13533278_1220296918015277_6127817085591631784_n

Salam wildlife!Perjalanan Turing ramadhan ini diadakan sebagai ajang kumpul-kumpul rekan-rekan sueto agar lebih akrab maka kami adakan sekalian acara sahur on the road dan buka bareng.

Pemilihan tepat yang dekat-dekat saja dari Surabaya yaitu kota Batu Malang. Berangkat malam hari dari Surabaya setelah teraweh sampai Malang langsung menuju alun-alun Batu kemudian sahuran sampai shubuh. Setelah itu kami kembali ke basecamp karangploso untuk istirahat.

13524329_10205285239885317_7127465489228766586_n

Bangun-bangun sudah siang saja memang udaranya waktu itu lagi dingin sehingga puasa pun tak terasa panas di sini. Kemudian kami bersiap menuju bukit Paralayang untuk petanya bisa dilihat dibawah ini :

peta p

Jalur yang dipilih kalau dari Batu bisa lewat Songgoriti, kalau dari arah Kediri bisa lewat Pujon menuju arah G. Banyak. Jalannya agak menanjak tajam kalau lewat Songgoriti jadi hati-hati saja tapi jalanannya muluskok.

Jalan demi jalanan kami tempuh melewati perkebunan strawberi (diplakatnya boleh metik sendiri). Kemudian tak lama kami sudah masuk area bukit paralayang, tiket awal masuk sekitar Rp 5000,-/orang, Setelah itu naik lagi parkir kami membayar Rp 3000,-/motor. Sampai deh…

Bukit Paralayang ini untuk medannya digolongkan medium road hampir semua kendaraan bisa hadir termasuk bus wisata kawasannya juga mudah dijangkau untuk anak-anak juga aman asalkan harus tetap dalam penjagaan orang tua saja.

Suasananya meskipun hari itu puasa ternyata ramai juga malah kelihatannya banyak orang menunggu sunset dan buka puasa disini.

Nah kalau dari parkiran kalau ke arah kanan kita ke tempat start peluncuran paralayang yang paketnya sekitar Rp350.000-600.000/orang bisa langsung reservasi di http://outboundmalang.com/layanan-kami/paralayang/

Kemudian kalau dari arah parkiran kita ke kiri bisa langsung menuju arah rumah kayu (wooden house). Masuk membayar lagi Rp5000,-/orang disini kita bisa lihat jalan-jalan berliku dipinggir tebing dengan rumah kayu dan lesehan kayu untuk menikmati selayar pandang kota Batu/songgoriti dari atas gunung banyak. Kebetulan waktu itu hawanya sangat dingin berkabut seru!!seperti di film-film macam lord off the ring atau twilight…hehe..

Nah rumah kayu disni kalau mau disewa juga bisa tarifnya yaitu weekday Rp 350.000,-/malam atau weekend Rp 450.000,-/malam..Ya bisa bayangi gimana dinginnya wong rumah kayu di hutan yang masih asri lagi kemudian saya pikir untuk hari libur benar-benar akan sangat ramai sekali karena mungkin ada beberapa orang yang mungkin masa romantisnya tak mau terlewatkan..hehehe

Suasana saat itu sangat berkabut karena feel hujan di bawah  dan akhirnya beneran saat kami menuruni bukit sembari setelah takjil dulu di warung-warung paralayang hujanpun mengguyur kami padahal waktu itu gak bawa hujan. Sempat menunggu hujan berhenti sejenak akhirnya penantian terakhir kami sebelum pulang ke Surabaya mampirlah ke Pak Sholeh karangploso sebelah kiri jalan kalau dari Batu.

13507155_10205289233145146_4941842121380091777_n

Setelah perut sudah terisi kami bersiap pulang menuju Surabaya karena esoknya aktifitas harian sudah menunggu rekan-rekan Sueto.

Oh ya sekalian karena tulisan ini diposting saat lebaran maka kami suetotim mengucapkan “SELAMAT IDUL FITRI 1437H MOHON MAAF LAHIR BATIN YA” dan terima kasih telah menjadi pembaca setia perjalanan kami selama ini.

13567110_1221137954597840_6663562720719637302_n

Berikut VIdeonya :

Iklan