Edo Rusyanto's Traffic

32_ponsel2

AKTIFITAS berponsel sambil mengemudi berisiko tinggi. Alih-alih mau berkomunikasi justeru bisa berujung pilu.

Bagi komunitas Kopdar Pengicau (Kopcau) aktifitas berponsel yang dilakukan saat mengemudi bisa merusak konsentrasi. Dampak paling kecil dari berponsel sambil nyetir adalah laju kendaraan menjadi super lambat dan bukan mustahil menimbulkan antrean yang tidak perlu. Padahal, arus lalu lintas sedang dalam kondisi normal. “Bukan mustahil bisa memicu kecelakaan,” ujar Iful, ketua Kopcau saat kopi darat, di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2015 malam.

Faktanya demikian. Setiap hari, rata-rata ada satu kasus kecelakaan yang dipicu aktifitas berponsel sambil mengemudi. Itu data dari Korlantas Polri yang menaungi keselamatan berlalu lintas jalan di Indonesia. Kondisi nyaris serupa terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Data Ditlantas Polda Metro Jaya memperlihatkan, pada 2014, rerata terjadi dua kasus kecelakaan setiap harinya.

Kecelakaan bisa saja terjadi lantaran sang pengemudi menelepon atau membaca dan mengirim SMS. Perhatian sang pengendara amat mungkin teralihkan dari konsentrasinya dalam mengemudi. Kalau…

Lihat pos aslinya 237 kata lagi