P_20151225_163608_HDR

Hisalam wildlife!lanjut kecerita perjalanan bagian 2 yaitu menuju pendakian gunung Batur. Awalnya memang berangkat kesiangan dari penginapan di kota Singaraja sekitar jam 9 pagi dan saya mungkin tidak menyangka bahwa hari itu akan menjadi perjalanan yang sangat berat, insiden tragis, seru, mendebarkan, kelaparan tentunya sangat capek tapi tetap semangat dan bahagia menikmati perjalanan. Saat itu perjalanan benar-benar kita lakukan dengan santai karena dingin dan sejuknya suasana saat melewati lereng-lereng pegunungan kami melewati jalur Bongkoelan kemudian ada pertigaan arah kintamani ikuti saja jalan raya gunung batur kemudian masuk kabupaten bangli lewat jalan Tabu-jalan Serongga kalau belok kanan ada plakat arah trunyan nah itu kita belok kiri perjalanan sekitar 2jam dengan jarak sekitar 62km dari Singaraja.

Singaraja danau batur

Setelah sampai depan pos masuk pendakian gunung batur kita lapor dan membayar retribusi Rp 10.000,- per orang. Kami beristirahat ISHOMA sejenak disekitar warung depan pos masuk. Tiba-tiba mendung mulai datang dan hujan mengikuti saat itu sudah jam 1 siang waktu Bali. Akhirnya kami bergegas mencari tempat teduhan dan ternyata diatas ada lahan yang baru dibangun mungkin untuk tempat parkir. Kami parkir disitu menunggu petir-petir mereda dan kabut menghilang.

Beberapa menit kemudian keadaan sudah mulai terang dan kami siap mendaki, terlihat ada beberapa puncak view dan jalur digunung batur ini kami pilih yang arah sebelah kanan  menuju kawah yang diatasnya ada hunia untuk melihat sunrise. Sampai puncak pemandangan bisa dikatakan amazing!!dari jalur ini juga bisa dilanjutkan menuju puncak utama gunung batur melewati punggung gunung.

Gunung Batur yang terletak di Kintamani, Kab. Bangli merupakan Gunung yang memiliki ketinggian 1717 mdpl, Gunung Batur termasuk Gunung Api yg aktif. Terakhir meletus pada tahun 2000. Letusan besar pada 2 Agustus dan 21 September 1926 memusnahkan Pura Ulun Danu Batur dan desa Batur. Terletak di barat laut Gunung Agung, gunung memiliki kaldera berukuran 13,8 x 10 km dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia (van Bemmelen, 1949). Pematang kaldera tingginya berkisar antara 1267 m – 2152 m (puncak G. Abang). Di dalam kaldera I terbentuk kaldera II yang berbentuk melingkar dengan garis tengah lebih kurang 7 km. Dasar kaldera II terletak antara 120 – 300 m lebih rendah dari Undak Kintamani (dasar Kaldera I). Di dalam kaldera tersebut terdapat danau yang berbentuk bulan sabit yang menempati bagian tenggara yang panjangnya sekitar 7,5 km, lebar maksimum 2,5 km, kelilingnya sekitar 22 km dan luasnya sekitar 16 km2 yang yang dinamakan Danau Batur. Kaldera Gunung Batur diperkirakan terbentuk akibat dua letusan besar, 29.300 dan 20.150 tahun yang lalu. Kalau anda kesana akan ada gambar bentuk gunung batur awal sebelum menjadi gunung batur dan gunung abang.

Gunung Batur ini juga telah diakui sebagai Geopark Dunia pertama di Indonesia. Pengakuan gunung Batur sebagai geopark dunia (Global Geopark) pertama di Indonesia diumumkan oleh UNESCO. Gunung Batur terdiri dari tiga kerucut gunung api dengan masing-masing kawahnya, Batur I, Batur II dan Batur III. Nah Sekiranya seperti itu kata google wikipedia.

Diatas rumah selayang pandang dipuncak gunung batur itu cuaca saat itu tidak tentu kadang hujan deras kadang sangat terang akhirnya kami putuskan turun gunung sekitar jam 5 waktu Bali ditemani dengan gerimis menghujam jantungmu.

Perjalanan turun gunung kita lanjutkan menuju destinasi ke tiga untuk esok hari yaitu pantai amed di kabupaten Karangasem. Langsung lewat jalan pintas yang ekstream untuk keluar dari kaldera gunung agung, jadi tracknya seperti ini Dari pos danau batur ikuti jln. Songan-Jln. Ulun danu-sebelum pura hulundanu belok kiri jangan lurus belok kanan jalan buntu-Jln. Jerokamulanluhur-Jln Bantas nah ini tracknya ngeri tikungan u naik motor matik, bebek gocengan kurang kuat (tim touring bekerja keras disini)dan jalan ini tanpa lampu-Jln kayu selem jalannya menurun berbatu ikuti terus (rem depan pada gak berfungsi pintar-pintar saja offroadnya)seru-Jlan balik bukit kangi disini jalan sudah mulai mulus beraspal sampai jalan utama Tejakula-Tianyar, alhasil kami berhenti sejenak meluruskan tangan-tangan yang mulai berotot dan bokong yang mulai membatu.(Padahal tak terlihat di google map jalannya semantab ini kalau malam tanpa lampu).

danau batur amed

Sekitar jam 9 malam kami sampai pertigaan Amed-Karangasem  rencana ingin melanjutkan perjalanan ke kota karangasem. Tiba-tiba ada insiden tertabrak anjing lewat dijalan dan salah satu kru terkapar cidera langsung melakukan perawatan malam itu dan mencari penginapan yang buka di Amed untung masih ada yang kosong dan buka. Akhirnya belum bisa beristirahat dengan tenang karena perut masih keroncongan semua toko makanan telah tutup di sekitar jam 11 malam. Akhirnya kami ketemu warung bisa memasakkan indomie yang kami bawa (setelah berkeliling beberapa km). Alhamdulillah bisa istirahat dan bersiap untuk melanjutkan acara ketiga yaitu snorkling didepan penginapan di cerita perjalanan bagian 3. Okay kami istirahat dulu ya brosis.

Berikut foto-fotonya saaat digunung batur :

P_20151225_142125_LL

P_20151225_150935

P_20151225_151545

P_20151225_161810_PN

P_20151225_162011_HDR

P_20151225_162214_PN

P_20151225_163824_HDR

P_20151225_114215_LL

P_20151225_114250_LL

P_20151225_114950_HDR

P_20151225_141739_HDR

P_20151225_143606

 

P_20151225_143717

 

P_20151225_150335_PN

 

P_20151225_153536_HDR

P_20151225_153739_HDR

P_20151225_155200

P_20151225_155504_HDR

P_20151225_160231_HDR

 

P_20151225_160400_HDR

P_20151225_160715

P_20151225_161052_HDR

P_20151225_170013_PN

P_20151225_170146_HDR

 

DCIM100MEDIA

 

Videonya :

Oh iya tak ketinggalan saran dari kami jika ingin mendaki gunug Batur :

  •   Bawa perlengkapan anti hujan biasanya daerah ini jam 1 keatas sampai sore sudah hujan
  •   Kalau mau lihat suasana sempurna jangan datang seperti kami disiang hari haha
  •   Yang mau nyewa guide/porter Rp 500.000,-(nego) PP
  •   Yang ingin jelajah sendiri bisa tanpa guide asalkan lapor dipos penjaga dan bayar retribusi juga hapal medan
  •   Biasanya ramainya danau  Batur itu saat lihat sunrise jadi pastinya berangkat pagi-pagi buta
  •   Pendakian ke puncak membutuhkan waktu sekitar 1.5-2jam kurang lebih.
  •   Ada beberapa puncak 1,2,3 digunung batur jadi sesuaikan kondisi stamina saja dan jalurnya agak berbeda.
  •   Butuh kopi hangat dan telur rebus mateng anda bisa memasaknya di lubang uap panas khas gunung Batur di puncak.
  •   Anjing asli sangat ramah seperti kucing bisa diajak senyum saat berfoto.