Edo Rusyanto's Traffic

laka motor_tmcpoldametro

TAHUN 2015, kasus tabrak lari di Jakarta dan sekitarnya melonjak 19% menjadi lima kasus per hari dibandingkan setahun sebelumnya. Sekitar 9% korban kasus tabrak lari di jalan raya berujung pada kematian.

“Data tabrak lari relatif cukup tinggi menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan hukum relatif masih rendah,” ujar Kasubdit bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, dalam pesan tertulisnya, di Jakarta, Senin (1/2) malam.

Wilayah Polda Metro Jaya mencakup Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Tahun 2015, setiap hari rata-rata terjadi lima kasus tabrak lari. Sedangkan setahun sebelumnya rerata empat kasus per hari.

“Tabrak lari adalah termasuk dalam tindak pidana kejahatan,” tegas Budiyanto.

Dia menambahkan, tabrak lari melanggar pasal 316 ayat ( 2 ) UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)

Di sisi lain, data Ditlantas Polda Metro Jaya memperlihatkan, tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan yang pelakunya melarikan diri tercatat menurun pada 2015…

Lihat pos aslinya 257 kata lagi