Archive for September 23, 2015



Edo Rusyanto's Traffic

kemacetan jelang per4an kuningan

BANYAK diantara kita yang sudah tahu tentang Sumbangan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Tapi, barangkali masih sedikit yang tahu bahwa kalau telat membayar sumbangan yang satu ini Anda bakal dikenai denda.
“Dendanya kok gede banget yah? Saya telat bayar, eh didenda Rp 100 ribu,” tutur kolega saya yang telat membayar pajak mobil, saat berbincang dengan saya, Rabu, 16 September 2015 malam.
Kolega saya yang lain menimpali. “Saya juga punya pengalaman kena denda, tapi untuk motor, dendanya Rp 32 ribu.”
Apa hubungannya pajak kendaraan bermotor dengan SWDKLLJ?
Baiklah, untuk menyegarkan ingatan kita, begini ceritanya.

SWDKLLJ merupakan premi asuransi yang dibayarkan oleh para pengusaha/pemilik alat angkutan lalu lintas jalan kepada perusahaan yang menyelenggarakan dana kecelakaan lalu lintas jalan. Dalam hal ini, setiap pemilik kendaraan bermotor dikenai pungutan yang lalu dananya disetorkan ke PT Jasa Raharja, selaku badan usaha milik negara (BUMN) yang mengelola dana SWDKLLJ.

Besaran SWDKLLJ bervariasi, saat ini, kalau…

Lihat pos aslinya 313 kata lagi

Iklan

Edo Rusyanto's Traffic

sim keliling

SEGELAS green tea tamarine menemani siang nan berbinar Jakarta. Kami duduk melingkar di atas kursi kayu berwarna kecoklatan. Di tengah-tengah bertengger tenda bulat yang sesekali bergoyang diterpa angin kemarau yang cukup kuat.

Saya berkumpul dengan sejumlah jurnalis kompas.com di kantor mereka di bilangan Palmerah, Jakarta Barat. Perbincangan sesekali diselingi dengan kudapan berupa tempe mendoan yang dipasangkan dengan cabe rawit berwarna hijau.

“Biar segar, ini saya bawakan juga rujak buah,” seloroh kolega saya, Agung, Jumat, 18 September 2015 siang.

Jadilah perbincangan mengalir dengan sesekali menyeruput minuman segar dan kudapan yang bikin goyang lidah. Topik perbincangan yang berpangkal pada bagaimana pengurusan surat izin mengemudi (SIM) dan kaitannya dengan keselamatan pengendara di jalan, menjadi terasa ringan, walau sesungguhnya cukup berat.

“Sebenarnya, aturan pengurusan SIM itu sudah sangat bagus yah pak Edo?” sergah seorang jurnalis muda.

Diantara kita banyak yang tahu bahwa mekanisme mengajukan SIM hingga akhirnya mendapat SIM mekanismenya demikian ketat. Ini saya…

Lihat pos aslinya 404 kata lagi


Edo Rusyanto's Traffic

sim c keluaran 2015

BANYAK pemberitaan yang menyebutkan seorang pelaku kecelakaan lalu lintas jalan yang kedapatan tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). Alasannya beragam, mulai dari sang pelaku berusia di bawah umur hingga belum sempat mengurus SIM. Tahukah Anda bahwa mayoritas pelaku kecelakaan di Indonesia ternyata mereka yang tanpa SIM?

Mari kita longok data yang saya kutip dari Korlantas Mabes Polri. Pada periode semester pertama 2015 terlihat bahwa sekitar 58% pelaku kecelakaan adalah mereka yang tanpa SIM. Data itu memang tidak merinci kenapa para pelaku itu tanpa SIM. Pastinya, setiap hari ada 148 pelaku kecelakaan yang datang dari kelompok tersebut.

Bila dibandingkan dengan periode sama setahun sebelumnya, pelaku tanpa SIM meningkat sekitar 7%. Gejala apakah sehingga mereka yang tanpa SIM meningkat?

Salah satu yang amat pasti adalah lantaran sang pelaku kecelakaan adalah mereka yang berasal dari kelompok di bawah umur. Pelaku yang berusia di bawah 17 tahun dapat dipastikan memang belum memiliki SIM. Namun…

Lihat pos aslinya 136 kata lagi


BAKSO2

Hi Salam wildlife!Anda suka bakso?yuk kita wisata kuliner ke jawa timur yang dimana-mana ada bakso yang macem-macem modelnya ada bakso malang, keju, bakso telur, bakso jumbo, bakso granat, bakso tenis, bakso kikil dan bahkan bakso solo juga ada kali ini ada bakso yang gak kalah unik namanya yaitu bakso klenger…Dilihat dari namanya mirip burger klenger bro yang berarti pasti porsinya bikin klenger alias super jumbo..

Penasaran, dimana tempatnya?langsung aja bro kalau ke Surabaya mampir ke depotnya Pak Pasiran, yang ada di jalan Rembang Raya Suarabaya, sekitaran jalan Demak. Ada beberapa tipe bakso yang dijual nih disini pokoknya yang paling besar bisa buat anda klenger deh!gak masuk akal lah wong mangkonya aja gak cukup buat nampung tuh bakso lihat deh gambarnya apalagi dimakan sama, longtong/nasi, gorengan tahu di campur mie waduh bisa kelihatan mirip baby hue tuh kalau dimakan sendiri. Harga dan level yang ditawarkan macem-macemlah misalnya, untuk yang level 1 memiliki diameter hanya 15 cm  sementara 20 cm untuk level 2 harga 30ribu. Level 3 berdiameter 25 cm harga 50ribu sedangkan level 4 diameternya 30 cm harga 100ribu . Dan yang paling besar adalah level 5 yang memiliki diamater hingga 40 cm harga 200ribu.

Kalian tahu bahwa untuk membuat satu bakso diameter 40cm dibutuhkan waktu 8jam?wow..jadi sehari pak pasiran cuman bisa rebus 5bakso doang dan katanya sih selalu habis hari itu ada-ada saja cara membuatnya juga masih tradisional dengan melakukan olah tangan olah tubuh dan olah raga lah masak iya ada cetakan bakso segede itu bro dipasaran tapi kalau bro-sis sekalian punya ide buat cetakan bakso segede bola basket kan jadi ada pemasukan tuh.haha..

Ayok para pecinta kuliner kalau masih penasaran silahkan coba aja mampir ke depotnya pak pasiran yang ada di Jalan Rembang Raya Surabaya, tak jauh dari salon joker dan makam Mbah Ratu. Dan monggo dibuktikan sekuat apa perut bro-sis sekalian, nah kalau gak kuat makannya kan bisa bagi-bagi sama temen atau keluarga lagian harganya itu lo mirip-mirip makan di Hanamasa untuk yang diameter 40cm..hehe.

tingkatan-level-bakso-klenger-surabaya BAKSO4 BAKSO1

%d blogger menyukai ini: