Edo Rusyanto's Traffic

kopcau poster tahun baru 2015

MEREKA bukan sekadar berpangku tangan sambil menonton, apalagi sekadar berceloteh bak tong kosong nyaring bunyinya. Mereka orang-orang yang sudi berbuat, berbagi waktu, tenaga, biaya, dan pikiran, tanpa lelah. Sekali lagi, mereka berbuat nyata, bukan si pandir yang doyan berujar nyinyir dengan perbuatan nihil.

Kira-kira itu refleksi yang muncul saat mendengar rencana aksi dan aktifitas mereka selama ini terkait keselamatan jalan (road safety). Indonesia masih punya segudang pekerjaan rumah (PR) dalam hal meningkatkan perilaku berkendara yang aman dan selamat di jalan raya. Bagaimana tidak, pada 2013, masih 70-an jiwa melayang lantaran kecelakaan di jalan. Butuh kerja keras dan kerja cerdas untuk memangkas fatalitas.

Memasuki 2015, para akar rumput seperti Road Safety Association (RSA) Indonesia, Kopdar Pengicau, Independent Bikers Club (IBC) Jakarta, Kutu Vespa, maupun kalangan profesional seperti Forum Wartawan Otomotif (Forwot) dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengaku terus menggelorakan road safety. Bahkan, para dunia usaha seperti Adira Insurance dan sejumlah media…

Lihat pos aslinya 248 kata lagi