Edo Rusyanto's Traffic

Menteng-20150122-03949

NASIB pejalan kaki atau pedestrian di Jakarta memang cukup dramatis. Banyak dari trotoar yang disediakan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta kondisinya tidak layak untuk dilintasi pedestrian. Risikonya, sang pedestrian terancam oleh berbagai bahaya, termasuk diserempet atau ditabrak kendaraan bermotor.

“Saat ini hanya sekitar 1.000 kilometer trotoar yang laik dilintasi dari sekitar 7.000 kilometer jalan yang ada di Jakarta,” ujar Alfred Sitorus, ketua Koalisi Pejalan Kaki, saat berbincang dengan saya di Jakarta, Kamis, 21 Januari 2015 pagi.

Dia menambahkan, saat ini, di Jakarta dapat dengan mudah ditemui fasilitas jalan kaki yang membahayakan dan tidak layak. Kondisi yang masuk kategori tersebut antara lain adalah tidak adanya fasilitas penyeberangan jalan, trotoar yang berundak naik turun, berlobang, dan terhalang tiang/pot bunga/pos polisi. Selain itu, dijadikan lahan parkir, tempat berdagang, jalur terputus, dan JPO curam.

Menurut dia, berjalan kaki adalah moda transportasi yang esensial dalam kota modern. Hal itu terutama terkait dengan peranannya dalam mengintegrasikan…

Lihat pos aslinya 245 kata lagi