Edo Rusyanto's Traffic

lampu-isyarat-belok_didi

DULU ada pepatah mengatakan, mulut mu, harimau mu. Kini, jempol mu, keselamatan mu. Loh?

Iya, nggak percaya? Coba aja di jalan raya. Begitu sepeda motor berbelok atau putar arah seenaknya alias nggak nyalain lampu sein, bakal bikin nggak selamat. Padahal, urusan berbelok tadi itu hanya persoalan sedekat jempol. Maksudnya, untuk menyalakan lampu isyarat atau lampu sein sepeda motor cukup dengan menjentikan jempol untuk menggeser tuas lampu.

Amat mengherankan jika untuk berbelok saja masih ada yang abai untuk menyalakan lampu sein. Padahal, langkah untuk menyalakan lampu berwarna orange itu tidak butuh tenaga besar. Sekali lagi, cukup menjentikan jempol jari tangan.

Kita kerap dibuat jengkel dengan ulah pengendara yang berbelok arah atau berputar arah seenaknya tanpa memberi lampu isyarat. Bukan apa-apa, gara-gara hal yang dianggap kecil itu bisa menimbulkan tabrak samping. Atau, membuat pengendara di belakangnya menjadi terpelanting.

Betul bahwa seluruh pengguna jalan mesti konsentrasi dengan senantiasa fokus dan waspada, terlebih mereka…

Lihat pos aslinya 162 kata lagi