Archive for Juni, 2015



Edo Rusyanto's Traffic

motor militer jepang1

WAJAH Ocept, kita sebut saja begitu, nampak terperangah. Awalnya, dia cerita bahwa saudaranya kena semprit gara-gara nggak nyalain lampu utama saat naik motor siang hari.

“Kena denda Rp 100 ribu pak,” paparnya, suatu siang saat berbincang dengan saya di Jakarta, baru-baru ini.

Hal yang membuatnya terperangah selain denda adalah kok bisa kena tilang oleh aparat Ditlantas Polda Metro Jaya. “Saudara saya sempat bingung, apa karena cuma pake spion satu atau karena nggak nyalain lampu,” paparnya.

Dia pun memperlihatkan foto lembar tilang berwarna biru yang diberikan polisi lalu lintas (polantas). Dalam lembar tilang tertulis bahwa saudaranya dianggap melanggar pasal 293 Undang Undang (UU) No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Setelah ngubek-ngubek UU itu ini dia bunyi pasal yang dimaksud;

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling…

Lihat pos aslinya 284 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

Motorola RAZRV3x 85.98.90R 2009:04:12 13:44:37 Motorola
RAZRV3x
85.98.90R
2009:04:12 13:44:37

SUDUT kota Jakarta siang itu cukup ramai. Lalu lintas jalan padat, cenderung ramai lancar. Matahari menyengat. Suara knalpot kendaraan bermotor meraung-raung sambil mengeluarkan polusi udara.

Memasuki bulan Mei 2015 udara Jakarta terasa lebih panas. Kabarnya, Mei adalah memasuki musim panas. Suhu Jakarta bisa menyentuh 30-an derajat celcius. Bagi para pesepeda motor seperti saya, menghadapi sengatan matahari menjadi menu tambahan yang mesti disikapi dengan keriangan. Tanpa itu, situasi bisa bikin runyam. Sudah terik, debu beterbangan, asap meliuk-liuk, plus bisingnya suara mesin kendaraan jika tidak disikapi dengan riang, bisa-bisa stroke.

Nah, mendekati perempatan jalan di kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), arus lalu lintas jalan memadat. Lampu pengatur lalu lintas jalan silih berganti berwarna hijau. Memberi kesempatan dari setiap arah untuk saling berhenti dan berjalan. Giliran dari arah saya berwarna merah. Kendaraan pun saling melambatkan pergerakan.

Pemandangan bar-bar mulai bermunculan. Satu persatu kendaraan merangsek maju seakan…

Lihat pos aslinya 275 kata lagi

%d blogger menyukai ini: