waktu sesaat

DUA kabar duka anak negeri mencuat pada awal Agustus 2014. Buntut dari dua tabrakan di dua tempat berbeda itu merenggut lima korban jiwa. Petaka jalan raya hadir tak pernah diminta. Setiap saat bisa menimpa siapa saja.

Sebagaimana diberitakan kantor berita Antara, kedua kasus yang terjadi di Agam, Sumatera Barat dan Muarojambi, Jambi itu bermula dari aksi mendahului. Dalam kasus di Agam, seorang pengendara mobil hendak mendahului mobil di kelokan jalan, lalu muncul sepeda motor dari arah berlawanan. Pengendara dan penumpang sepeda motor tewas akibat kecelakaan tersebut.

Sementara itu, kejadian di Muarojambi nyaris sama kronologinya. Tabrakan adu kambing melibatkan truk tronton dan bus penumpang. Kecelakaan bermula saat tronton tujuan Jakarta hendak menyali sepeda motor, namun dari arah berlawanan melaju bus sehingga terjadilah kecelakaan adu kambing. Petaka ini merenggut tiga jiwa dan 16 korban luka-luka. Miris.

Mendahului butuh kepastian. Karena itu, setidaknya ada lima langkah penting yang perlu diperhatikan.

Pertama, perhatikan situasi…

Lihat pos aslinya 766 kata lagi

Iklan

Edo Rusyanto's Traffic

bertiga tak helm edit

PENGGUNAAN helm sebagai pelindung kepala bagian dari ikhtiar pesepeda motor dalam mengurangi fatalitas kecelakaan. Artinya, pakai helm atau tidak pakai helm, setiap pesepeda motor bisa celaka. Bedanya, ada yang berikhtiar dan ada yang kurang berikhtiar.

Ikhtiar merupakan simbol dari keadaban kita sebagai manusia yang memiliki akal sehat dan nurani. Mengurangi risiko adalah naluri dasar manusia untuk hidup aman, nyaman, dan selamat. Ikhtiar yang lain setelah memakai helm adalah berkendara yang aman dan selamat lewat taat aturan dan sudi berbagi ruas jalan. Berlalu lintas jalan yang humanis. Tentu, setelah berikhtiar, selanjutnya menyerahkan apa pun yang terjadi pada yang Maha Kuasa.

Oh ya, saking pentingnya untuk melindungi isi kepala, negara mengatur pemakaian helm di dalam Undang Undang (UU) No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Aturan itu sebagai bagian dari kewajiban negara melindungi warganya, dalam hal ini para pesepeda motor yang wira-wiri di jalan raya.

Aturan itu menentukan…

Lihat pos aslinya 398 kata lagi

%d blogger menyukai ini: