Edo Rusyanto's Traffic

gerbang cunang 2014

MENIKMATI semilir angin pegunungan dan sejuknya udara bersuhu 20-22 derajat celcius menjadi pengalaman tersendiri. Apalagi bagi orang seperti saya yang tinggal di Jakarta dengan suhu udara 30-an derajat celcius. Begitu menjejakan kaki di kawasan wisata Curug Nangka, Bogor, Jawa Barat kesejukan yang menyegarkan di tengah hijaunya pepohonan membuat segala kepenatan raib.

Malam memasuki pagi, cuaca di kawasan kaki Gunung Salak cukup lembab. Gerimis yang menerpa kian membuat sekujur tubuh menjadi terasa seperti ditiup udara kulkas. Beruntung jaket yang membalut tubuh dapat sedikit mengurangi udara dingin yang menerpa. Usai memarkir sepeda motor, kaki melenggang ke bilik penginapan, Cunung Hill yang tepat terletak di pintu gerbang kawasan wisata Curung Nangka.

Resort yang memiliki kapasitas hingga 30 unit penginapan itu menyambut kami dengan keheningan malam. Para tamu tampaknya sudah terlelap dipelukan malam. Semilir angin masuk ke ruang-ruang penginapan sehingga tak perlu lagi fasilitas air conditioner (AC). Sebagian tamu tampak masih duduk-duduk di teras…

Lihat pos aslinya 565 kata lagi