IMG_5754

Hi salamwildlife!Libur Lebaran 2016 Sueto tim memulai melakukan touring lagi, ada beberapa rekan sueto yang melakukan perjalanan ke Gunung Prau/dieng dan Teluk Love Jember. Nah perjalanan Sueto kali ini tujuannya adalah Pantai Patuk Gebang, Pantai jung pakis dan Kedung Aqua/Kalipucung. Rencana awal memang dilakukan untuk sekalian mengunjungi rekan-rekan Sueto yang banyak berdomisili di Jombang, Kediri, Tulungagung dan Trenggalek. Oleh karena itu kita memilih destinasi itu karena pada waktu lebaran tahun kemarin kita hanya sampai Pantai Sanggar, dan ujung karang.

Kami tertarik pada medannya yang berat menyusuri hutan perbukitan dan salah satu destinasinya yaitu Kedung Aqua.

peta

Keberangkatan tetap dimulai dari Surabaya karena ada anggota tim Sueto yang memang kampoeng halamannya asli Surabaya. Berangkat h+2 jumat malam bertandang ke Jombang dulu kemudian langsung menuju Tulunggungagung kota arah pantai popoh. Setelah sarapan sekitar jam 5 pagi di Tulungagung kamipun langsung menuju arah Pantai Sanggar untuk cerita sebelumnya ke Pantai Sanggar bisa dilihat di link ini

 

http://www.suetoclub.com/2015/07/salam-wildlifetak-henti-hentinya-kami.html

 

Jalanan dari Tulungagung sampai arah tiket masuk sekarang sudah bagus ada papan penunjuk arahnya dan tidak seperti dulu yang harus bertanya-tanya ke warga. Sampai loket pantai Sanggar sudah ada tarif resminya sekarang Rp3000,- kalau dulu hanya sumbangan sukarela tapi jalannya tetap sama extreme untuk rider tertentu.

Sampai pantai Sanggar kita parkir Rp 2000,- kemudian prepare sebentar dan bersiap untuk trackking menuju arah Patuk Gebang. Ini pertama kalinya Sueto tim melewati track ini..karena memang tidak ada penunjuk jalur yang jelas temenan, akhirnya kita ke sasar akhirnya tim dibagi tiga untuk menelusuri jalur…usut punya usut ternyata memang banyak pengunjung lain juga kesasar..Setelah akhirnya kami telusuri kami menemukan beberapa jalan yang bisa dilalui bisa dibilang jalurnya ternyata ada 4 jalur dan semuanya menaiki bukit baru bertemu hutan basah mengetari pinggir pantai.

Jalur wedok 1 dari pertigaan kebun pisang langsung belok kiri yang paling kiri jalurnya agak landai dan besar nanti sampai keatas akan bertemu jalur 2 nah dari situ akan melewati hutan gundul dan tinggal sejalur saja untuk menuju pantai patuk gebang.

Jalur lanang 2 dari pertigaan kebun pisang belok kiri yang kedua jalurnya agak kecil tracknya terjal batu-batu dan tanjakannya lumayan menguras tenaga otomatis turunnya juga susah.

Jalur Liar 3 dari pertigaan kebun pisang lurus saja jalannya besar tapi setelah ditelusuri jalurnya akan menjadi acak dan memasuki kebun pisang yang gersang kemudian dari situ anda akan disuruh memilih lewat jalur babat alas kekiri nanti langsung bertemu juga di hutan gundul setelah menaiki bukit (jangan harap ada trak pemandu disini karena memang jalurnya liar).

Jalur Ojek 4 Nah jalur ojek ini dilalui agak berbeda dari awal jalur ojek ini adalah jalur yang dilewati ojek-ojek trail dari patuk gebang ke sanggar. Jalurnya agak memutar untuk yang pernah menaiki ojek jalurnya bisa cukup extreme.

Akhirnya setelah melalui beberapa jalur hampa diatas maka sekitar 2jam kami Alhamdulillah sampai di pantai Patuk gebang. Karena ada beberapa rekan yang kaget dan cidera maka beberapa ada yang istirahat dahulu.

Setelah istirahat tenaga kami sudah terisi sambil mengambil dokumentasi ada beberapa ojek yang menawarkan jasa ojek dari Patuk gebang-Sanggar atau sebaliknya, Patuk Gebang-Kedung Aqua-Sanggar dengan beberapa tarif kalau dari Patuk-sanggar biaya Rp 25.000,- sekali jalan kalau dari Patuk gebang-Kedung Aqua-Sanggar Rp 35.000,- (kalau dibonceng hati-hati ya)haha

Terus kamipun merencanakan bagi anggota yang perempuan bisa balik pakai ojek saja kalau yang laki-laki kalau bisa waktunya diteruskan saja ke jung pakis tapi ternyat yang cewek-cewek masih mau ikut ke Jung pakis dulu.

Perjalanan dari Pantai Patuk Gebang ke Pantai Jung Pakis cuman 100meterkok jadi deket jalan kaki paling cuman 10-15menit. Karena Jungpakis pantai tidak seberapa buas seperti Patu Gebang ya kami menikmati airlautnya dulu saja sambil memetik buah degan disekitar pantai lumayan kan gratis tapi sudah seijin pemilik kebun setempat.

Setelah selesai dokumentasi sebenarnya kami ingin melanjutkan perjalanan ke kedung Aqua yang ternyata jaraknya masih separuh jarak sanggar-patuk gebang tentunya dengan jalan kaki dan hari sudah mulai petang saat itu sekitar jam 4 belum (mungkin kami sarankan kalau mau ke kedung aqua lain kali bisa naik ojek aja tantangan baru/ datang lebih pagi dari patuk gebang atau bisa camp di patu gebang).

Akhirnya kami kembali menjalani trak patu gebang-sanggar ternyata eh ternyat tenaga pulang lebih cepat daripada tenaga berangkat cuman 35menit saja sudah sampai sanggar kemudian Ishoma dan balik Tulunggagung mampir dulu ke waduk wonorejo dan jam 11malam langsung balik ke Jombang. Besoknya hari Minggu langsung prepare ke Surabaya.

Dokumentasi :

 

Kalau ingin lihat medan tracknya bisa lihat video dibawah ini :

 

 

Terima kasih telah membaca cerita touring kami mudah-mudahan kalau mampir kesini juga dijaga kebersihaanya seperti sampah botol-botol Aqua yang harus dibawa balik dan dibuah sesuai tempatnya. Maklum karena di Pantai Patuk Gebang tidak ada orang berjualan kemudian biasanya wisatawan yang sudah kecapaian dia tidak mau kerepotan membawa sampahnya. Apalagi ada memang beberapa trak licin saat dihutan.

 

 

Iklan