Edo Rusyanto's Traffic

mobil ringsek

MELAJU di atas batas kecepatan maksimal alias ngebut bisa berujung maut. Banyak kasus di jalan raya yang memperlihatkan bahwa ngebut setara dengan menjemput maut.

Pengalaman membuktikan bahwa ketika ngebut di jalan raya, kemampuan mengontrol kendaraan dan situasi sekitar menjadi berkurang. Di situlah letak celah lebar terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Repot.

Coba aja tengok data yang dilansir Korlantas Polri tahun 2013. Aspek mengemudi melampaui batas kecepatan menyumbang sekitar 13% pada kecelakaan di seluruh Indonesia. Tahun itu, setiap hari rata-rata ada 36 kasus kecelakaan yang dipicu aspek ngebut.

Aspek ngebut menjadi elemen ketiga terbesar pemicu kecelakaan di faktor manusia. Biang kerok utama masih perilaku tidak tertib, yakni sekitar 46% dan kedua, berkendara dalam kondisi lengah (32%).

Secara keseluruhan faktor manusia, pada 2013 menyumbang sekitar 91% dalam kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia. Faktor manusia menyumbang sekitar 250 kasus kecelakaan per hari pada 2013. Dahsyat kan?

Lantas, berapa batas kecepatan maksimal yang…

Lihat pos aslinya 532 kata lagi

Iklan