Edo Rusyanto's Traffic

pesan laka waktu sesaat

DUA kabar duka anak negeri mencuat pada awal Agustus 2014. Buntut dari dua tabrakan di dua tempat berbeda itu merenggut lima korban jiwa. Petaka jalan raya hadir tak pernah diminta. Setiap saat bisa menimpa siapa saja.

Sebagaimana diberitakan kantor berita Antara, kedua kasus yang terjadi di Agam, Sumatera Barat dan Muarojambi, Jambi itu bermula dari aksi mendahului. Dalam kasus di Agam, seorang pengendara mobil hendak mendahului mobil di kelokan jalan, lalu muncul sepeda motor dari arah berlawanan. Pengendara dan penumpang sepeda motor tewas akibat kecelakaan tersebut.

Sementara itu, kejadian di Muarojambi nyaris sama kronologinya. Tabrakan adu kambing melibatkan truk tronton dan bus penumpang. Kecelakaan bermula saat tronton tujuan Jakarta hendak menyali sepeda motor, namun dari arah berlawanan melaju bus sehingga terjadilah kecelakaan adu kambing. Petaka ini merenggut tiga jiwa dan 16 korban luka-luka. Miris.

Mendahului butuh kepastian. Karena itu, setidaknya ada lima langkah penting yang perlu diperhatikan.

Pertama, perhatikan situasi…

Lihat pos aslinya 766 kata lagi

Iklan