Archive for Oktober 18, 2016



img-20161016-wa0026

Salamwildlife!Kembali lagi ke cerita perjalanan dan masih sama ms Jendro tapi sekarang guestnya kang Setet Sueto. Tujuannya kali ini pemandian air panas Tiris dan Ranu Merah Probolinggo.

Perjalanan Single Turing dilakukan oleh kang setet dengan Black Mio “Simple but Strong” dari Surabaya malam minggu Oktober 2016 menuju Lumajang kemudian cari tempat-tempat memanjakan geger plus ngopi sampai pagi kemudian Paginya Ms Jendro disusul menuju ke Kecamatan Tiris Probolinggo ke destinasi pemandian air panas.

Ya karena gak mandi semalaman dari Surabaya jadinya paginya mandi dipemandian air panas Tiris saja biar lebih seger…Langsung gass sajalah pemandian air panas ini letaknya cuman 500meter dari jalan raya dekat dengan Ranu Segaran.

petaranumerah

Sampai pemandian parkir saja motornya Rp. 2000,- HTM ikut ranu segaran Rp. 5000,- sudah langsung cebur saja tunggu orang-orang yang mandi lainnya selesai biar foto-fotonya agak sepi..

Berikut moment-momentnya :

Kemudian setelah badan seger gak jauh dari situ mampir ke Ranu Merah didesa Andungsari nih. Salah satu ranu yang sebenarnya bisa dibilang unik dari para ranu disekitar sini, halah…haha. Ya karena itu lo ranunyakan airnya merah…usut punya usut air merahnya itu berasal dari tumbuhan-tumbuhan atau elemen dibawah air  yang berewarna merah sehingga ranu ini meskipun hampir mirip dengan ranu Segaran tapi suasanan lebih eksotis lebih asri dengan dikelilingi pohon Pinus dan tergolong Ranu yang masih perawan belum dijamah atau dijadikan tempat wisata seperti yang sudah terkenal misal Ranu Agung dan Segaran apalagi ranu the most enthusiast ranu Kumbolo ituu…hagz

Mencoba mendokumentasikan dengan secuil ide Simple but Strong halah kata-kata ini lagi..hehe..Berikut fotonya :

Nah sesudah mengabadikan momen maka sudah waktunya pulang dan mengantarkan empunya ms Jendro balik ke Lumajang setelah baru saya kembali ke Surabaya dengan Black Mio mudah-mudahan gak rewel nih motor..haha

Ok..Sekilas cerita perjalanan kami mudah-mudahan berguna dan tolong lestarikan ranu-ranu yang masih perawan disekitar sini ya…Ok Simple but Strong so Stay Tuned and I’ll be right back with new explorer…halah…wkwkwkwk..

Oh iya mungkin mau mampir ke wisata lain di kecamatan Tiris ini http://www.suetoclub.com/2015/08/ranu-agung-salah-satu-ranu-terindah-di.html

Iklan

img-20161009-wa0022

Salamwildlife!Kalau kita melihat pemandangan kebun teh tentunya suasana hati juga terasa menjadi adem ya meskipun cuacanya panas tapi letak kebun yang rata-rata ditaran tinggi membuat terasa sejuk. Berikut ini ada cerita perjalanan menuju destinasi kebun teh yang belum dikenal di daerah Lumajang dari ladies strong yang masuk ke redaksi suetoclub. Berikut ceritanya :

Perjalanan bagpacker seorang diri(Sasha) dari Surabaya naik bis menuju Lumajang kota ke tempat dimana cienta home. Keberangkatan dilakukan malam hari dari Surabaya dari terminal Bungurasih menuju ke Minak Kocar Luamajang kemudian dijemput Cienta untuk istirahat di rumah Cienta, baru besok paginya berangkat turing ke daerah Kertowono. Petanya bisa dilihat di google Map berikut ini :

petakebun-teh

Perjalanan kira-kira memakan waktu 1jam lebih dari kota Lumajang sekitar 35kman..misal kalau dari arah Malang juga bisa lewat Turen, Pasirian, Tempeh, Lumajang, Sukodono arah Gucialit. Jalanannya makadam berbatu menanjak dan licin saat musim hujan.

Setelah melewati jalan menanjak dan berbatu kadang juga motor harus ditunggangi sendirian karena tidak kuat, akhirnya kitapun sampai di kebun Kertowono yang di naungi oleh PTPN XII dengan hasil produksi utama teh dari hasil kebun tehnya yang sangat luas tapi tempat ini sekarang tidak seberjaya dulu yang dulunya memiliki ratusan karyawan tetap, hari ini malah banyak mempekerjakan buruh lepas (free lan), tumbuhan tehnyapun sudah tak sesubur dulu lagi” tutur Man. senada dengannya  Diq, mantan buruh pabrik yang pernah menyaksikan berjayanya kebun teh gucialit, sekarang sudah banyak yang dicampur tanaman kayu mas, seperti jabon, al-basia, serta tanaman pisang” katanya. sejauh yang penulis pantau area tanaman teh memang sudah banyak yang dicampur dengan tanaman lain.(sumber : Lumajangpos)

Jalanan kebun teh Kertowono : https://web.facebook.com/100010851645441/videos/318707545167631/

Berikut foto-fotonya :

Area kebun teh Kertowono ini juga ada wisata air terjunnya lo check this out :

Nah setelah puas menikmati pemandangan di kebunteh Kertowono saya dan Cientapun prepare kembali karena saat itu sudah muncul bau hujan rintik-rintik dan sampai kota Lumajang akhirnya kami berpisah dan berucap terimakasih Cienta oleh-oleh wisatanya luamayan bisa membersihkan pikiran dari hati dan pikiran yang galau dan siap kembali beraktifitas lagi di Surabaya :). Kapan-kapan next trip lagi ya..


Pekanbaru, agoey — Hello bro n sis…. Sudah lama ya blog ini tidak ada artikel baru..😆 Untuk permulaan ini saya ingin berbagi foto studio Suzuki GSX-R150 warna biru MotoGP, yang sudah saya utak-atik dengan tambahan warna putih dibagian undercowl. Bagaimana menurut mu bro n sis..?➡

via Suzuki GSX-R150 2017 Biru Putih — agoey’s weblog


JEMBATAN runtuh bisa menyebabkan pedestrian dan pengendara menderita, bahkan meninggal dunia. Sejumlah fakta memperlihatkan hal itu kepada kita di Indonesia Sepanjang 13 tahun terakhir, 2004-2016, puluhan kasus jembatan runtuh, putus, atau ambrol mewarnai pemberitaan media massa. Puluhan orang meninggal dunia dan ratusan orang menderita luka-luka. Korbannya beragam. Ada anak-anak, remaja, dewasa hingga paruh baya. Mereka […]

via 10 Jembatan Runtuh Paling Menghebohkan di Indonesia — Edo Rusyanto’s Traffic

%d blogger menyukai ini: