Edo Rusyanto's Traffic

pedestrian nyeberang jalan

LAGI, pesepeda motor nabrak pedestrian berujung ke meja hijau. Rarka, kita sebut saja begitu, baru saja pulang dari acara ulang tahun temannya. Malam terus bergulir. Lalu lintas jalan cukup ramai, sesekali terdengar suara klakson dari kendaraan bermotor yang melintas.

Sepeda motor yang dikemudikan Rarka melaju tak lebih dari 50 kilometer per jam (kpj). Dari jarak sekitar 15 meter dia melihat pedestrian yang hendak menyeberang jalan. Reflek, pelajar usia kelas dua sekolah menengah atas (SMA) itupun membunyikan klakson. Dia tak sempat menghindar. Sang pedestrian yang sempat melambaikan tangan tanda hendak menyeberang terlihat agak panik, begitu juga Rarka. Dan, brakkk!!!

Setang sepeda motor Rarka menyerempet pedestrian. Dia terjatuh, begitu juga sang penyeberang jalan. Keduanya terluka. Tapi, pedestrian tadi tak tertolong, meninggal dunia.

Lima bulan kemudian, perkara pun bergulir ke meja hijau. Sambil menanti persidangan dan selama menjalani persidangan, Rarka mesti menjalani tahanan kota. Hampir dua bulan dia dijadikan tahanan kota.

Sang Jaksa…

Lihat pos aslinya 444 kata lagi