Edo Rusyanto's Traffic

boncengan bertiga dong

SAAT ini masih dengan mudah kita menyaksikan pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm pelindung kepala. Mereka wira-wiri di jalan raya, terutama di jalan kawasan pemukiman.

Penunggang kuda besi yang tak memakai helm tak mengenal gender, baik pria maupun wanita. Bahkan, tak mengenal usia, di antara mereka ada yang usia muda dan tua, termasuk para remaja dan anak-anak. Posisi mereka tak semata sebagai penumpang, tapi juga selaku pengendara.

Bagaimana soal pendidikan dan latar belakang ekonomi? Mereka juga tak mengenal kelas. Bayangkan, dari yang sekadar lulusan sekolah dasar (SD) hingga yang mengenyam pendidikan di bangku perguruan tinggi. Dari sisi ekonomi, mulai yang pendapatan bulanannya sekadar buat makan dan minum, hingga yang pendapatannya bisa untuk berpelesiran ke luar negeri.

Soal alasan tidak memakai helm beragam. Mulai yang berdalih tidak punya helm, tidak ada penindakan dari petugas hingga jarak dekat. Untuk alasan yang terakhir ini termasuk yang sering kita jumpai di masyarakat kita…

Lihat pos aslinya 516 kata lagi

Iklan