Archive for Maret, 2017



Mas bro sekalian, sdeperti dalam artikel lalu di Link INI, bahwa ada kejadian yang menjadi viral di dunia maya, dimana pramaka pada dikasih makan di atas rumuput tanpa alas. Nah kejadian ini menyulut reaksi keras netizen sehingga banyak yang mengutuk kejadian ini. Nah setelah beberapa hari ramai, Mantan Menteri Menteri Negara Pemuda […]

via Ini Reaksi Keras Adhyaksa Dault Atas Foto Pramuka Makan di Atas Rumput — Bonsai Biker

Iklan

Ready to Lombok Gaess?

DESA SUNTALANGU

Bukit Nanggi ini  berada di kawasan bagian timur lingkungan Geopark Nasional Gunung Rinjani, tepatnya di Desa Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Merupakan Bukit tertinggi yang ada di Sembalun dengan ketinggian 2.300 mdpl. Mendaki bukit ini berjalan kaki dengan jarak tempuh sekitar 4 jam pendakian. Tidak Jauh berbeda dengan bukit lainnya, Nanggi menyuguhkan pemandangan yang indah. Dari punggung bukit ini dapat disaksikan indahnya Gunung Rinjani dan view Sembalun menjadi objek perhatian yang mampu menyegarkan hati dan pikiran. Bukan itu saja, bahkan dari atas bukit ini pengunjung bisa menyaksikan juga nun di kejauhan sana Gunung Tambora nampak anggun sebagai ikon pulau Sumbawa, juga terlihat desa-desa yang ada dikawasan Kecamatan Sambelia, Pringgabaya, Suela dan sekitarnya.

07 Nanggi (1)Rute perjalanan menuju Bukit Nanggi dan bukit-bukit lainnya yang ada di Desa Sembalun dari Kota Mataram ditempuh melalui jalur Bertais – Masbagik – Aikmel – Suela – Sembalun dengan kendaraaan roda empat sekitar 1,5 sampai 2…

Lihat pos aslinya 419 kata lagi


ready to lombok 2017

Pelancong Paruh Waktu

Sebelum pergi saya membuat daftar nama pantai di Lombok Timur dan Selatan yang akan diparanin selama kami keliling—lebay dikit lah!—Lombok. Maklum banyak banget pantai cantik di kedua tempat itu. Kami bahkan rela menghabiskan dua hari meng-explore panta-pantai di Lombok Timur (Jerowaru dan Sekaroh). Pantai Kaliantan, Pantai Cemara, dan Pantai Surga (Jerowaru): check! Selanjutnya tinggal Pantai Pink dan sekitarnya. Dan menurut tim advance—yang terdiri dari Eva dkk, jalan menuju ke sana 11-12 dengan jalan ke pantai Surga, alias jelek juga. Mosok sih?!

Pantai PinkKami beranjak dari hotel Erina di Selong menjelang pukul 8, telat hampir setengah jam dari rencana. Di jalan Habibi kembali bergabung, dan kami langsung ngelencar ke Pantai Pink. Jalanan oke-oke aja, sampai mobil masuk ke jalan setengah jelek yang kata Eva “jalan tak berujung”. Meski begitu, saya terhibur dengan hutan di kiri-kanan jalan. Dan beruntunglah ada Habibi yang dengan semangat menjawab pertanyaan-pertanyaan saya…

Lihat pos aslinya 997 kata lagi


DCIM100MEDIA

Salam wildlife!Melanjutkan perjalanan dari Bukit Watu Lawang ke Air Terjun Singokromo sangat dekatkok. Kalau bawa mobil juga bisa kok masuk ke area wisata air terjunnya tapi nanti tetep di parkir. Kemudian dilanjutkan dengan jalan kaki yang misalnya takut capek disana disediakan ojek juga tarif sekitar Rp20ribu PP. Kalau mau jalan kaki juga menurut saya juga medannya tidak berat dari parkiran mobil jalan kaki sekitar 20menit udah sampai loket masuk. Kalau naik motor malah bisa parkir depan loket masuk air terjun malah. Tarif loket masuk kawasan air terjun singokromo Rp5000,-/orang.

Di Kawasan wisata air terjun Singokromo ini ada tiga tempat wisata satu ke sendang putri wilis 200m satunya ke wisata pertapan sadepok jaraknya 1,5km lagi dari tulisan pertigaan pintu masuk wisata air terjun singokromo. Perjalanan ke Air terjun Singokromo dari Loket Masuk cuman 100meter.

Sampai di air terjun pemandangannya bagus banget debit air terjunnya sangat deras jadi hati-hati tapi masih bisa dibuat mandi, foto, semedi dll. Pemandangan disekitar kawasan air terjun juga amazing lo..Silahkan dinikmati dokumentasinya:

Saat kami kembali ke tempat parkiran mobil karena hari mulai sore kami melihat pemandangan yang indah seperti di Kanada/luar negeri kami sangat takjub melihatnya dan di balik itu masih banyak air terjun yang misterius keberadaannya. Sungguh indah alamMu ini ya Tuhan, kapan-kapan kita akan explore lagi area Nganjuk ini..

BTW thanks Gaess sudah menyimak cerita perjalanan kami..Mudah-mudah kita bisa terus share tempat-tempat asik terus di seluruh Indonesia.


SEORANG pengemudi angkutan online (angkol) menceritakan pengalamannya. Nada bicaranya sempat meninggi ketika menceritakan bagian ulah pengemudi ceroboh yang menghantamnya di jalan tol. “Mobil saya disenggol bagian kiri depan oleh mobil lain. Sempat marah, tapi dicari jalan keluar yang sama-sama enak,” tutur Udin, kita sebut saja begitu, saat berbincang dengan saya di Jakarta, baru-baru ini. Jalan […]

via Menukar Sumbu Pendek dengan Nalar Jalan Raya — Edo Rusyanto’s Traffic


IMG_9740

Hi Salamwildlife!”Story about first explore in 2017”…Jadi cerita perjalanan  kali ini adalah perjalanan jelajah pertama kali di tahun 2017…Singkat Cerita Perjalanan ini dilakukan dengan tujuan sambang dulur Sueto chapter Kertosono sekalian bonus jelajah wisata alam kabupaten Ngajuk.

Perjalanan ini dilakukan akhir Febuari 2017 Urutan acaranya seperti ini :

  • ·         Kumpul Korem Waru
  • ·         Berangkat ke Kertosono dari Surabaya
  • ·         Sambang dulur di rumah Djviant Sueto
  • ·         Paginya Explore Nganjuk
  • ·         Tujuan pertama ke Bukit Watu Lawang (lokasi sebelum wisata airterjun sedudo, kec. Sawahan)
  • ·         Tujuan ke dua ke Air terjun Singokromo(masih di lokasi air terjun sedudo)
  • ·         Mengantarkan tuan rumah ke Kertosono
  • ·         Kembali Surabaya

Rutenya via googlemap :

Sabtu malam minggu Kumpul di Korem Waru seperti biasa sampai seluruh peserta acara sambang dulur berkumpul.

Setelah kumpul semua ngopi, sepeda di parkirkan kita naik mobil (Kali ini kita tidak touring tapi vacation saja meskipun intinya tetap menjelajah)kebetulan juga motornya lagi gak ready semua eh tapi ada beberapa mobil nganggur jadi dipakai aja.

Kemudian Berangkat nih pakai dua mobil langsung menuju Kertosono sambang dulur. Perjalanan sedikit ada kemacetan dikarenakan sungai brantas meluber dan memasuki kota efeknya jalan by pass  jadi ikutan macet. Akhirnya kami lewat dalam kota keluar Trowulan arah Jombang

Sampai di Kertosono, akhirnya kami sambang di kediaman Dj viant bersendagurau sejenak ngopi lagi kemudian istirahat untuk persiapan besok. Good Night All..

Paginya setelah Sarapan kami bersiap menuju Bukit Watu Lawang yang termasuk wisata baru di Nganjuk. Bukit Watu Lawang ini terletak di kawasan wisata air Terjun Sedudo kalau sering mampir Nganjuk pasti tahu karena ini wisata terkenal masuk ke kec. Sawahan. Letaknya dari gerbang masuk wisata sedudo masih naik lagi ketemu plakat air terjun singokromo, masih naik lagi nanti ketemu air terjun Gedangan(nah ini termasuk wisata baru juga kami belum coba karena keterbatasan waktu), Setelah air terjun Gedangan naik sedikit ada warung-warung dan tulisan wisata percobaan Bukit Watu Lawang. Kemudian parkir mobil dan membayar tiket masuk Rp 5000,-/orang. Untuk fasilitas parkir memang lahan yang disediakan masih terbatas.

Dari Parkiran ke puncak bukit cuman butuh waktu 15 menit kok jalan kaki tracknya ya gak seberapa berat jadi ya tenang saja gak bakal kecapekan untuk para newbie. Disekitar perjalanan sebelum sampai bukit pemandangannya indah banget kok apalagi kalau sudah sampai puncak bener-bener banyak batu besar yang tersusun rapi diatas bukit. Saat kesana situasinya sudah ramai dan cerah tapi agak medung sedikit memang sebenarnya kurang pagi kayaknya. Tapi kami tetap menikmati sambil dokumentasi menunggu suasanan berawan sedikit cerah.

Foto Dokumentasi :

Setelah berapa lama benar suasana menjadi cerah setelah puas kami sekitar jam 1an siang kembali ke parkiran dan bersiap menuju destinasi selanjutnya. Link

 

 

%d blogger menyukai ini: